SUMENEP, nusainsider.com — Warga Desa Tamidung, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, dikejutkan dengan munculnya semburan gas dari sebuah sumur bor yang tengah dibuat warga, Senin (14/9/2026).
Kemunculan semburan gas tersebut sontak membuat warga sekitar gempar. Kondisi itu memunculkan kekhawatiran lantaran hingga kini belum diketahui secara pasti jenis maupun potensi bahaya dari gas yang keluar dari lokasi pengeboran.
Merespons kejadian tersebut, Koordinator Pemuda Garda Raya, Abd. Halim, mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dan Polresta Sumenep segera turun tangan untuk mengamankan lokasi.
Menurut Halim, langkah pengamanan harus dilakukan sesegera mungkin untuk mencegah warga mendekati titik semburan sebelum dilakukan pemeriksaan oleh tim ahli.
“Kami mendesak Pemkab dan Polresta Sumenep segera mengambil langkah nyata. Lokasi harus steril dan dipasang garis polisi tanpa tunda. Garis batas aman wajib diberlakukan secara ketat agar warga tidak mendekat,” tegas Halim.
Ia menilai keselamatan warga harus menjadi prioritas utama. Terlebih, belum ada kepastian mengenai kandungan gas yang muncul maupun tingkat risikonya terhadap masyarakat di sekitar lokasi.
Halim meminta aparat dan pemerintah tidak menunggu sampai terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. Pengamanan lokasi dinilai penting sembari menunggu tim yang memiliki kompetensi melakukan identifikasi dan memastikan karakteristik gas tersebut.
“Keselamatan warga harus diutamakan. Jangan sampai masyarakat justru berkerumun di sekitar lokasi karena penasaran,” ujarnya.
Selain meminta pemerintah dan kepolisian bergerak cepat, Halim juga mengimbau masyarakat Desa Tamidung dan sekitarnya tetap tenang.
Warga diminta tidak mendekati ataupun menjadikan lokasi semburan gas sebagai tontonan.
Menurutnya, menjaga jarak dari titik semburan merupakan langkah paling aman sebelum ada keterangan resmi dari pihak berwenang maupun hasil pemeriksaan tim ahli.
“Kami mengimbau warga tetap tenang dan tidak mendekati lokasi. Jangan menjadikan semburan tersebut sebagai tontonan. Utamakan keselamatan bersama sampai ada pemeriksaan dan kepastian dari pihak berwenang,” pungkasnya.
![]()
Penulis : Wafa
















