ALARM Soroti Anggaran Proyek Pelabuhan PELRA Kalianget 45M, Kualitas Konstruksi Jadi Perhatian Utama

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Pekerjaan Proyek Pembangunan Fasilitas Pelabuhan Rakyat (PELRA) di Kalianget Sumenep

Foto. Pekerjaan Proyek Pembangunan Fasilitas Pelabuhan Rakyat (PELRA) di Kalianget Sumenep

SUMENEP, nusainsider.com Pelaksanaan proyek lanjutan pembangunan fasilitas Pelabuhan Rakyat (PELRA) di Desa Kalianget Timur, Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep, akhirnya kembali berjalan.

Proyek strategis yang selama ini dinantikan masyarakat, khususnya warga kepulauan tersebut dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2025–2026 melalui Kementerian Perhubungan.

Berdasarkan papan informasi proyek yang terpasang di lokasi, pembangunan fasilitas Pelabuhan Rakyat Kalianget memiliki nilai kontrak sebesar Rp45.113.621.522. Proyek tersebut dikerjakan oleh PT Loeh Raya Perkasa yang dipimpin Zulfadlisyah, SE selaku Direktur Utama, dengan konsultan pengawas PT Massuka Pratama.

Sementara itu, nilai kontrak jasa konsultan yang tercatat mencapai Rp1.322.579.000.

Penanggung jawab dan atau Site Manager proyek di lapangan, Edy Purnomo, menyampaikan bahwa hingga awal Juni 2026 progres pembangunan Pelabuhan PELRA telah mencapai sekitar 75 persen.

“Alhamdulillah, sejak pelaksanaan dimulai pada 23 September 2025, progres pekerjaan berjalan cukup baik. Hambatan memang ada, salah satunya faktor cuaca, namun masih dapat diatasi,” ujar Edy Purnomo melalui pesan WhatsApp kepada Nusainsider.com, Selasa 2 Juni 2026.

Ia berharap pekerjaan dapat terus berjalan sesuai target sebagaimana yang tertuang dalam kontrak hingga batas akhir pelaksanaan pada 26 Desember 2026 mendatang, “Singkatnya.

Baca Juga :  Inovasi Tata Kelola, RSUD Sumenep Perkuat Akuntabilitas Lewat E-Katalog

Sementara itu, Aktivis Aliansi Pemuda Reformasi Melawan (ALARM), Andriyadi menilai hingga saat ini tidak ditemukan persoalan serius dalam pelaksanaan proyek tersebut Dan Hanya Material yang berada di lokasi tampak seolah berkarat, seperti besi dan pipa yang berada di sela air laut samping dermaga.

Kendati demikian, ia menegaskan pentingnya pengawasan yang ketat dari berbagai pihak mengingat proyek tersebut diperuntukkan bagi kepentingan masyarakat luas.

“Kalau tidak diawasi dengan ketat tentu kualitasnya patut dipertanyakan,” katanya usai mengunjungi lokasi proyek di Kalianget, Selasa (2/6/2026).

Menurutnya, proyek yang ditargetkan selesai pada Desember 2026 itu harus benar-benar memperhatikan aspek kualitas konstruksi. Pasalnya, dermaga tersebut direncanakan menjadi tempat bersandar kapal-kapal berukuran besar yang melayani berbagai rute kepulauan di Kabupaten Sumenep.

Baca Juga :  112 Sumenep Terintegrasi dengan Damkar dan Fasilitas Kesehatan, Siaga Nonstop Saat Liburan

Kapal-kapal tersebut nantinya akan melayani penyeberangan menuju wilayah Kangean, Raas, Sapudi, Masalembu, Sapeken dan sejumlah pulau lainnya.

“Informasi yang kami dapatkan, pelabuhan tersebut akan digunakan untuk penyeberangan ke berbagai kepulauan. Dermaga yang saat ini dipergunakan nantinya tidak lagi akan dipakai karena milik pribadi. Informasi yang kami terima dari hasil investigasi di lapangan seperti itu,” ungkapnya.

