Bupati Sumenep Achmad Fauzi Andalkan Kolaborasi Atasi Disparitas Kepulauan

Jumat, 10 April 2026 - 08:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Bupati Sumenep, Dr H Achmad Fauzi wongsojudo, SH., MH saat di kepulauan Giliiyang kecamatan Dungkek Sumenep.

Foto. Bupati Sumenep, Dr H Achmad Fauzi wongsojudo, SH., MH saat di kepulauan Giliiyang kecamatan Dungkek Sumenep.

SUMENEP, nusainsider.com Disparitas atau kesenjangan pembangunan di wilayah kepulauan Kabupaten Sumenep kembali menjadi sorotan publik dalam beberapa waktu terakhir.

Persoalan ini mencakup keterbatasan infrastruktur jalan, akses transportasi antar pulau, layanan kesehatan, hingga sektor pendidikan yang dinilai belum merata.

Kondisi tersebut memicu tuntutan dari masyarakat kepulauan agar pemerintah lebih serius melakukan pemerataan pembangunan.

Diketahui, Kabupaten Sumenep memiliki sebanyak 126 pulau, dengan 48 pulau di antaranya berpenghuni dan tersebar jauh dari pusat pemerintahan di wilayah daratan.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, menegaskan komitmennya untuk terus mengurangi kesenjangan tersebut melalui berbagai program pembangunan yang menyasar wilayah kepulauan.

“Tidak boleh ada perbedaan antara kepulauan dan daratan. Itu yang sedang kami kerjakan sejak awal memimpin hingga saat ini, baik dalam sektor pendidikan, ekonomi, infrastruktur dan lain sebagainya,” ujar Achmad Fauzi kepada media nusainsider.com, Jumat (10/4/2026).

Menurutnya, salah satu capaian yang mulai dirasakan masyarakat kepulauan adalah peningkatan akses listrik. Sejumlah desa kini telah menikmati layanan listrik selama 24 jam, meskipun belum seluruh wilayah kepulauan terjangkau.

“Sudah ada desa yang menikmati listrik 24 jam, di antaranya di Kepulauan Raas, sapudi, Kangean, Mamburit, Masalembu, Karamian, dan Gili Raja,” ungkapnya.

Namun demikian, Fauzi mengakui bahwa upaya mengatasi disparitas pembangunan tidak dapat sepenuhnya ditopang oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sumenep.

Baca Juga :  Kadisbudporapar Sumenep Optimis Target PAD 2024 Terlampaui, Ini Strategi Yang di Terapkan

Pemerintah daerah, lanjutnya, membutuhkan dukungan dari pemerintah provinsi dan pusat, serta peran aktif anggota legislatif dari daerah pemilihan kepulauan agar persoalan ini dapat ditangani secara komprehensif.

“Pemkab Sumenep tidak akan mampu mengatasi semua kesenjangan ini hanya dengan APBD. Perlu dukungan dari provinsi, pusat, dan juga anggota dewan dari dapil kepulauan untuk bersama-sama memikirkan dan bergerak mencari solusi,” jelasnya.

Cak Fauzi, sapaan akrabnya, menambahkan bahwa pembangunan di kepulauan akan terus menjadi prioritas pemerintahannya.

Baca Juga :  Janji Untung 70 Persen dalam 40 Hari: Jejak Dugaan Penipuan di Sumenep Diduga Libatkan Oknum Kiai

Ia berharap kolaborasi lintas sektor dapat mempercepat pemerataan pembangunan sehingga masyarakat kepulauan mendapatkan hak yang sama seperti masyarakat di daratan, “Tutupnya.

Berdasarkan informasi berbagai sumber, Setiap pulau memiliki kapasitas listrik berbeda sesuai kebutuhan, Pulau Karamian dengan kapasitas 175 kWp, Saseel dan Saur masing-masing 150 kWp, dan Sadulang Kecil 50 kWp, pulau Masalembu dengan kapasitas 4,175 kWp, pulau Giliraja dengan kapasitas 1,110Kw.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Pasien Peserta BPJS Diduga Jadi Korban Malapraktik, BPJS Kesehatan Minta Penjelasan RS Larasati
Antusias Warga Membludak, Pemeriksaan Mata Gratis Haflatul Imtihan Yayasan Ar-Rahman Diserbu Masyarakat
Dinkes Pamekasan Panggil Direksi RS Larasati, Ungkap Fakta Baru Penanganan Pasien Salamah
Penghargaan Gubernur untuk Rektor Unitomo, Dukungan Kemdiktisaintek Perkuat Citra Kampus Berdampak
Bentuk Doa dan Terima Kasih, JSI Sumenep Beri Kejutan Ulang Tahun untuk Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar
Haji Udik Ajak Perusahaan Rokok Prioritaskan Tembakau Petani Sumenep, Demi Ekonomi Daerah
Lewat Program Polisi Sahabat Anak, Satlantas Polresta Sumenep Edukasi Keselamatan Berkendara Sejak Usia Dini

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:33 WIB

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:39 WIB

Pasien Peserta BPJS Diduga Jadi Korban Malapraktik, BPJS Kesehatan Minta Penjelasan RS Larasati

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:06 WIB

Antusias Warga Membludak, Pemeriksaan Mata Gratis Haflatul Imtihan Yayasan Ar-Rahman Diserbu Masyarakat

Rabu, 29 Juli 2026 - 08:24 WIB

Dinkes Pamekasan Panggil Direksi RS Larasati, Ungkap Fakta Baru Penanganan Pasien Salamah

Senin, 27 Juli 2026 - 16:12 WIB

Penghargaan Gubernur untuk Rektor Unitomo, Dukungan Kemdiktisaintek Perkuat Citra Kampus Berdampak

Senin, 27 Juli 2026 - 10:35 WIB

Haji Udik Ajak Perusahaan Rokok Prioritaskan Tembakau Petani Sumenep, Demi Ekonomi Daerah

Senin, 27 Juli 2026 - 08:13 WIB

Lewat Program Polisi Sahabat Anak, Satlantas Polresta Sumenep Edukasi Keselamatan Berkendara Sejak Usia Dini

Minggu, 26 Juli 2026 - 12:25 WIB

Roadshow Madura, Senator DPD RI Lia Istifhama Perkuat Jaringan Pembangunan Berbasis Aspirasi Daerah

Berita Terbaru

Berita

Kamis, 30 Jul 2026 - 16:33 WIB