Buntut Kematian Adellia, Garda Raya Persembahkan Seribu Pocong Di Gedung Dinkes P2KB Sumenep

Jumat, 1 Desember 2023 - 18:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, nusainsider.com — Gerakan Pemuda Timur Daya (Garda Raya) kembali menggelar aksi kemanusiaan atas kematian Bayi baru lahir di Puskesmas Batang-batang usai diambil darahnya di bagian Tumit sebagai Program Skrining hipotiroit kongenital (SHK), Jumat 1 Desember 2023.

Aksi tahap kedua tersebut di gelar di Gedung Dinas Kesehatan pengendalian penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) sebagai bentuk kekecewaan Pemuda Timur daya atas Lemahnya pelayanan kesehatan dan tidak berpihaknya keadilan kepada Bayi Adellia Aziz Bella Negara yang diduga mendapatkan Malapraktik salahsatu Bidan di Puskesmas Batang-batang, “kata Abd Halim, Korlap Aksi Garda Raya disela-sela Orasinya.

Kehadiran aktivis Pemuda timur daya meminta Dinkes mengevaluasi dan meminta Kepala Puskesmas Batang-batang dan Bidan windu diberhentikan.

Apabila kasus ini belum menemukan titik penyelesaian maka kita pastikan aksi ini tidak akan pernah mundur menyuarakan keadilan dan kemanusiaan.

Adanya Malapraktik yang terjadi di Puskesmas Batang-batang perlu di evaluasi besar-besaran sehingga tidak ada korban lain yang menjadi target berikutnya, “Pungkasnya.

Baca Juga :  Innalillahi! Akibat Penyalahgunaan Wewenang, Bayi Baru Lahir meninggal Dunia di Puskesmas Batang-batang

Plt Kadinkes sumenep, Agustiono sulasno menyampaikan terimakasih atas aspirasi pemuda Garda raya di kantornya tersebut.

Urusan copot mencopot urusan gampang, tapi dengan catatan urusan Malapraktek, dasarnya yang mengatakan itu Hitam putih bidan windu Malpraktek apa?, “Kata Plt Kadinkes saat menemui massa aksi dari Garda Raya, Jumat 1 Desember 2023.

A Sattar pun langsung merespon pertanyaan Plt kadinkes kepada massa aksi, bahwa buktinya Hasil laboratorium pengambilan SHK tidak diserahkan ke keluarga korban bahkan ada bekas Lebam Hitam kebiruan di tumit bayi tersebut.

Kedatangan kami kesini bukan dalam rangka diskusi Pak akan tetapi meminta pertanggungjawaban, evaluasi dan pencopotan kepada Bidan yang telah membuat Adellia meninggal dunia 2 (dua) hari sesudah diambil darahnya, “Ungkapnya membuktikan pertanyaan Plt Kadinkes sumenep.

BERIKUT VIDEONYA, KLIK DISINI!

Apalagi yang masih ditunggu Dinkes terkait kasus yang nyata-nyata sudah menyebabkan nyawa Bayi umur 6 (enam) hari tersebut melayang. Bukti apalagi?

Baca Juga :  Rakyat Bukan Tumbal ; Aksi Aktivis Garda Raya Membawa Tuntutan atas Kematian Adelia

Pihaknya menegaskan bahwa Dinas Kesehatan kabupaten sumenep telah berusaha melindungi kesalahan yang sudah nyata-nyata terbukti sebagai ulah Puskesmas Batang-batang namun ber-alibi lain tentang undang-undang hingga prosedur pencopotan.

“Puskesmas melakukan praktik yang membahayakan nyawa seseorang, tanpa persetujuan dan tandatangan keluarga pasien. sementara rakyat ketika menuntut keadilan masih perlu laporan dan hitam putih. Keadilan macam apa ini, “Tutupnya.

Karena massa aksi belum menemukan jawaban dari point tuntutannya dan mendapat perlakuan kasar, akhirnya massa aksi membubarkan diri dengan kecewa.

Loading

Berita Terkait

Rider’s Parade MotoGP Jadi Panggung Promosi Budaya Sumenep Lewat Tongtong Angin Ribut
Dari Bawang Mentah Jadi Produk Rp200 Ribu, Disbudporapar Sumenep Dorong Santri Jadi Entrepreneur
Aksi Mahasiswa Sambut dan Tolak Panglima TNI di Sumenep Dikabarkan Batal, Aktivis: Tunggu Kepastian
Warga Langsar Krisis Air Sejak Juli, Pemkab Sumenep Gandeng BAZNAS dan TNI Gelontorkan 1,2Liter Air Bersih
Krisis Air di Desa Olor, Mahasiswa UTM Gelar Aksi Sosial Selama Tiga Hari
Promosi Wisata Sumenep Masuk Era Digital, Duta Wisata Diminta Lebih Kreatif
Milad ke-60, KOHATI Sumenep Gelar Simposium dan Launching Buku Isu Perlindungan Perempuan
HUT ke-81 TNI, Dandim Pamekasan Tegaskan Kemanunggalan dengan Rakyat

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Rider’s Parade MotoGP Jadi Panggung Promosi Budaya Sumenep Lewat Tongtong Angin Ribut

Selasa, 6 Oktober 2026 - 06:51 WIB

Dari Bawang Mentah Jadi Produk Rp200 Ribu, Disbudporapar Sumenep Dorong Santri Jadi Entrepreneur

Senin, 5 Oktober 2026 - 22:59 WIB

Aksi Mahasiswa Sambut dan Tolak Panglima TNI di Sumenep Dikabarkan Batal, Aktivis: Tunggu Kepastian

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:27 WIB

Warga Langsar Krisis Air Sejak Juli, Pemkab Sumenep Gandeng BAZNAS dan TNI Gelontorkan 1,2Liter Air Bersih

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Krisis Air di Desa Olor, Mahasiswa UTM Gelar Aksi Sosial Selama Tiga Hari

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:12 WIB

Milad ke-60, KOHATI Sumenep Gelar Simposium dan Launching Buku Isu Perlindungan Perempuan

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:35 WIB

HUT ke-81 TNI, Dandim Pamekasan Tegaskan Kemanunggalan dengan Rakyat

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:32 WIB

Kenang Jasa Pahlawan, Kodim 0827/Sumenep Gelar Ziarah Jelang HUT TNI ke-81

Berita Terbaru