PSHT Sumenep Cetak 107 Pendekar Berbudi Luhur pada Malam Suro 2026

Minggu, 21 Juni 2026 - 06:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Pengesahan Warga PSHT Sumenep Bertepatan Dengan Malam Suro 2026

Foto. Pengesahan Warga PSHT Sumenep Bertepatan Dengan Malam Suro 2026

SUMENEP, nusainsider.com Momentum malam Suro dimanfaatkan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Sumenep untuk mengesahkan sebanyak 107 warga baru tingkat I dalam prosesi sakral yang berlangsung khidmat di Gedung Korpri Sumenep, Sabtu (20/6/2026) malam.

Pengesahan warga tingkat I merupakan agenda rutin tahunan PSHT yang dilaksanakan setiap bulan Suro atau Muharram sebagai bagian dari proses kaderisasi, pembinaan mental, serta pembentukan karakter anggota.

Sebanyak 107 peserta yang disahkan berasal dari berbagai ranting PSHT yang tersebar di wilayah daratan hingga kepulauan Kabupaten Sumenep. Dari jumlah tersebut, 80 orang merupakan laki-laki dan 27 lainnya perempuan.

Kegiatan tersebut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Sumenep, perwakilan perguruan silat se-Kabupaten Sumenep, serta pengurus, dewan, pelatih, dan ketua ranting PSHT.

Baca Juga :  Kampus Gaduh! Rektor UNIBA Madura Dituding Selingkuh, Mahasiswa Ancam Demo

Ketua Pelaksana Kegiatan, Hosni, mengatakan seluruh peserta yang mengikuti prosesi pengesahan telah melalui serangkaian tahapan pembinaan yang panjang sebelum dinyatakan layak menjadi warga PSHT.

“Mereka merupakan perwakilan dari berbagai ranting PSHT yang tersebar di wilayah daratan hingga kepulauan Kabupaten Sumenep,” ujar Hosni.

Sementara itu, Ketua PSHT Cabang Sumenep, Abd Razak, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh warga baru yang berhasil menyelesaikan seluruh rangkaian pendidikan dan pembinaan hingga tahap pengesahan.

Menurutnya, PSHT tidak hanya mengajarkan kemampuan bela diri semata, tetapi juga menanamkan nilai-nilai moral, persaudaraan, serta tanggung jawab sosial kepada setiap anggotanya.

“Saya ucapkan selamat kepada calon warga baru. Pada malam ini kita lahirkan saudara baru dari rahim yang berbeda, namun satu tujuan, yaitu menjadi pendekar yang berbudi luhur, tahu benar dan salah, beriman kepada Tuhan Yang Maha Esa, serta bisa berperan aktif dan bersinergi dengan pemerintah daerah maupun masyarakat,” kata Abd Razak.

Ia menjelaskan, sebelum memperoleh status warga PSHT, para siswa diwajibkan melewati sejumlah tahapan, mulai dari latihan rutin, pendadaran, hingga pembinaan karakter dan mental.

Baca Juga :  Isu Dugaan Penipuan Batik Festival 2025 Memanas, Aktivis Soroti Dugaan Intervensi Oknum

Seluruh proses tersebut menjadi bagian penting dalam membentuk anggota yang tidak hanya tangguh secara fisik, tetapi juga matang secara kepribadian.

“Acara ini merupakan agenda tahunan PSHT untuk mencetak anggota atau warga baru. Dengan catatan, siswa yang disahkan telah melewati berbagai tahapan latihan, pendadaran, hingga pembinaan,” ungkapnya.

Abd Razak berharap para warga baru mampu menjaga nama baik organisasi serta mengamalkan nilai-nilai persaudaraan, kedisiplinan, dan budi pekerti luhur yang menjadi ajaran utama PSHT dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga :  Lewat KOPRIFEST, KOPRI Sumenep Tegaskan Peran sebagai Garda Depan Gerakan Perempuan

Dengan bertambahnya 107 warga baru tersebut, PSHT Cabang Sumenep optimistis dapat terus melahirkan pendekar-pendekar yang tidak hanya memiliki kemampuan bela diri, tetapi juga mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Fauzi As Sebut MBG Sebagai Malaikat Berjubah Gelap
DPD RI Lia Istifhama Ajak Gen Z Aktif Berpolitik dan Perjuangkan Aspirasi Masyarakat
Ketua Banggar DPR RI Soroti Nasib Industri Rokok Madura di Tengah Tekanan Tarif Cukai
Dari Vuvuzela hingga Drama Zidane, Achsanul Qosasi Beberkan Standar Ideal Piala Dunia
Madura Jadi Pusat Perhatian Nasional, TNI AD Gelar Karya Bakti Skala Besar di Empat Kabupaten
Tiga Tokoh Nasional Hadiri Grand Opening Ashuma Sport Massage, Komjen Iqbal hingga BHS Beri Dukungan Penuh
Hari Krida Pertanian 2026, DKPP Sumenep Dorong Inovasi dan Modernisasi Sektor Pertanian
Songennep Sodek Parjuga 1269-2027, Logo Hari Jadi Sumenep Hadirkan Semangat Kebersamaan dan Pembangunan

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 19:39 WIB

Fauzi As Sebut MBG Sebagai Malaikat Berjubah Gelap

Minggu, 21 Juni 2026 - 17:49 WIB

DPD RI Lia Istifhama Ajak Gen Z Aktif Berpolitik dan Perjuangkan Aspirasi Masyarakat

Minggu, 21 Juni 2026 - 16:32 WIB

Ketua Banggar DPR RI Soroti Nasib Industri Rokok Madura di Tengah Tekanan Tarif Cukai

Minggu, 21 Juni 2026 - 12:25 WIB

Dari Vuvuzela hingga Drama Zidane, Achsanul Qosasi Beberkan Standar Ideal Piala Dunia

Minggu, 21 Juni 2026 - 10:56 WIB

Madura Jadi Pusat Perhatian Nasional, TNI AD Gelar Karya Bakti Skala Besar di Empat Kabupaten

Minggu, 21 Juni 2026 - 09:23 WIB

Hari Krida Pertanian 2026, DKPP Sumenep Dorong Inovasi dan Modernisasi Sektor Pertanian

Minggu, 21 Juni 2026 - 08:52 WIB

Songennep Sodek Parjuga 1269-2027, Logo Hari Jadi Sumenep Hadirkan Semangat Kebersamaan dan Pembangunan

Minggu, 21 Juni 2026 - 07:59 WIB

Hari Krida Pertanian 2026, Ketua PKDI Sumenep: Desa Kuat Berawal dari Pertanian yang Maju

Berita Terbaru

Foto. Fauzi As, Aktivis Kebijakan Publik Sumenep

Berita

Fauzi As Sebut MBG Sebagai Malaikat Berjubah Gelap

Minggu, 21 Jun 2026 - 19:39 WIB