Bulog Jamin Stok Beras Bulan Ramadhan Hingga Juni 2024 di Medan Aman

Selasa, 12 Maret 2024 - 22:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Ketersediaan Beras Bulog di Medan

Foto. Ketersediaan Beras Bulog di Medan

SUMATERA UTARA, nusainsider.com Perum Bulog jamin ketersediaan stok beras untuk kebutuhan masyarakat Kota Medan selama Bulan Ramadhan hingga bulan Juni 2024 aman dan terkendali.

Hal ini dinyatakan oleh Wakil Pemimpin Cabang Bulog Medan, Matius Sitepu saat ditemui di Kantor Perum Bulog Sub Divisi Regional Medan, Jalan Sisingamangaraja KM. 10,2 Medan, Selasa (12/03/2024) pagi.

Matius menjelaskan, pihaknya saat ini sediakan sebanyak 42.000 (empat puluh dua ribu) Ton beras SPHP (Stabilisasi Pasokan Harga Pangan).

“Untuk wilayah kerja kami khususnya di Kota Medan, beras tersedia sekitar 12.000 Ton. Ketersediaan beras tersebut akan bertambah dengan seiring importasi yang masuk sekitar 30.000 Ton. Stok ini persediaan kami untuk pangan 3 bulan ke depan,” ucap Matius.

Baca Juga :  Chainur Rasyid Sebut Pekerjaan Petani, Peluang Bisnis Modern Yang Menjanjikan

Beras tersebut, Matius mengatakan, sebagian besar di importasi dari luar negeri. Pengimportasian dilakukan sebagai upaya pemerintah dalam menghadapi kondisi El Nino yang terjadi pada tahun 2023 lalu yang mengakibatkan beberapa wilayah sentra produksi hasil produksi padinya menurun sehingga ketersediaan beras dalam negeri berkurang.

“Dengan kondisi tahun lalu, Pemerintah menugaskan Bulog untuk melakukan importasi terhadap beras luar negeri untuk menjaga kestabilan ketersediaan beras,” katanya.

Lebih lanjut, Matius membantah terkait adanya isu kelangkaan beras yang beredar ditengah masyarakat. Ia mangatakan stok beras pada kenyataannya cukup banyak untuk memenuhi pangan.

Menurutnya, pada awal tahun 2024 memang terjadi kenaikkan harga beras dengan menyentuh harga 17.000 per kilogram, namun saat ini harga tersebut telah menurun.

“Terakhir kami survei beras premium harganya sudah dikisaran 14.500 sampai 15.000 per kilogramnya. Kemudian untuk beras medium SPHP yang sudah kami gelontorkan di pasar harganya 11.500 per kilogram. Selain itu, untuk beras medium dari beberapa merek yang di produksi di Sumatera Utara sudah dikisaran harga 11.500 sampai 12.500 per kilogram,” ujar Matius.

Selain beras, Matius juga membeberkan, Bulog juga telah menyediakan beberapa bahan pokok seperti gula, tepung terigu dan beberapa minyak premium. Ia mengatakan beberapa komoditas tersebut cukup untuk ketersediaan selama Bulan Ramadhan.

Sementara itu, Kartini Mery Br Sitanggang pemilik toko Berkat Baru yang terletak di pasar tradisional MMTC Blok A 27, Percut Sei Tuan, penjual beras Bulog mengatakan saat ini stok beras masih cukup banyak untuk keperluan selama Bulan Ramadhan.

Baca Juga :  Hukum Bersenggama dan Mandi Junub dibulan Ramadhan, Bolehkah?

Wanita paruh baya tersebut mengaku dirinya mendapatkan banyak stok beras dari Perum Bulog.

“Stok beras Bulog perseminggu masuk 10 goni, tiap goni 50 kilogram. Kemudian harga juga sudah lebih menurun dari harga sebelumnya,” ucap Kartini.

Lebih lanjut, Kartini menambahkan, beras Bulog yang ia jual dengan harga 11.500 per kilogram banyak diminati oleh masyarakat, bahkan dengan jumlah 500 kilogram yang disalurkan oleh Perum Bulog ditokonya habis terjual dalam waktu tiga hari.

“Beras Bulog yang kita dapat sangat bagus dan enak dimakan, pembelinya juga banyak,” tutup Kartini.

Loading

Penulis : Rizky

Berita Terkait

Buntut Flyer Konferensi Pers, Disbudporapar dan FKPPI Sumenep Klarifikasi Polemik Penilaian Festival Musik Tong-Tong
JSI Sumenep Apresiasi Hadirnya Mujahid Lingkungan dalam berbagai Gelaran Event
Klaim PAN sebagai “Partai Anak Nahdliyin” Disorot, GP Ansor Singgung Nasib Pendamping Desa
OPINI : Angin Ribut yang Seolah Tak Berani Ribut
Malik Effendi Dukung Gagasan Bupati Sumenep: Kabupaten Kepulauan Sudah Saya Gagas Sejak di DPRD
Blunder! Disbudporapar dan FKPPI Didesak Klarifikasi kejanggalan pelaksanaan KEN 2026 di Sumenep
Sengit dan Meriah! Ini Daftar Juara Festival Musik Tong-Tong se-Madura 2026
Di Balik Gemuruh Festival Tongtong, Petugas DLH Sumenep Berjibaku Bersihkan Sampah hingga Pagi

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 19:43 WIB

Buntut Flyer Konferensi Pers, Disbudporapar dan FKPPI Sumenep Klarifikasi Polemik Penilaian Festival Musik Tong-Tong

Senin, 7 September 2026 - 06:27 WIB

JSI Sumenep Apresiasi Hadirnya Mujahid Lingkungan dalam berbagai Gelaran Event

Senin, 7 September 2026 - 05:33 WIB

Klaim PAN sebagai “Partai Anak Nahdliyin” Disorot, GP Ansor Singgung Nasib Pendamping Desa

Minggu, 6 September 2026 - 14:13 WIB

OPINI : Angin Ribut yang Seolah Tak Berani Ribut

Minggu, 6 September 2026 - 13:43 WIB

Malik Effendi Dukung Gagasan Bupati Sumenep: Kabupaten Kepulauan Sudah Saya Gagas Sejak di DPRD

Minggu, 6 September 2026 - 07:59 WIB

Sengit dan Meriah! Ini Daftar Juara Festival Musik Tong-Tong se-Madura 2026

Minggu, 6 September 2026 - 06:16 WIB

Di Balik Gemuruh Festival Tongtong, Petugas DLH Sumenep Berjibaku Bersihkan Sampah hingga Pagi

Sabtu, 5 September 2026 - 22:50 WIB

Gemuruh Tongtong Kembali Kuasai Sumenep, 27 Grup Se-Madura Tampil Spektakuler

Berita Terbaru

Foto. Grup Musik tong-tong Angin Ribut Tadi Malam, Sabtu 5 September 2026

Lifestyle

OPINI : Angin Ribut yang Seolah Tak Berani Ribut

Minggu, 6 Sep 2026 - 14:13 WIB