STIT Aqidah Usymuni Bersiap Naik Level, Kopertais Minta Civitas Akademika Perkuat Kelembagaan

Rabu, 9 September 2026 - 13:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Kopertais Wilayah IV Jawa Timur, Ilhamuddin Sumarkan.

Foto. Kopertais Wilayah IV Jawa Timur, Ilhamuddin Sumarkan.

SUMENEP, nusainsider.com — Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Aqidah Usymuni Sumenep didorong untuk meningkatkan mutu kelembagaan dan mempersiapkan diri menuju perubahan status menjadi institut.

Dorongan tersebut disampaikan Kopertais Wilayah IV Jawa Timur, Ilhamuddin Sumarkan, saat memberikan orasi ilmiah dalam Rapat Terbuka Senat Wisuda Sarjana S1 ke-15 dan Dies Maulidiyah ke-XIX STITA Aqidah Usymuni Tahun Akademik 2025/2026, Rabu (9/9/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Ilhamuddin menyampaikan ucapan selamat kepada 60 wisudawan dan wisudawati yang telah menyelesaikan pendidikan di STIT Aqidah Usymuni.

“Selamat dan sukses kepada wisudawan-wisudawati ke-15. Semoga berhasil dan barokah selalu,” Tuturnya.

Ia menyampaikan orasi ilmiah dengan gaya penuh motivasi. Bahkan, sejumlah pesan kepada wisudawan dikemas melalui pantun dan permainan kata yang berkaitan dengan berbagai istilah merek telekomunikasi.

Baca Juga :  CPO Cemari Laut Gili Iyang, Praktisi Hukum Ingatkan Prinsip Tanggung Jawab Mutlak

Di balik gaya penyampaian tersebut, Ilhamuddin menekankan pentingnya target, usaha, doa, dan ketawakalan dalam mencapai keberhasilan.

Menurutnya, ukuran keberhasilan sangat bergantung pada target yang ingin dicapai. Karena itu, seluruh unsur perguruan tinggi harus memiliki tujuan yang jelas dan berupaya mewujudkannya secara konsisten.

Dalam kesempatan tersebut, Ilhamuddin juga menyinggung kesiapan STIT Aqidah Usymuni untuk meningkatkan status kelembagaannya menjadi institut.

Ia bahkan mempertanyakan langsung kesiapan jajaran pimpinan kampus terkait rencana tersebut.

Menurutnya, salah satu hal yang perlu dipersiapkan adalah pengembangan bidang studi, termasuk bidang syariah dan ekonomi.

Dengan persiapan tersebut, STITA dapat mengupayakan proses perubahan status menjadi institut melalui mekanisme pengajuan kepada pihak terkait di lingkungan Direktorat Pendidikan.

“Harus mempersiapkan studi syariah dan ekonomi, maka langsung alih status ke institut,” ujarnya.

Ia menilai peningkatan status perguruan tinggi membutuhkan kesiapan secara menyeluruh, bukan hanya dari sisi administrasi, tetapi juga sumber daya manusia, program studi, jaringan, serta kualitas kelembagaan.

Baca Juga :  Turun ke Jalan, Kapolres Sumenep Sambut Aspirasi Masyarakat dengan Dialog Sehat
Foto. Civitas Akademik STIT Aqidah Usymuni dalam Gelaran Rapat Terbuka Senat Wisuda Sarjana S1 ke-15 dan Dies Maulidiyah ke-XIX STITA Aqidah Usymuni Tahun Akademik 2025/2026.

Ilhamuddin juga menyampaikan bahwa Kopertais Wilayah IV Jawa Timur saat ini membawahi 208 perguruan tinggi di wilayah Jawa Timur.

Karena itu, ia berharap STIT Aqidah Usymuni mampu terus meningkatkan kualitas dan mengambil bagian dalam persaingan perguruan tinggi keagamaan Islam di Jawa Timur.

Dalam orasinya, ia menggunakan sejumlah istilah populer sebagai cara untuk menyampaikan pesan kepada civitas akademika dan mahasiswa agar terus membangun komunikasi dan jaringan.

Baca Juga :  Sering Membohongi Publik, Aktivis ALARM Segel Kantor Diskoperindag Sumenep

Salah satunya melalui istilah “INDOSAT” yang dimaknai sebagai Intensif Doa, Usaha, Tawakkal, sekaligus “Indahnya Doa saat Tahajud”.

Ia juga menyampaikan istilah “SIMPATI” sebagai Simpanan Amal Tabungan Akhirat Nanti, serta “M3” untuk Mencapai Tujuan Ridha Ilahi.

Sementara “SMARTFREN” ia maknai sebagai Semangat Meraih Prestasi Keren.

Pesan tersebut menjadi bagian dari orasi ilmiah yang disampaikan untuk memotivasi para wisudawan sekaligus seluruh civitas akademika STITA Aqidah Usymuni.

Ilhamuddin berharap STIT Aqidah Usymuni terus berkembang menjadi perguruan tinggi yang unggul dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

“Mudah-mudahan STITA menjadi kampus yang barokah dan unggul,” tutupnya.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

SKK Migas-KEI Serahkan Handtraktor, Perkuat Pertanian dan Ketahanan Pangan di Kepulauan Sapeken
Krisis Air Meluas, Lumajang Idea Distribusikan Bantuan ke Ranuyoso dan Padang
Cacat Substantif Pencalonan Presiden dan/atau Wakil Presiden yang Terungkap Setelah Pelantikan: Perspektif Hukum Tata Negara
Dokumen Pendidikan Gibran Disorot MK, Surokim Dorong Pemeriksaan Etik KPU di DKPP
Dari Sumenep Mengguncang Lombok, Tongtong Bawa Identitas Madura ke Parade MotoGP 2026
Jalan Desa Banyak Dikeluhkan, DPRKPP Pamekasan Siapkan Penanganan hingga Desember
100 Kamar, 6 Tipe, Fasilitas Lengkap, Grand Miami Hotel Siap Manjakan Tamu di Malang
Rakerwil di Pesantren, BEM SI Kerakyatan Jatim Serukan Gerakan Bersama Rakyat

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:49 WIB

SKK Migas-KEI Serahkan Handtraktor, Perkuat Pertanian dan Ketahanan Pangan di Kepulauan Sapeken

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:43 WIB

Krisis Air Meluas, Lumajang Idea Distribusikan Bantuan ke Ranuyoso dan Padang

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:36 WIB

Cacat Substantif Pencalonan Presiden dan/atau Wakil Presiden yang Terungkap Setelah Pelantikan: Perspektif Hukum Tata Negara

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:27 WIB

Dokumen Pendidikan Gibran Disorot MK, Surokim Dorong Pemeriksaan Etik KPU di DKPP

Rabu, 7 Oktober 2026 - 22:48 WIB

Dari Sumenep Mengguncang Lombok, Tongtong Bawa Identitas Madura ke Parade MotoGP 2026

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:25 WIB

100 Kamar, 6 Tipe, Fasilitas Lengkap, Grand Miami Hotel Siap Manjakan Tamu di Malang

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:23 WIB

Rakerwil di Pesantren, BEM SI Kerakyatan Jatim Serukan Gerakan Bersama Rakyat

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:49 WIB

Investasi China Masuk Bangkalan, Akademisi Dorong Tenaga Kerja Lokal Jadi Prioritas

Berita Terbaru