Bappeda Sumenep Gelar Musrenbang RKPD 2027, Sinergikan Aspirasi untuk Pembangunan Berkelanjutan

Kamis, 16 April 2026 - 08:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Kepala Bappeda Sumenep, Dr Ir Arif Firmanto, S.TP., M.Si., IPU ASEAN Eng saat menyampaikan sambutannya di Rapat RKPD 2027 di Pendopo Agung keraton Sumenep

Foto. Kepala Bappeda Sumenep, Dr Ir Arif Firmanto, S.TP., M.Si., IPU ASEAN Eng saat menyampaikan sambutannya di Rapat RKPD 2027 di Pendopo Agung keraton Sumenep

SUMENEP, nusainsider.com Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep menyelenggarakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2027 di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Senin (30/3/2026) lalu.

Forum strategis tersebut menjadi titik temu berbagai kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, akademisi, hingga masyarakat, dalam merumuskan arah pembangunan Kabupaten Sumenep ke depan.

Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, mengungkapkan bahwa dalam pelaksanaan Musrenbang RKPD 2027, pihaknya mencatat sebanyak 771 usulan pembangunan yang masuk dari berbagai elemen masyarakat.

Menurutnya, jumlah tersebut mencerminkan tingginya partisipasi publik dalam proses perencanaan pembangunan daerah, sekaligus menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah dalam melakukan penyaringan program prioritas.

“Kami melalui forum ini berkomitmen mewujudkan perencanaan pembangunan yang partisipatif, transparan, dan akuntabel,” ujar Arif saat membacakan laporan kegiatan Musrenbang, Senin (30/03/2026).

Ia menjelaskan, Musrenbang RKPD memiliki posisi penting sebagai ruang strategis untuk menyelaraskan prioritas pembangunan daerah dengan kebijakan pemerintah pusat maupun provinsi.

Baca Juga :  PUTR Sumenep Tancap Gas: 591 Sambungan Air, 741 Tangki Septik Dibangun

Dengan demikian, program yang dihasilkan diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Arif sapaan akrabnya bmenegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sumenep melibatkan berbagai unsur pemangku kepentingan dalam setiap tahapan perencanaan.

Keterlibatan tersebut dinilai penting agar program yang dirumuskan benar-benar mencerminkan kebutuhan masyarakat di lapangan.

“Pemerintah daerah mengoptimalkan pelaksanaan Musrenbang sebagai instrumen penting guna melahirkan program berkualitas, tepat sasaran, dan berkelanjutan dalam mewujudkan arah pembangunan yang lebih maju,” terangnya.

Lebih lanjut, Arif menyampaikan bahwa dari ratusan usulan yang masuk, pihaknya akan melakukan verifikasi dan sinkronisasi dengan kemampuan anggaran serta prioritas pembangunan daerah. Hal ini dilakukan agar program yang ditetapkan benar-benar realistis dan dapat direalisasikan secara efektif.

Baca Juga :  Berikut Nomor Urut Peserta Festival Musik Tong-tong 2025 di Sumenep

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antar pihak dalam menyukseskan pembangunan daerah. Sinergi antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat dinilai menjadi kunci utama dalam menghasilkan kebijakan yang inklusif dan berdaya guna.

“Melalui Musrenbang ini, kami ingin memastikan bahwa setiap aspirasi yang disampaikan dapat terakomodasi dengan baik, tentu dengan mempertimbangkan skala prioritas dan kebutuhan mendesak masyarakat,” imbuhnya.

Selain itu, forum Musrenbang RKPD 2027 juga diharapkan mampu mendorong lahirnya inovasi-inovasi baru dalam pembangunan daerah.

Baca Juga :  Rutin Tiap Bulan ke Madura, Ning Lia Tunjukkan Wajah Senator yang Dekat dengan Rakyat

Dengan pendekatan yang lebih terbuka dan partisipatif, pemerintah optimistis dapat merancang program yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

Di akhir penyampaiannya, Arif kembali menegaskan bahwa hasil Musrenbang ini akan menjadi dasar dalam penyusunan dokumen RKPD tahun 2027, yang selanjutnya menjadi pedoman bagi seluruh perangkat daerah dalam menjalankan program pembangunan.

“Harapannya, seluruh proses ini mampu menghasilkan kebijakan pembangunan yang tidak hanya terencana dengan baik, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Sumenep secara luas,” pungkasnya.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Sosialisasi Empat Pilar, Ning Lia Tekankan Peran Anak Muda Kawal Keadilan
Dari Borobudur, Fauka Noor Farid Tegaskan Arah Baru Lindu Aji: Budaya, Sosial dan Ekonomi Kerakyatan
Lia Istifhama Dorong RUU Pertanahan Jadi Benteng Warga Hadapi Sengketa dan Mafia Tanah
Gegara Investasi Dapur MBG, Warga Sumenep Laporkan Istri DPR RI ke Polisi
Ning Lia Apresiasi Haji dan Umrah Fest 2026 Gresik, Dorong Pelayanan Jemaah Makin Prima
Suahasil Nazara Resmi Jadi Menkeu, Komisi XI Titip Pesan soal APBN
Perkuat Iman dan Kebersamaan, Bappeda Sumenep Gelar Maulid Nabi dan Santuni Anak Yatim
Warga Tamidung Gempar! Sumur Bor Mendadak Semburkan Gas, Pemkab dan Polresta Diminta Bergerak

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 12:46 WIB

Sosialisasi Empat Pilar, Ning Lia Tekankan Peran Anak Muda Kawal Keadilan

Selasa, 15 September 2026 - 11:20 WIB

Dari Borobudur, Fauka Noor Farid Tegaskan Arah Baru Lindu Aji: Budaya, Sosial dan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 15 September 2026 - 10:22 WIB

Lia Istifhama Dorong RUU Pertanahan Jadi Benteng Warga Hadapi Sengketa dan Mafia Tanah

Selasa, 15 September 2026 - 08:45 WIB

Gegara Investasi Dapur MBG, Warga Sumenep Laporkan Istri DPR RI ke Polisi

Senin, 14 September 2026 - 19:45 WIB

Ning Lia Apresiasi Haji dan Umrah Fest 2026 Gresik, Dorong Pelayanan Jemaah Makin Prima

Senin, 14 September 2026 - 11:28 WIB

Perkuat Iman dan Kebersamaan, Bappeda Sumenep Gelar Maulid Nabi dan Santuni Anak Yatim

Senin, 14 September 2026 - 10:19 WIB

Warga Tamidung Gempar! Sumur Bor Mendadak Semburkan Gas, Pemkab dan Polresta Diminta Bergerak

Senin, 14 September 2026 - 09:21 WIB

Guru Ngaji hingga Legalitas TPQ Jadi Sorotan, FKPQ Jatim Sampaikan Aspirasi ke Ning Lia

Berita Terbaru