Laporan Masuk Sejak Idulfitri, Kasus Penganiayaan di Sapeken Belum Tuntas

Jumat, 10 April 2026 - 16:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Korban penganiayaan di desa Saur-saibus kepulauan sapeken sumenep.

Foto. Korban penganiayaan di desa Saur-saibus kepulauan sapeken sumenep.

SUMENEP, nusainsider.com Penanganan kasus dugaan penganiayaan yang menimpa seorang warga berinisial H asal Desa Saur Saebus, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, menuai sorotan.

Pasalnya, hingga beberapa pekan setelah laporan dilayangkan, belum ada penetapan tersangka oleh pihak kepolisian.

Kasus tersebut telah dilaporkan korban ke Polsek Sapeken pada Selasa, 24 Maret 2026, dengan nomor laporan: STTLPM/14/RESKRIM/III/2026/SPKT/POLSEK SAPEKEN.

Peristiwa penganiayaan itu terjadi di Dusun Tembin, Desa Sepangjang, Kecamatan Sapeken, pada siang hari bertepatan dengan momen Idulfitri. Saat kejadian, korban mengaku tiba-tiba dipanggil oleh terduga pelaku, kemudian mengalami tindakan kekerasan.

Baca Juga :  Blunder! Bea Cukai Gandeng SMSI Untuk Sidak PR Nakal di Kecamatan Lenteng

Tiga orang yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut masing-masing berinisial I, L, dan R, yang merupakan warga Desa Sepangjang. Namun hingga kini, ketiganya belum ditetapkan sebagai tersangka.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami sejumlah luka, di antaranya memar pada kedua mata dengan bercak merah, serta luka di bagian belakang tubuh akibat pukulan menggunakan kayu. Korban juga mengaku wajahnya sempat diinjak oleh pelaku.

Baca Juga :  Wakapolres Sumenep Pimpin Sidang BP-4R Terhadap Briptu Ifan Rizqi Awalludin

Pelapor menyampaikan kekecewaannya terhadap penanganan kasus ini. Ia mengaku belum mendapatkan informasi terbaru terkait perkembangan perkara dari pihak kepolisian.

“Informasi terakhir yang kami terima masih menunggu kedatangan saksi,” ujar pelapor.

Menurutnya, setidaknya sudah ada dua saksi dalam kasus tersebut. Namun demikian, ia menilai belum ada langkah serius dari pihak Polsek Sapeken, termasuk Kanit Reskrim dan penyidik, dalam menindaklanjuti laporan tersebut.

Baca Juga :  BPRS Bhakti Sumekar Luncurkan Tabungan Digital Pelajar Berbasis QRIS

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih belum memberikan keterangan resmi terkait perkembangan kasus tersebut, termasuk alasan belum ditetapkannya tersangka.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Kelola APBN Rp75 Miliar, KSOP Kalianget Diminta Diaudit Ketat oleh BPK RI
Kasus Anisa Berkah Wisata Memanas, Tim Kuasa Hukum Ungkap Kerugian Jamaah Rp15,16 Miliar
Sukseskan Sensus Ekonomi 2026, BPS Sumenep Fokus Tingkatkan Kompetensi Petugas Lapangan
RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep Gelar Gebyar 3M, Perkuat Kompetensi dan Keselamatan Pasien
Dari Warisan Budaya Menjadi Produk Kreatif, Reog Ponorogo Bersinar di Edu Kampus School Expo 2026
Konfirmasi Tak Digubris, Sikap Kepala KSOP Kalianget Dinilai Hambat Kerja Jurnalistik
Batik dan Wayang Curi Perhatian Pengunjung Edu Kampus School 2026 di Surabaya
Polwan Sumenep Turun ke Jalan, Pastikan Jamaah Sholat Jumat Aman dan Nyaman

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 05:58 WIB

Kelola APBN Rp75 Miliar, KSOP Kalianget Diminta Diaudit Ketat oleh BPK RI

Minggu, 7 Juni 2026 - 04:37 WIB

Kasus Anisa Berkah Wisata Memanas, Tim Kuasa Hukum Ungkap Kerugian Jamaah Rp15,16 Miliar

Sabtu, 6 Juni 2026 - 15:20 WIB

Sukseskan Sensus Ekonomi 2026, BPS Sumenep Fokus Tingkatkan Kompetensi Petugas Lapangan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 13:54 WIB

RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep Gelar Gebyar 3M, Perkuat Kompetensi dan Keselamatan Pasien

Sabtu, 6 Juni 2026 - 08:55 WIB

Dari Warisan Budaya Menjadi Produk Kreatif, Reog Ponorogo Bersinar di Edu Kampus School Expo 2026

Jumat, 5 Juni 2026 - 14:58 WIB

Batik dan Wayang Curi Perhatian Pengunjung Edu Kampus School 2026 di Surabaya

Jumat, 5 Juni 2026 - 13:49 WIB

Polwan Sumenep Turun ke Jalan, Pastikan Jamaah Sholat Jumat Aman dan Nyaman

Jumat, 5 Juni 2026 - 01:49 WIB

Sidang Terbuka Penerimaan Polri 2026 Digelar, 10 Peserta Sumenep Lanjut ke Rikkes Tahap II

Berita Terbaru