Dari Ojhung ke Pariwisata, Strategi Bupati Sumenep Kenalkan Budaya Madura ke Dunia

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Bupati Sumenep, Achmad Fauzi wongsojudo saat menghadiri Festival Ojhung 2025 di wisata Pantai Badur

Foto. Bupati Sumenep, Achmad Fauzi wongsojudo saat menghadiri Festival Ojhung 2025 di wisata Pantai Badur

SUMENEP, nusainsider.com Kabupaten Sumenep di ujung timur Pulau Madura terus menunjukkan komitmennya dalam melestarikan budaya lokal melalui penyelenggaraan Festival Ojhung yang digelar secara rutin setiap tahun lewat Dinas Kebudayaan pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Diabudporapar) setempat.

Tradisi khas Madura ini tidak hanya dijaga keberlangsungannya, tetapi juga dikembangkan sebagai daya tarik wisata unggulan daerah.

Pada 12 April 2026 lalu, Festival Ojhung digelar di kawasan Pantai Galung, setelah sebelumnya sukses diselenggarakan pada tahun 2025 di Pantai Badur.

Pemilihan lokasi di destinasi wisata tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah untuk menggabungkan kekuatan budaya dan potensi alam.

Pengunjung yang hadir waktu lalu tidak hanya disuguhkan atraksi budaya Ojhung yang sarat makna dan nilai tradisi, tetapi juga menikmati panorama pesisir yang indah dan alami.

Baca Juga :  Seminar Nasional SMSI Kupas KEK Madura: Antara Harapan Ekonomi dan Tantangan Ekologi

Perpaduan antara kearifan lokal dan keindahan bahari tersebut menjadi magnet tersendiri bagi wisatawan, baik lokal maupun luar daerah.

“Itulah tujuan pemerintah,” ujar Achmad Fauzi Wongsojudo, Senin (25/5/2026).

Festival Ojhung merupakan bagian dari Kalender Event Sumenep yang secara konsisten digelar setiap tahun oleh pemerintah daerah bersama komunitas lokal.

Kegiatan ini juga menjadi bukti nyata bahwa pelestarian budaya dapat berjalan beriringan dengan pengembangan sektor pariwisata.

“Kolaborasi ini menjadi bukti nyata bahwa pelestarian budaya dapat berjalan seiring dengan pengembangan sektor pariwisata,” tutur Bupati Fauzi.

Ia juga menekankan pentingnya pengemasan konsep festival secara lebih menarik dan inovatif agar mampu menjangkau lebih banyak wisatawan, sekaligus memperkuat identitas budaya Madura di tingkat yang lebih luas.

Baca Juga :  PC Kopri PMII Jember Sebut Pemerintah Tidak Serius Wujudkan Kabupaten Layak Anak

Cak Fauzi menambahkan bahwa Festival Ojhung bukan sekadar tontonan, melainkan juga sarana edukasi budaya bagi generasi muda agar tetap mengenal dan mencintai warisan leluhur.

Dengan demikian, tradisi tersebut diharapkan tetap hidup dan berkembang di tengah arus modernisasi, “Tutupnya.

Sementara itu, Kepala Disbudporapar Sumenep, Faruk Hanafi menyampaikan bahwa pemerintah daerah akan terus memperkuat pelaksanaan Festival Ojhung sebagai agenda budaya tahunan yang memiliki nilai strategis bagi pelestarian tradisi dan pengembangan wisata daerah.

Baca Juga :  Kasus Nadia ‘Si Tato’ di Sapeken: Kades Joni Klarifikasi Tuduhan Penganiayaan

Ia mengaku antusiasme masyarakat terhadap festival tersebut terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun, baik dari warga lokal maupun wisatawan luar daerah yang datang untuk menyaksikan langsung tradisi khas Madura itu, “Imbuhnya.

Menurutnya, Festival Ojhung memiliki potensi besar untuk menjadi ikon wisata budaya Sumenep karena memadukan unsur tradisi, hiburan rakyat, hingga promosi destinasi wisata alam yang dimiliki daerah.

Faruk, sapaan akrabnya, menegaskan bahwa pihaknya akan terus berinovasi dalam pengemasan kegiatan agar Festival Ojhung semakin dikenal luas dan mampu memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar, khususnya pelaku UMKM dan sektor pariwisata lokal, “Paparnya.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Roadshow Madura, Senator DPD RI Lia Istifhama Perkuat Jaringan Pembangunan Berbasis Aspirasi Daerah
Unitomo Friendship Run 2026 Jadi Magnet Pecinta Lari, Ratusan Peserta Semarakkan Dies Natalis ke-45
Pilgub Jatim 2029 Mulai Menghangat, Emil Teratas, Lia Istifhama Kedua, Achmad Fauzi Tembus Empat Besar
Sinergi untuk Ketahanan Energi, SKK Migas dan PC North Madura II Rangkul Nelayan Pesisir Sampang
DPD RI Lia Istifhama sebut Sumenep Layak Jadi Kabupaten Kepulauan demi Masa Depan Maritim
Kementan Percayakan Program Strategis ke Sumenep, Bupati Fauzi Tegaskan Komitmen Sejahterakan Petani
Mahasiswa UNISMA Dorong Literasi Digital dan Jiwa Kepemimpinan Siswa Lewat Sosialisasi Digital Leadership
Jaring Demokrasi Sumekar Gelar Aksi, Dorong Polresta Sumenep Lebih Terbuka kepada Pers

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 12:25 WIB

Roadshow Madura, Senator DPD RI Lia Istifhama Perkuat Jaringan Pembangunan Berbasis Aspirasi Daerah

Minggu, 26 Juli 2026 - 11:37 WIB

Unitomo Friendship Run 2026 Jadi Magnet Pecinta Lari, Ratusan Peserta Semarakkan Dies Natalis ke-45

Minggu, 26 Juli 2026 - 06:46 WIB

Pilgub Jatim 2029 Mulai Menghangat, Emil Teratas, Lia Istifhama Kedua, Achmad Fauzi Tembus Empat Besar

Sabtu, 25 Juli 2026 - 16:30 WIB

Sinergi untuk Ketahanan Energi, SKK Migas dan PC North Madura II Rangkul Nelayan Pesisir Sampang

Sabtu, 25 Juli 2026 - 11:53 WIB

DPD RI Lia Istifhama sebut Sumenep Layak Jadi Kabupaten Kepulauan demi Masa Depan Maritim

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:26 WIB

Mahasiswa UNISMA Dorong Literasi Digital dan Jiwa Kepemimpinan Siswa Lewat Sosialisasi Digital Leadership

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:33 WIB

Jaring Demokrasi Sumekar Gelar Aksi, Dorong Polresta Sumenep Lebih Terbuka kepada Pers

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:53 WIB

Dinkes P2KB Sumenep Gencarkan Program CKG, Warga Diimbau Periksa Kesehatan Sejak Dini

Berita Terbaru