Aksi Kemanusiaan di Tengah Keterbatasan, BAZNAS Sumenep Kawal Pemulangan Jenazah ke Kepulauan

Minggu, 26 April 2026 - 07:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Pemulangan Jenazah Oleh Baznas kabupaten Sumenep ke dua Wilayah Kepulauan

Foto. Pemulangan Jenazah Oleh Baznas kabupaten Sumenep ke dua Wilayah Kepulauan

SUMENEP, nusainsider.com Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) kabupaten Sumenep menunjukkan respons cepat dengan memfasilitasi pemulangan dua jenazah warga kepulauan yang meninggal di lokasi berbeda.

Seluruh proses dilakukan dalam satu hari guna memastikan jenazah tiba dan dimakamkan di daerah asal masing-masing.

Kasus pertama adalah pemulangan jenazah almarhum Sutama, warga Desa Sepanjang, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep. Almarhum meninggal dunia di Bali setelah menjalani pengobatan.

Proses pemulangan dilakukan dari Bali menuju wilayah kepulauan Sapeken dengan estimasi perjalanan laut sekitar tiga jam hingga tiba di kampung halaman.

Baca Juga :  BKPSDM Sumenep; 273 Pegawai ikuti Orientasi Kurikulum Nilai dan Etika

Pada hari yang sama, BAZNAS Sumenep juga memfasilitasi pemulangan jenazah almarhum Sulham, warga Kecamatan Masalembu. Jenazah diberangkatkan dari Sumenep menuju Masalembu untuk dimakamkan oleh pihak keluarga.

Dua proses tersebut melibatkan distribusi lintas pulau dengan tingkat kesulitan yang tinggi, mengingat kondisi geografis Kabupaten Sumenep yang didominasi wilayah kepulauan dengan keterbatasan akses transportasi.

Ketua BAZNAS Sumenep, Ahmad Rahman, menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bagian dari layanan kemanusiaan bagi masyarakat yang mengalami musibah, khususnya dalam kondisi pemulangan jenazah dari luar daerah maupun antarwilayah kepulauan.

“Situasi kehilangan sudah berat, apalagi jika harus menghadapi proses pemulangan jenazah yang rumit. Kami berupaya hadir agar beban tersebut bisa sedikit diringankan,” ujarnya, Minggu (26/04/2026).

Menurutnya, karakter geografis kepulauan menjadi tantangan utama dalam setiap proses distribusi layanan, termasuk dalam kondisi darurat.

“Ini bukan sekadar tugas kelembagaan, tetapi bentuk komitmen kemanusiaan. Kami ingin memastikan setiap warga tetap memiliki akses untuk kembali ke tanah kelahirannya dengan penghormatan yang layak,” tambahnya.

Selain memfasilitasi proses pemulangan, BAZNAS Sumenep juga menyalurkan bantuan kepada keluarga almarhum guna membantu meringankan beban di tengah situasi duka.

Baca Juga :  Bupati Fauzi Salurkan Beasiswa, Dukung Mahasiswa Sumenep Wujudkan Mimpi

Upaya tersebut menjadi bagian dari penguatan solidaritas sosial, khususnya bagi masyarakat kepulauan yang kerap menghadapi keterbatasan akses dalam situasi darurat.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Kepala Desa Pinggirpapas Dorong Partisipasi Masyarakat dalam Sensus Ekonomi 2026
Perjuangkan Hak Pendidikan untuk Semua, Ning Lia Dianugerahi Maklumat Partnership Awards 2026
Bungkam Soal Proyek PELRA dan Dugaan Intimidasi Pewarta, Kepala KSOP Kalianget Berpotensi Tersandung Masalah Hukum
Jambore Perhutanan Sosial 2026, Ning Lia Tegaskan Pentingnya Keseimbangan Ekologi dan Ekonomi
Semarak Soekarno Fun Run 2026, Abrari-Hosnan Dukung Sport Tourism dan Kreativitas Pemuda
Dari Tari Topeng hingga Hadrah Klasik, Panggung Budaya Sumenep Siap Memukau Penonton Nanti Malam
Dari Sawit hingga Emas Dapat Perhatian, Mengapa Tembakau Madura Terpinggirkan?
Soekarno Fun Run 2026 Jadi Panggung Sportivitas dan Nasionalisme, Peserta dari Berbagai Daerah Raih Juara

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 11:32 WIB

Kepala Desa Pinggirpapas Dorong Partisipasi Masyarakat dalam Sensus Ekonomi 2026

Senin, 15 Juni 2026 - 08:56 WIB

Perjuangkan Hak Pendidikan untuk Semua, Ning Lia Dianugerahi Maklumat Partnership Awards 2026

Minggu, 14 Juni 2026 - 19:43 WIB

Bungkam Soal Proyek PELRA dan Dugaan Intimidasi Pewarta, Kepala KSOP Kalianget Berpotensi Tersandung Masalah Hukum

Minggu, 14 Juni 2026 - 16:46 WIB

Jambore Perhutanan Sosial 2026, Ning Lia Tegaskan Pentingnya Keseimbangan Ekologi dan Ekonomi

Minggu, 14 Juni 2026 - 13:32 WIB

Semarak Soekarno Fun Run 2026, Abrari-Hosnan Dukung Sport Tourism dan Kreativitas Pemuda

Minggu, 14 Juni 2026 - 10:35 WIB

Dari Sawit hingga Emas Dapat Perhatian, Mengapa Tembakau Madura Terpinggirkan?

Minggu, 14 Juni 2026 - 08:54 WIB

Soekarno Fun Run 2026 Jadi Panggung Sportivitas dan Nasionalisme, Peserta dari Berbagai Daerah Raih Juara

Minggu, 14 Juni 2026 - 07:45 WIB

Ketahanan Pangan dari Desa, Polsek Batang-Batang Monitoring Green House Melon Pertiwi

Berita Terbaru