Kwt Putri Arjuna Rajun Panen Perdana Bawang Merah Varietas Rubaru, Ini Hasilnya

Senin, 21 Agustus 2023 - 15:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, nusainsider.com Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep bersama Kelompok Wanita Tani (KWT) Putri Arjuna Rajun menggelar panen perdana bawang merah dari kegiatan Upland Tahun 2023 di Desa Rajun, Kecamatan pasongsongan, Sumenep, Senin (21/08/2023).

Kordinator Penyuluh (Korluh) BPP Pasongsongan, Bachtiar mengatakan, setelah dilakukan ubinan seluas 2,5 x 2,5 meter didapat hasil 8,5 Kg. Jika dikonversikan ke Hektare maka panen bawang merah yang dihasilkan oleh KWT Putri Arjuna Rajun ini mencapai 13,6 ton per-hektare.

”Ini merupakan jumlah yang cukup bagus untuk produktivitas bawang merah varitas Rubaru di Desa Rajun, Kecamatan Pasongsongan,” ungkap Bachtiar, Senin (21/08) di lokasi kegiatan.

Ia menghimbau kepada pengurus dan anggota KWT Putri Arjuna Rajun untuk menyisakan 30 persen bawang merah hasil panennya guna dijadikan bibit dan kemudian ditanam lagi pada periode tanam selanjutnya. Tujuannya agar kegiatan Upland ini terus berlanjut atau sustainable.

Baca Juga :  Berkat Program Upland Project, Petani Pasongsongan Luncurkan Inovasi Terbarukan

”Kami, atas nama BPP dan Fasilitator Desa (Fasdes) Rajun kecamatan Pasongsongan berharap kepada Poktan sekitar dalam hal ini di Desa Rajun dapat mencontoh KWT Putri Arjuna Rajun. Karena budidaya bawang merah ini sangat menjanjikan apabila perawatannya betu-betul dimaksimalkan,” jelasnya.

Bachtiar sapaan akrabnya menjelaskan, bahwa saat ini harga bawang merah dipasaran berada diangka 15 hingga 16 ribu per-kilogram.

Apabila dikalikan dengan hasil ubinan yang tadi dilakukan, maka keuntungan dari petani bawang merah yang tergabung di KWT Putri Arjuna Raju lumayan besar,” imbuhnya.

Selain itu, Bachtiar juga berharap, kedepannya akan ada perluasan atau pengembangan budidaya bawang merah varitas Rubaru kepada kelompok-kelompok tani yang ada di Desa Rajun ini.

”Untuk tahun ini di Kecamatan Pasongsongan hanya KWT Putri Arjuna Rajun yang mendapat program Upland. Jadi untuk tahun depan minimal bisa lebih dari 1 kelompok. Semoga saja, ” harapnya.

Baca Juga :  Tahun Ketiga ; DKPP Sumenep Kembali Laksanakan Program Upland Project 2023 Dilokasi Ini

Sementara itu, di tempat yang sama, Ketua KWT Putri Arjuna Rajun, Sitti Umamah menyampaikan bahwa total tanaman bawang merah yang sudah siap untuk dipanen seluas 0,2 hektare dengan tanam 2,75 Kwintal.

Sementara untuk total bantuannya sebanyak 2 Hektar, lalu dibagikan ke anggota di kelompoknya dengan mengambil bibit bawang merah varitas Rubaru yang ditanam sebanyak 2 Ton.

”Total biaya produksi dilahan miliknya seluas 0,2 Hektar dengan bibit 2,75 Kwintal menghabiskan biaya berkisar 8 jutaan. Jadi kalau melihat hasil produksi dikalikan harga bawang merah saat ini yang berada diangka 15 ribu per-kilogram, insyaAllah keuntungan kami lebih dari separuh,” ujarnya.

Untuk itu, pihaknya sangat bersyukur karena KWT yang dinakhodainya tersebut dapat menjadi satu-satunya penerima program Upland Project Tahun 2023 di desa rajun Kecamatan Pasongsongan.

”Kami mengucapkan banyak terimakasih kepada Bupati Sumenep dan Kepala DKPP Sumenep serta BPP Pasongsongan serta seluruh Fasdes Pasongsongan atas bantuan dan kesediaannya mendampingi dari awal program upland ini,” tandasnya.

Loading

Berita Terkait

Tak Pernah Absen, Kepala Bappeda Sumenep Kembali Sambut Wabup di Stan Pameran MNV 2026
Geger! 36 Ribu Warga Serbu JJS Central 88 di Pamekasan, 6,7 Kg Emas Langsung Ludes Terjual
“Arabet Polo Ajenge Nak Poto”, Pesan Camat Gayam di Balik Karnaval Penuh Kreativitas
Problem Pertanian Dibedah di Jombang, Ansor Jatim Serukan Anak Muda Jangan Jadi Penonton
MCF #4 Ramai, Sampah Bermunculan, Pasukan Kuning DLH Sumenep Tak Tinggal Diam
Habis Fun Run, Gas Lagi! Fira Cantika Bakal Temani Warga Sumenep di MCF #4 Malam Ini
Semarak MCF #4, Ribuan Peserta Ramaikan GO Sumenep Purnama MDR Fun Run 2026
Dari Laporan Nasabah hingga SP3 Penyelidikan, Begini Akhir Polemik Dugaan Emas Palsu di Sapudi

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 20:52 WIB

Tak Pernah Absen, Kepala Bappeda Sumenep Kembali Sambut Wabup di Stan Pameran MNV 2026

Minggu, 30 Agustus 2026 - 19:56 WIB

Geger! 36 Ribu Warga Serbu JJS Central 88 di Pamekasan, 6,7 Kg Emas Langsung Ludes Terjual

Minggu, 30 Agustus 2026 - 17:46 WIB

“Arabet Polo Ajenge Nak Poto”, Pesan Camat Gayam di Balik Karnaval Penuh Kreativitas

Minggu, 30 Agustus 2026 - 16:43 WIB

Problem Pertanian Dibedah di Jombang, Ansor Jatim Serukan Anak Muda Jangan Jadi Penonton

Minggu, 30 Agustus 2026 - 09:31 WIB

MCF #4 Ramai, Sampah Bermunculan, Pasukan Kuning DLH Sumenep Tak Tinggal Diam

Minggu, 30 Agustus 2026 - 06:59 WIB

Semarak MCF #4, Ribuan Peserta Ramaikan GO Sumenep Purnama MDR Fun Run 2026

Minggu, 30 Agustus 2026 - 05:43 WIB

Dari Laporan Nasabah hingga SP3 Penyelidikan, Begini Akhir Polemik Dugaan Emas Palsu di Sapudi

Minggu, 30 Agustus 2026 - 00:34 WIB

Tak Hanya Sukses Gelar Event, Pemkab Sumenep Tunjukkan Komitmen Jaga Kebersihan GOR A Yani

Berita Terbaru