DPD RI Lia Istifhama Ajak Gen Z Aktif Berpolitik dan Perjuangkan Aspirasi Masyarakat

Minggu, 21 Juni 2026 - 17:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Anggota DPD/MPR RI, Dr Lia Istifhama S.Sos.i., M.E.I

Foto. Anggota DPD/MPR RI, Dr Lia Istifhama S.Sos.i., M.E.I

SIDOARJO, nusainsider.com Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) menggelar Sekolah Legislasi tingkat Provinsi Jawa Timur yang diikuti sekitar 100 peserta dari berbagai perguruan tinggi di Jawa Timur.

Kegiatan ini menjadi wadah edukasi politik bagi generasi muda untuk memahami peran strategis mereka dalam sistem demokrasi Indonesia.

Kegiatan yang berlangsung di lingkungan kampus Umsida tersebut dihadiri Wakil Rektor III Umsida Dr. Nurdyansyah, Sekretaris Daerah Kabupaten Sidoarjo Fenny Apridawati, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Sidoarjo Ainun Amalia, serta sejumlah narasumber dari berbagai latar belakang.

Di antaranya anggota DPD RI Lia Istifhama, anggota DPRD Pasuruan Adinda Denisa, perwakilan Badan Anggaran Sidoarjo Zakaria Dimas, Komisioner KPU Sidoarjo Mokhammad Yasin, dosen Umsida Rifai Ridlho, serta Ketua Umum DPM Umsida Bagus Anggara.

Baca Juga :  East Java Maritime Awards 2026: Sumenep Diakui sebagai Penggerak Ekonomi Maritim Daerah

Dalam sesi stadium general, anggota DPD RI Lia Istifhama atau yang akrab disapa Ning Lia menekankan pentingnya keterlibatan aktif generasi Z dalam dunia politik.

Menurutnya, perkembangan teknologi dan media digital telah membuka ruang partisipasi yang semakin luas bagi anak muda untuk berkontribusi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Semua orang pada dasarnya bisa menjadi politisi dalam negara demokrasi. Yang terpenting adalah bagaimana membangun kapasitas kepemimpinan, integritas, serta kepekaan terhadap aspirasi masyarakat,” ujar Ning Lia.

Ia menjelaskan bahwa di era digital saat ini, berbagai profesi baru seperti influencer juga memiliki pengaruh besar terhadap pembentukan opini publik.

Karena itu, generasi muda perlu memahami tanggung jawab sosial yang melekat dalam setiap aktivitas di ruang publik maupun media sosial.

Baca Juga :  Enam Pekan Tahun Baru ; DKPP Sumenep Raih Penghargaan Terbaik Pertama PPH 2023 dari Bapanas Nasional

Keponakan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa tersebut juga mengingatkan mahasiswa agar tidak terjebak dalam sikap emosional atau sekadar mengejar popularitas.

Menurutnya, suara generasi muda harus diarahkan untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat.

“Speak up bukan untuk sensasi, tapi untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat. Jangan jadi generasi yang baperan, tapi jadilah generasi yang berperan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Ning Lia menyoroti pentingnya menjaga integritas dan membangun kepercayaan publik sebagai modal utama dalam kehidupan demokrasi.

Ia juga mengajak mahasiswa memahami konsep kebijakan publik yang responsif dengan mendengarkan aspirasi masyarakat sebagai dasar dalam proses pengambilan keputusan.

Baca Juga :  Kadisdik Sumenep : Pancasila Harus Menjadi Pedoman dalam Dunia Pendidikan

Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Sidoarjo Ainun Amalia mengingatkan mahasiswa agar tetap mempertahankan idealisme ketika nantinya memasuki dunia kerja maupun birokrasi.

Menurutnya, mahasiswa merupakan calon pemimpin masa depan yang memiliki tanggung jawab besar dalam membawa perubahan positif bagi bangsa dan daerah.

“Mahasiswa adalah calon pemimpin masa depan. Jangan sampai idealisme luntur ketika sudah masuk dalam sistem. Justru di situlah tantangan untuk tetap membawa perubahan yang lebih baik,” ujarnya.

Melalui kegiatan Sekolah Legislasi ini, para peserta diharapkan tidak hanya memahami proses legislasi dan kebijakan publik, tetapi juga mampu menjadi generasi yang kritis, berintegritas, dan aktif berkontribusi dalam pembangunan demokrasi yang lebih baik di Indonesia.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Fauzi As Sebut MBG Sebagai Malaikat Berjubah Gelap
Ketua Banggar DPR RI Soroti Nasib Industri Rokok Madura di Tengah Tekanan Tarif Cukai
Dari Vuvuzela hingga Drama Zidane, Achsanul Qosasi Beberkan Standar Ideal Piala Dunia
Madura Jadi Pusat Perhatian Nasional, TNI AD Gelar Karya Bakti Skala Besar di Empat Kabupaten
Tiga Tokoh Nasional Hadiri Grand Opening Ashuma Sport Massage, Komjen Iqbal hingga BHS Beri Dukungan Penuh
Hari Krida Pertanian 2026, DKPP Sumenep Dorong Inovasi dan Modernisasi Sektor Pertanian
Songennep Sodek Parjuga 1269-2027, Logo Hari Jadi Sumenep Hadirkan Semangat Kebersamaan dan Pembangunan
Hari Krida Pertanian 2026, Ketua PKDI Sumenep: Desa Kuat Berawal dari Pertanian yang Maju

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 19:39 WIB

Fauzi As Sebut MBG Sebagai Malaikat Berjubah Gelap

Minggu, 21 Juni 2026 - 17:49 WIB

DPD RI Lia Istifhama Ajak Gen Z Aktif Berpolitik dan Perjuangkan Aspirasi Masyarakat

Minggu, 21 Juni 2026 - 16:32 WIB

Ketua Banggar DPR RI Soroti Nasib Industri Rokok Madura di Tengah Tekanan Tarif Cukai

Minggu, 21 Juni 2026 - 12:25 WIB

Dari Vuvuzela hingga Drama Zidane, Achsanul Qosasi Beberkan Standar Ideal Piala Dunia

Minggu, 21 Juni 2026 - 10:56 WIB

Madura Jadi Pusat Perhatian Nasional, TNI AD Gelar Karya Bakti Skala Besar di Empat Kabupaten

Minggu, 21 Juni 2026 - 09:23 WIB

Hari Krida Pertanian 2026, DKPP Sumenep Dorong Inovasi dan Modernisasi Sektor Pertanian

Minggu, 21 Juni 2026 - 08:52 WIB

Songennep Sodek Parjuga 1269-2027, Logo Hari Jadi Sumenep Hadirkan Semangat Kebersamaan dan Pembangunan

Minggu, 21 Juni 2026 - 07:59 WIB

Hari Krida Pertanian 2026, Ketua PKDI Sumenep: Desa Kuat Berawal dari Pertanian yang Maju

Berita Terbaru

Foto. Fauzi As, Aktivis Kebijakan Publik Sumenep

Berita

Fauzi As Sebut MBG Sebagai Malaikat Berjubah Gelap

Minggu, 21 Jun 2026 - 19:39 WIB