Andre, sapaan akrabnya menegaskan pihaknya akan terus mengawal jalannya proyek tersebut agar dikerjakan sesuai perencanaan dan ketentuan yang berlaku.

Baca Juga :  Aset Daerah untuk Koperasi Merah Putih Dipertanyakan, DPRD Minta Perda

Menurutnya, anggaran besar yang digelontorkan Kementerian Perhubungan untuk pembangunan infrastruktur di Kabupaten Sumenep harus benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Anggaran yang dikucurkan pemerintah pusat tidak sedikit. Karena itu perlu pengawasan ekstra agar tidak dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Yang terpenting adalah kualitas pekerjaan harus menjadi prioritas, sehingga masyarakat kepulauan benar-benar merasakan manfaat dari pembangunan ini dalam jangka panjang,” tegasnya.

Ia berharap proyek Pelabuhan PELRA Kalianget dapat selesai tepat waktu, memiliki kualitas konstruksi yang baik, serta menjadi solusi transportasi laut yang mampu mendukung mobilitas dan pertumbuhan ekonomi masyarakat kepulauan di Kabupaten Sumenep.

Jika masyarakat setempat menemukan adanya temuan yang janggal dalam pelaksanaan proyek tersebut, kami siap melayangkan Laporan ke pusat guna dilakukan Audit mendalam, “Tutupnya.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

OPINI : Angin Ribut yang Seolah Tak Berani Ribut
Malik Effendi Dukung Gagasan Bupati Sumenep: Kabupaten Kepulauan Sudah Saya Gagas Sejak di DPRD
Blunder! Disbudporapar dan FKPPI Didesak Klarifikasi kejanggalan pelaksanaan KEN 2026 di Sumenep
Sengit dan Meriah! Ini Daftar Juara Festival Musik Tong-Tong se-Madura 2026
Di Balik Gemuruh Festival Tongtong, Petugas DLH Sumenep Berjibaku Bersihkan Sampah hingga Pagi
Gemuruh Tongtong Kembali Kuasai Sumenep, 27 Grup Se-Madura Tampil Spektakuler
Di Forum Maulid Nabi Ansor Talango, Rasidi Tekankan Pentingnya Kreativitas dan Pemberdayaan Pemuda
Meriahkan HUT RI ke-81, Puskesmas Gayam Gelar Adu Inovasi dan Kebersihan Antar-Klaster

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 14:13 WIB

OPINI : Angin Ribut yang Seolah Tak Berani Ribut

Minggu, 6 September 2026 - 13:43 WIB

Malik Effendi Dukung Gagasan Bupati Sumenep: Kabupaten Kepulauan Sudah Saya Gagas Sejak di DPRD

Minggu, 6 September 2026 - 10:46 WIB

Blunder! Disbudporapar dan FKPPI Didesak Klarifikasi kejanggalan pelaksanaan KEN 2026 di Sumenep

Minggu, 6 September 2026 - 07:59 WIB

Sengit dan Meriah! Ini Daftar Juara Festival Musik Tong-Tong se-Madura 2026

Minggu, 6 September 2026 - 06:16 WIB

Di Balik Gemuruh Festival Tongtong, Petugas DLH Sumenep Berjibaku Bersihkan Sampah hingga Pagi

Sabtu, 5 September 2026 - 21:05 WIB

Di Forum Maulid Nabi Ansor Talango, Rasidi Tekankan Pentingnya Kreativitas dan Pemberdayaan Pemuda

Sabtu, 5 September 2026 - 20:39 WIB

Meriahkan HUT RI ke-81, Puskesmas Gayam Gelar Adu Inovasi dan Kebersihan Antar-Klaster

Sabtu, 5 September 2026 - 20:10 WIB

Aransemen Baru “Gelleng Soko” Mega Remmeng Bikin Penonton Terpukau di Festival Tong-Tong 2026

Berita Terbaru

Foto. Grup Musik tong-tong Angin Ribut Tadi Malam, Sabtu 5 September 2026

Lifestyle

OPINI : Angin Ribut yang Seolah Tak Berani Ribut

Minggu, 6 Sep 2026 - 14:13 WIB