Seleksi Digital Menuju Grand Final, Festival Hadrah-Rudat Sumenep 2026 Cari Grup Terbaik

Jumat, 24 Juli 2026 - 04:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Festival Lomba Hadrah Klasik Sumenep 2026.

Foto. Festival Lomba Hadrah Klasik Sumenep 2026.

SUMENEP, nusainsider.com Para pecinta seni islami Hadrah dan Rudat di Kabupaten Sumenep kembali mendapat wadah untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya.

Festival Hadrah dan Rudat Piala Bupati Sumenep 2026 resmi dibuka dengan mengusung konsep seleksi video sebelum memasuki babak Grand Final yang akan digelar dalam rangkaian Madura Culture Fest 4.

Sistem seleksi tahun ini dirancang lebih efektif dan memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh grup dari berbagai wilayah untuk mengikuti kompetisi tanpa harus hadir langsung pada tahap awal.

Panitia membuka pendaftaran sekaligus pengiriman video mulai 1 hingga 12 Agustus 2026. Seluruh peserta diwajibkan mengunggah video penampilan ke akun Google Drive pribadi, kemudian mengirimkan tautannya kepada panitia melalui formulir pendaftaran yang telah disediakan.

Panitia juga menegaskan bahwa video yang dikirimkan tidak boleh pernah dipublikasikan di media sosial mana pun. Seluruh materi peserta nantinya hanya akan dipublikasikan melalui media sosial resmi panitia sebagai bagian dari proses promosi sekaligus penilaian.

Baca Juga :  Penyegaran Birokrasi, Bupati Sumenep Rotasi dan Promosi Sembilan Pejabat Strategis

Pendaftaran dan pengumpulan video dapat dilakukan melalui tautan: KLIK DISINI⁠�

Selanjutnya, pada 17 Agustus 2026, seluruh video akan dinilai oleh dewan juri berdasarkan kualitas penampilan Hadrah dan Rudat. Hasil penilaian akan menentukan enam grup terbaik yang berhak melaju ke babak Grand Final.

Pengumuman enam besar finalis dijadwalkan berlangsung pada 18 Agustus 2026.

Babak puncak akan digelar pada 27 Agustus 2026 di GOR A. Yani Sumenep dalam rangkaian Madura Culture Fest 4. Enam grup terbaik akan tampil secara langsung memperebutkan Piala Bupati Sumenep beserta berbagai penghargaan lainnya.

Dalam ketentuannya, panitia mewajibkan peserta mengirimkan video berkualitas HD dengan suara vokal dan pukulan yang jelas. Pengambilan gambar harus dilakukan dari satu sisi, yakni dari arah depan, tanpa perpindahan sudut kamera selama penampilan berlangsung.

Baca Juga :  Iuran BPJS Kesehatan Berpotensi Naik, Komisi IV DPRD Sumenep Angkat Suara

Susunan personel juga telah ditetapkan, yakni barisan depan diisi personel Rudat, sedangkan bagian belakang diisi pemukul dan vokalis yang tampil dalam posisi berdiri.

Setiap grup hanya diperbolehkan mengirimkan satu video dengan memilih salah satu lagu wajib, yaitu Shallu Ala Man Lisshalah (Volume 7), Bada’tu (Volume 8), atau Ma Shabah (Volume 5). Aransemen lagu harus mengikuti susunan asli karya Ustad Ahmad Umar Bin Ta’lab, termasuk ketentuan Matinno’, Juz, Yahum, hingga Muroddah.

Dari sisi alat musik, setiap grup diwajibkan menggunakan lima buah hadrah dan satu bass (tombuk). Sementara jumlah personel Rudat pada video minimal tujuh orang tanpa batas maksimal. Khusus bagi enam besar finalis yang tampil langsung, jumlah personel Rudat minimal 13 orang.

Baca Juga :  Gerakan Green School UINSA Dorong Siswa SD di Bondowoso Jadi Pelopor Peduli Lingkungan

Penilaian dewan juri akan mencakup tiga aspek utama, yakni kualitas vokal, pukulan hadrah, dan penampilan Rudat.

Pada kategori vokal, aspek yang dinilai meliputi kualitas suara, ketepatan nada, irama lagu, susunan lagu, makhrajul huruf, serta lahjatul kalimat. Sementara kategori pukulan mencakup irama, tempo, dan kerapian ketukan.

Adapun penampilan Rudat akan dinilai dari gerakan, kekompakan, adab, hingga kerapian kostum yang dikenakan peserta.

Panitia menyiapkan penghargaan bagi seluruh finalis. Juara satu hingga juara enam akan memperoleh uang pembinaan, uang transportasi, sertifikat, serta trofi.

Panitia berharap festival ini menjadi sarana pelestarian seni Hadrah dan Rudat sekaligus melahirkan generasi muda yang mampu menjaga tradisi seni islami di Kabupaten Sumenep.

Untuk informasi lebih lanjut, peserta dapat menghubungi panitia pelaksana, Mansur Han, melalui nomor 0859-3385-5726.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Rokok Makayasa Lebarkan Sayap, Ratusan Warung Disiapkan Jadi Jaringan Baru
Tak Andalkan Perang Harga, DRT The Big Family Perkuat Kualitas Rokok Lokal Madura
Antrean BBM Meluas di Jember-Lumajang-Situbondo-Bondowoso, KOPRI PMII Soroti Kesiapan Distribusi
STIT Aqidah Usymuni Bersiap Naik Level, Kopertais Minta Civitas Akademika Perkuat Kelembagaan
Wisuda ke-15 STITA Aqidah Usymuni, 61 Sarjana Disiapkan Terjun ke Masyarakat
13 Tahun Hadapi Sengketa Rumah, Sri Endah Minta Keadilan, Ning Lia Turun Tangan
Industri Rokok Lokal Tertekan, Ayunda Group Dorong Pemerintah Perkuat Pemberantasan Rokok Ilegal
Bukan Sekadar Hiburan, Festival Tong-Tong Sumenep Dinilai Gerakkan Pariwisata dan UMKM

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 17:48 WIB

Rokok Makayasa Lebarkan Sayap, Ratusan Warung Disiapkan Jadi Jaringan Baru

Rabu, 9 September 2026 - 16:51 WIB

Tak Andalkan Perang Harga, DRT The Big Family Perkuat Kualitas Rokok Lokal Madura

Rabu, 9 September 2026 - 14:01 WIB

Antrean BBM Meluas di Jember-Lumajang-Situbondo-Bondowoso, KOPRI PMII Soroti Kesiapan Distribusi

Rabu, 9 September 2026 - 13:04 WIB

STIT Aqidah Usymuni Bersiap Naik Level, Kopertais Minta Civitas Akademika Perkuat Kelembagaan

Rabu, 9 September 2026 - 12:53 WIB

Wisuda ke-15 STITA Aqidah Usymuni, 61 Sarjana Disiapkan Terjun ke Masyarakat

Rabu, 9 September 2026 - 09:51 WIB

Industri Rokok Lokal Tertekan, Ayunda Group Dorong Pemerintah Perkuat Pemberantasan Rokok Ilegal

Senin, 7 September 2026 - 21:58 WIB

Bukan Sekadar Hiburan, Festival Tong-Tong Sumenep Dinilai Gerakkan Pariwisata dan UMKM

Senin, 7 September 2026 - 19:43 WIB

Buntut Flyer Konferensi Pers, Disbudporapar dan FKPPI Sumenep Klarifikasi Polemik Penilaian Festival Musik Tong-Tong

Berita Terbaru