Rumit! APBD Sumenep Potensi Dikorupsi, Skandal CV Shovia Bratajaya Wajib Diselidiki

Kamis, 19 Oktober 2023 - 06:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, nusainsider.com Polemik tangkis laut yang ada didusun saebus Desa saur-saebus kecamatan Sapeken kabupaten Sumenep kembali menarik perhatian publik.

Pasalnya, proyek tangkis laut tersebut merupakan Bantuan Keuangan (BK) Desa yang di amanahkan dan bertanggung jawab mutlak kepala desa setempat, “Kata Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumenep, Dul Siam kepada media nusainsider.com Kamis 19 Oktober 2023.

Kalau kontraktual pasti di kerjakan CV, Jadi kalau BK Desa tidak pakai CV. Dan Yang saya tau, Pembangunan Tangkis laut yang nilainya 300Jt tersebut merupakan anggaran BK Desa, jadi tidak boleh mencantumkan nama CV kerena yang mengerjakan bukan CV tapi pemerintah desa.

Itu berita politis mas, karena Badar itu orang kepercayaan saya “jelasnya.

Baca Juga :  Sayang! APBD Sumenep Lemah Pengawasan, Proyek Tangkis Laut Jadi Sorotan

Sementara itu, PJ Kepala desa saur-saebus Marjuni justru terkejut dengan pernyataan tersebut. Jangankan dikerjakan desa, anggarannya saja saya tidak tahu.

“Saya Kades baru 8 (delapan) bulan, nanti saya cek ke lapangan tentang kebenarannya mas”, imbuhnya.

Bahkan, dia menyebut, dalam proses pengerjaan pembangunan proyek tangkis laut tersebut, pihaknya atas nama Kepala desa tidak dilibatkan.

Tidak benar itu mas, bukan desa yang mengerjakan, tapi CV” Tegasnya.

Baca Juga :  Proyek Tangkis Laut Sengaja di Mark Up, diduga Keuntungan Untuk Kepentingan Politik

Bendahara Desa saur saebus, Mahtum juga menyampaikan hal yang sama bahwa proyek tersebut milik badarrudin, pemilik CV Shovia Bratajaya.

Silahkan tanyakan sendiri ke yang punya proyek, dan konfirmasi sendiri ke Badar langsung, “Singkatnya.

Dikonfirmasi terpisah, badaruddin, pelaksana pembangunan Proyek tangkis laut desa saur saebus saat dikonfirmasi melalui telephone whatsappnya mengaku bahwa proyek tersebut memang Bantuan Keuangan kepada desa. Hanya saja di ambil alih dengan persetujuan kepala desa.

Namun, di pemberitaan sebelumnya, badaruddin mengatakan bahwa proyek tersebut milik CV Shovia Bratajaya. Tidak mencantumkan CV Pelaksana karena itu bukan kewajiban dan tidak harus di cantumkan, “Pungkasnya.

Bahkan, sebelumnya, dirinya juga membenarkan bahwa dalam pengerjaan proyek tangkis laut tersebut memang tidak ada keterlibatan pihak desa karena penentuan lokasi dan sebagainya sudah ditentukan saat pengajuan.

“Tidak ada keterlibatan desa mas, karena lokasinya sudah ditentukan di awal pengajuan”, imbuhnya.

Baca Juga :  Menarik! Proyek Tangkis Laut Saur-Saebus Tidak Melibatkan Desa. Begini Kata Kadis PUTR

Lebihlanjut, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) sumenep, Eri susanto menyampaikan bahwa alur kegiatan pekerjaan yang menjadi tanggung jawab OPD selalu masuk dalam sirup dan LPSE.

Dan sebenarnya kegiatan tersebut sudah jelas dipapan nama bahwa itu bantuan keuangan khusus daerah propinsi, kabupaten atau kota kepada Desa.

“Itu bantuan keuangan ke desa, yang mengerjakan desa”, singkatnya, selasa 16 Oktober 2023.

Sebagai informasi, pantauan media, badaruddin mengelola berbagai CV diantaranya CV Sumber Cahaya, CV Shovia Bratajaya, CV Pasir putih yang semuanya bergerak di bidang proyek konstruksi dan mayoritas dikerjakan di wilayah kepulauan, khususnya sapeken.

Namun yang menjadi persoalan dan melanggar aturan perundang-undangan serta hukum adalah catatan Kriminal dan korupsi anggaran yang harus dilakukan penyelidikan dan penyidikan dari pihak terkait.

Loading

Berita Terkait

Kepala Desa Pinggirpapas Dorong Partisipasi Masyarakat dalam Sensus Ekonomi 2026
Perjuangkan Hak Pendidikan untuk Semua, Ning Lia Dianugerahi Maklumat Partnership Awards 2026
Bungkam Soal Proyek PELRA dan Dugaan Intimidasi Pewarta, Kepala KSOP Kalianget Berpotensi Tersandung Masalah Hukum
Jambore Perhutanan Sosial 2026, Ning Lia Tegaskan Pentingnya Keseimbangan Ekologi dan Ekonomi
Semarak Soekarno Fun Run 2026, Abrari-Hosnan Dukung Sport Tourism dan Kreativitas Pemuda
Dari Tari Topeng hingga Hadrah Klasik, Panggung Budaya Sumenep Siap Memukau Penonton Nanti Malam
Dari Sawit hingga Emas Dapat Perhatian, Mengapa Tembakau Madura Terpinggirkan?
Soekarno Fun Run 2026 Jadi Panggung Sportivitas dan Nasionalisme, Peserta dari Berbagai Daerah Raih Juara

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 11:32 WIB

Kepala Desa Pinggirpapas Dorong Partisipasi Masyarakat dalam Sensus Ekonomi 2026

Senin, 15 Juni 2026 - 08:56 WIB

Perjuangkan Hak Pendidikan untuk Semua, Ning Lia Dianugerahi Maklumat Partnership Awards 2026

Minggu, 14 Juni 2026 - 19:43 WIB

Bungkam Soal Proyek PELRA dan Dugaan Intimidasi Pewarta, Kepala KSOP Kalianget Berpotensi Tersandung Masalah Hukum

Minggu, 14 Juni 2026 - 16:46 WIB

Jambore Perhutanan Sosial 2026, Ning Lia Tegaskan Pentingnya Keseimbangan Ekologi dan Ekonomi

Minggu, 14 Juni 2026 - 13:32 WIB

Semarak Soekarno Fun Run 2026, Abrari-Hosnan Dukung Sport Tourism dan Kreativitas Pemuda

Minggu, 14 Juni 2026 - 10:35 WIB

Dari Sawit hingga Emas Dapat Perhatian, Mengapa Tembakau Madura Terpinggirkan?

Minggu, 14 Juni 2026 - 08:54 WIB

Soekarno Fun Run 2026 Jadi Panggung Sportivitas dan Nasionalisme, Peserta dari Berbagai Daerah Raih Juara

Minggu, 14 Juni 2026 - 07:45 WIB

Ketahanan Pangan dari Desa, Polsek Batang-Batang Monitoring Green House Melon Pertiwi

Berita Terbaru