SUMENEP, nusainsider.com — Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan oleh Yayasan Sosial Rumah Sejahtera di Dusun Jatean, Desa Ganding, Kecamatan Ganding, Kabupaten Sumenep, kembali menjadi sorotan publik.
Sorotan tersebut datang dari Aktivis Aliansi Pemuda Reformasi Melawan (ALARM) setelah ditemukan dugaan makanan yang disajikan kepada siswa mengandung ulat.
Aktivis ALARM, Andriyadi, mengungkapkan bahwa temuan tersebut bukan kali pertama terjadi. Ia menyebut, insiden pertama terjadi pada Rabu, 8 April 2026, saat ulat ditemukan dalam menu puding buah naga. Selang beberapa hari, tepatnya pada Sabtu, 18 April 2026, temuan serupa kembali terjadi.
“Pada kejadian kedua, ulat bahkan terlihat bergerak di dalam wadah makanan MBG,” ujar Andriyadi kepada media nusainsider.com, Senin (20/4/2026).
Menurutnya, jarak waktu yang singkat antara dua kejadian tersebut menimbulkan dugaan adanya unsur kelalaian serius, bahkan mengarah pada kesengajaan dalam penyajian makanan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Sosial Rumah Sejahtera Kecamatan Ganding.
Ia menegaskan, Satgas MBG serta koordinator wilayah MBG Kabupaten Sumenep tidak boleh menutup mata atas kejadian berulang ini.
ALARM mendesak agar segera dilakukan inspeksi mendadak (sidak) sebagai bahan evaluasi dan laporan kepada Badan Gizi Nasional (BGN).
“Kami tidak akan tinggal diam. Seluruh bukti sudah kami kantongi. Jika tidak ada langkah tegas dari pihak terkait, dalam waktu dekat kami akan bersurat ke BGN bahkan kepada Presiden RI,” tegasnya.
Andriyadi menambahkan, program MBG merupakan program prioritas yang bertujuan mulia, yakni menekan angka stunting dan gizi buruk.
Oleh karena itu, ia mengingatkan agar program tersebut tidak tercoreng oleh oknum yang diduga hanya mengejar keuntungan tanpa memperhatikan kualitas dan keamanan makanan.
“Program ini sangat penting bagi masa depan anak-anak. Jangan sampai terciderai oleh praktik yang tidak bertanggung jawab. Harus ada pengawasan ketat agar pelaksanaannya benar-benar sesuai tujuan awal,” pungkasnya.
![]()
Penulis : Wafa
















