SUMENEP, nusainsider.com — Pameran Pembangunan Madura Culture Festival (MCF) #4 2026 tidak hanya menjadi panggung untuk memperkenalkan kekayaan budaya dan potensi ekonomi Madura. Ajang tersebut juga dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten Sumenep untuk mendekatkan berbagai informasi pelayanan publik kepada masyarakat.
Hal itu terlihat dari kehadiran stan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Sumenep di Lapangan GOR A. Yani Pangligur, Sumenep.
Stan tersebut menjadi salah satu ruang informasi bagi masyarakat untuk mengenal lebih dekat berbagai layanan pemerintah, khususnya yang berkaitan dengan penanaman modal dan pelayanan perizinan.
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo turut melihat langsung keberadaan stan tersebut saat melakukan peninjauan Pameran Pembangunan MCF #4 2026.
Kedatangan Bupati Fauzi disambut langsung jajaran DPMPTSP yang berada di lokasi. Suasana penyambutan berlangsung hangat sebelum Bupati melihat berbagai materi dan informasi pelayanan yang ditampilkan.
Dalam kunjungannya, Bupati mencermati sejumlah program dan inovasi yang diperkenalkan DPMPTSP kepada masyarakat melalui Pameran Pembangunan.
Bupati juga berinteraksi dengan jajaran DPMPTSP untuk mendapatkan penjelasan mengenai berbagai informasi yang ditampilkan di dalam stan.
Kehadiran DPMPTSP dalam pameran tersebut menjadi momentum untuk memperkenalkan pelayanan pemerintah secara lebih terbuka kepada masyarakat.
Pengunjung tidak hanya dapat melihat informasi yang disiapkan, tetapi juga memiliki kesempatan untuk berkomunikasi langsung dengan petugas yang berada di stan.
Pendekatan tersebut membuat penyampaian informasi pelayanan publik menjadi lebih dekat dan interaktif. Masyarakat dapat memperoleh penjelasan secara langsung mengenai berbagai layanan yang berkaitan dengan investasi maupun perizinan.
Pameran Pembangunan MCF #4 2026 pun tidak sebatas menjadi ruang untuk menampilkan program dan capaian perangkat daerah.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi sarana komunikasi antara pemerintah dan masyarakat, terutama dalam memperkenalkan berbagai layanan yang telah dikembangkan untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat.
Melalui stan DPMPTSP, masyarakat dapat mengetahui lebih jauh mengenai pelayanan di bidang penanaman modal dan perizinan, termasuk berbagai inovasi yang dikembangkan Pemerintah Kabupaten Sumenep.
Informasi yang disampaikan secara langsung diharapkan dapat membantu masyarakat memahami layanan pemerintah sekaligus mengetahui akses pelayanan yang dapat dimanfaatkan sesuai kebutuhan.
Bagi DPMPTSP, keikutsertaan dalam Pameran Pembangunan juga menjadi bagian dari upaya memperluas jangkauan informasi pelayanan kepada masyarakat.
Suasana pameran yang terbuka memberikan ruang bagi masyarakat untuk datang, melihat informasi, bertanya, sekaligus berkomunikasi dengan petugas tanpa harus berada dalam situasi pelayanan formal.
Kunjungan Bupati Fauzi sendiri menjadi bagian dari agenda peninjauan sejumlah stan yang mengikuti Pameran Pembangunan MCF #4 2026.
Kegiatan tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari perangkat daerah, instansi vertikal, kecamatan, BUMN, BUMD, perguruan tinggi, pelaku usaha, UMKM hingga berbagai elemen lainnya.
Keterlibatan berbagai pihak membuat Pameran Pembangunan menjadi ruang yang mempertemukan beragam informasi mengenai pembangunan daerah, pelayanan publik, potensi ekonomi, produk lokal dan aktivitas masyarakat.
Di tengah suasana tersebut, stan DPMPTSP mengambil peran dengan menghadirkan informasi yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat dan dunia usaha.
Penyampaian informasi mengenai investasi dan perizinan secara lebih terbuka diharapkan dapat memperkuat pemahaman masyarakat terhadap pelayanan pemerintah daerah.
Selain itu, kehadiran petugas secara langsung memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk memperoleh informasi secara lebih jelas dan mudah dipahami.
Dengan demikian, Pameran Pembangunan MCF #4 2026 tidak hanya menjadi etalase program pemerintah, tetapi juga menjadi ruang interaksi yang mempertemukan pemerintah dengan masyarakat.
Melalui momentum tersebut, DPMPTSP Sumenep menunjukkan komitmennya untuk terus mendekatkan informasi pelayanan penanaman modal dan perizinan kepada masyarakat.
Kehadiran stan DPMPTSP sekaligus memperkuat pesan bahwa pelayanan publik perlu disampaikan secara terbuka, mudah diakses dan semakin dekat dengan masyarakat.
![]()
Penulis : Wafa
















