Mega Remmeng Guncang Malam Takbiran, Ribuan Warga Tumpah Ruah di Sepanjang Jalan

Jumat, 20 Maret 2026 - 19:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Momen penampilan Group Musik tong-tong Mega Remmeng di Malam Takbiran Hari raya Idul Fitri 1447H

Foto. Momen penampilan Group Musik tong-tong Mega Remmeng di Malam Takbiran Hari raya Idul Fitri 1447H

SUMENEP, nusainsider.com Malam kemenangan Idulfitri 1447 H / 2026 M menjadi momen yang penuh makna bagi grup musik tong-tong legendaris, Mega Remmeng.

Momentum malam takbiran tersebut dimanfaatkan untuk menggelar takbir keliling yang berlangsung meriah di Desa Jangkong, Kecamatan Batang-Batang, Kabupaten Sumenep.

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Desa (Pemdes) Jangkong bersama Komunitas Pemuda Bangkong Bersatu.

Puluhan pemuda dan masyarakat setempat turut ambil bagian dalam perayaan tersebut dengan membawa obor, menciptakan suasana religius sekaligus semarak sebagai simbol kemenangan setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa Ramadan.

Rute takbir keliling dimulai dari Rumah Makan Tok-Patok hingga berakhir di perempatan Pasar Legung Timur dengan jarak kurang lebih satu kilometer.

Sepanjang jalan tersebut dipadati ribuan penonton yang telah menanti penampilan Mega Remmeng, grup musik tong-tong yang telah lama dikenal sebagai ikon kebanggaan masyarakat Sumenep.

Baca Juga :  Nama Sumenep Tercoreng, GPM-KLK Surati Presiden Dengan Poin Berbahaya Bagi Negara. Begini

Sorak sorai penonton semakin pecah ketika Mega Remmeng mulai memainkan sejumlah aransemen andalannya seperti “Kasur Pasir”, “Totale”, “Set-Seset Maloko”, hingga “Kembang Mawar”.

Irama khas yang dipadukan dengan atraksi panggung dan dekorasi megah membuat suasana malam takbiran terasa semakin hidup dan berkesan.

Salah satu penonton, Atrawi, warga Kecamatan Batuputih, mengaku sangat terhibur dengan penampilan grup musik tersebut. Ia menyebut Mega Remmeng sebagai legenda yang tidak hanya menjadi favorit, tetapi juga kebanggaan masyarakat Sumenep.

“Mega Remmeng itu sudah seperti ikon. Setiap tampil selalu ditunggu-tunggu masyarakat. Bahkan beberapa bulan lalu saat festival musik tong-tong di Sumenep, antusias masyarakat sangat luar biasa,” ujarnya.

Atrawi menambahkan, pada malam takbiran kali ini, ribuan masyarakat dari berbagai daerah, tidak hanya dari Batang-Batang, turut hadir untuk menyaksikan langsung penampilan tersebut.

Baca Juga :  Tangis Haru dan Doa Menggema, H. Bambang Wujudkan Santunan untuk 1.000 Anak Yatim

Menurutnya, hal ini menunjukkan betapa kuatnya daya tarik Mega Remmeng di tengah masyarakat.

Ia juga menilai bahwa ciri khas dekorasi Mega Remmeng yang didominasi warna hitam-putih dengan latar depan berbentuk kuda menjadi daya tarik tersendiri yang mudah dikenali. Selain itu, aransemen musik yang khas dinilai mampu menghadirkan suasana meriah sekaligus estetis.

“Ciri khasnya itu yang membuat orang langsung tahu kalau itu Mega Remmeng. Dekorasinya megah, musiknya juga enak didengar, jadi wajar kalau selalu dinantikan,” tambahnya.

Atrawi berharap tradisi seperti ini terus dilestarikan karena tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga mempererat kebersamaan masyarakat dalam merayakan hari besar keagamaan.

Sementara itu, Kepala Desa Jangkong, Arif Kinandar Santoso, menyampaikan bahwa kegiatan takbir keliling tersebut memang rutin diselenggarakan setiap tahun, khususnya pada malam terakhir Ramadan dan malam takbiran.

Baca Juga :  Pemkab Sumenep dan KNPI Kompak Dorong Pemuda Kreatif untuk Kemajuan Daerah

Menurutnya, kegiatan ini merupakan bentuk rasa syukur masyarakat setelah menjalani ibadah puasa selama satu bulan penuh. Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi wadah untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga.

“Ini sudah menjadi tradisi tahunan. Kami ingin menjaga kebersamaan dan semangat gotong royong masyarakat, sekaligus merayakan kemenangan dengan cara yang positif dan penuh makna,” jelasnya.

Arif juga menegaskan bahwa pihak desa akan terus mendukung kegiatan-kegiatan yang bersifat budaya dan keagamaan, termasuk pelestarian musik tong-tong sebagai warisan lokal yang menjadi identitas masyarakat Sumenep.

Dengan kemeriahan yang tercipta, malam takbiran di Desa Jangkong tahun ini tidak hanya menjadi perayaan biasa, tetapi juga menjadi simbol kuat kebersamaan, budaya, dan kebanggaan masyarakat terhadap warisan seni daerahnya.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Dua Kali Demo ke PLN, Warga Kini Dukung Polsek Batang-Batang Usut Tuntas Kasus Penebangan Pohon
Reses DPRD Sumenep: Gerindra-PKS Tuntut Pemerataan Pembangunan hingga Pulau Terluar
Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU Diduga Picu Blackout, CERI Minta Penyidikan Diperluas
DPR RI Beri Dukungan Penuh, Polri Diminta Tuntaskan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU
PT ESM Siap Luncurkan King Djava Reguler, Bidik Filipina hingga Australia
PT Garam Diduga Bongkar Tambak Produktif Tanpa Musyawarah, P4GI Desak Kades dan Manajemen Bertindak
Komitmen Bangun SDM Kepulauan, Medco Energi Gelar Pelatihan Deep Learning untuk Guru Sumenep
Yuddy Chrisnandi Apresiasi Diplomasi Prabowo: Jakarta Tak Lagi Sekadar Tamu, Kini Jadi Tuan Rumah Dunia

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:53 WIB

Dua Kali Demo ke PLN, Warga Kini Dukung Polsek Batang-Batang Usut Tuntas Kasus Penebangan Pohon

Jumat, 10 Juli 2026 - 09:58 WIB

Reses DPRD Sumenep: Gerindra-PKS Tuntut Pemerataan Pembangunan hingga Pulau Terluar

Kamis, 9 Juli 2026 - 18:26 WIB

Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU Diduga Picu Blackout, CERI Minta Penyidikan Diperluas

Kamis, 9 Juli 2026 - 18:23 WIB

DPR RI Beri Dukungan Penuh, Polri Diminta Tuntaskan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU

Kamis, 9 Juli 2026 - 16:32 WIB

PT ESM Siap Luncurkan King Djava Reguler, Bidik Filipina hingga Australia

Kamis, 9 Juli 2026 - 11:32 WIB

Komitmen Bangun SDM Kepulauan, Medco Energi Gelar Pelatihan Deep Learning untuk Guru Sumenep

Kamis, 9 Juli 2026 - 11:27 WIB

Yuddy Chrisnandi Apresiasi Diplomasi Prabowo: Jakarta Tak Lagi Sekadar Tamu, Kini Jadi Tuan Rumah Dunia

Kamis, 9 Juli 2026 - 08:59 WIB

FGD “NgomBe” Bahas Masa Depan MBG di Sumenep, Pemkab Dorong Evaluasi Menyeluruh

Berita Terbaru