Bakesbangpol Sumenep Terima Bendera Pusaka Perayaan HUT RI ke-79 dari BPIP

Jumat, 9 Agustus 2024 - 11:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Drs Achmad Dzulkarnaen, M.Si saat menerima Bendera Pusaka dari BPIP.

Foto. Drs Achmad Dzulkarnaen, M.Si saat menerima Bendera Pusaka dari BPIP.

SUMENEP, nusainsider.com Dalam rangka kesiapan pelaksanaan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke 79, Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) menyerahkan duplikat Teks Proklamasi dan Bendera Pusaka kepada Bupati dan Walikota se Indonesia.

Mewakili Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten, Drs. Achmad Dzulkarnain menerima duplikat Teks Proklamasi dan Bendera Pusaka, yang digelar di Gedung Balai Samudra Kelapa Gading Jakarta Utara. Rabu (7/8/2024).

Dalam kesempatan tersebut, Achmad Dzulkarnain juga didampingi oleh perwakilan Paskibraka 2024 Ahmat Zaki, siswa SMA Negeri Bluto Sumenep serta satu alumni Paskibraka tahun 2023.

Sekretaris Utama (Sestama) BPIP, Tonny Agung Arifianto, meminta pada bupati dan wali kota agar menjaga duplikat Bendera Pusaka tersebut. Bendera ini adalah lambang negara, bendera ini adalah dan jati diri bangsa terus kita jaga betul demi itu keutuhan bangsa dan negara Republik Indonesia.

Baca Juga :  Selamatkan Dunia Pendidikan Dari Ancaman Cyber, KKN STKIP PGRI Sumenep Gelar Seminar Literasi Digital

“Duplikat Bendera Pusaka ini sudah lebih dari 55 tahun dikibarkan saat Upacara Kemerdekaan baik pemerintah pusat, provinsi, kabupaten dan kota. Duplikat Bendera Pusaka ini digunakan semenjak Bendera Pusaka yang asli tidak layak dikibarkan,” ujar Tonny.

Tonny menjelaskan, jika sebelum jangka waktu 10 tahun bendera pusaka rusak atau tidak layak dikibarkan pemerintah pusat pemerintah daerah perwakilan Republik Indonesia di luar negeri dan atau lembaga lainnya dapat mengajukan permohonan penggantian memberikan bendera pusaka secara tertulis kepada BPIP.

“Pada kegiatan hari ini, Bendera Pusaka duplikat tersebut diserahkan kepada 205 Kabupaten dan Kota se-Indonesia,” jelas Sekretaris Utama (Sestama) BPIP, Tonny Agung Arifianto

Sementara itu, Kepala Bakesbangpol Sumenep Drs. Achmad Dzulkarnain mengatakan, prosesi penyerahan duplikat bendera pusaka dilakukan dua sesi dari tanggal 6-7 Agustus oleh BPIP kepada seluruh Kepala Daerah Gubernur dan Bupati se-Indonesia sebagai bentuk kesiapan dan dimulainya pelaksanaan peringatan HUT ke-79 Kemerdekaan RI tahun 2024.

“Kemarin itu bapak Bupati juga menerima duplikat teks Proklamasi 1945. Dan kita nyatakan siap untuk merayakan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-79 tahun 2024 nanti, dimana tahun ini temanya Nusantara Baru Indonesia Maju,” katanya, Jumat (9/8/2024).

Pada pelaksanaan perayaan HUT ke-79 Kemerdekaan RI tahun 2024 ini, Bakesbangpol mengajak seluruh masyarakat untuk merayakannya dengan penuh semangat kemerdekaan dan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila dan kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Baca Juga :  Kadisbudporapar Sumenep Optimis Target PAD 2024 Terlampaui, Ini Strategi Yang di Terapkan

“Sebagai bangsa yang besar, kita semua harus bangga dan tetap semangat dalam merayakan peringatan Kemerdekaan RI dengan cara terus mengibarkan bendera merah putih di rumah masing-masing. Dan ini adalah wujud penghargaan kita kepada para penduhulu yang sudah berjuang merebut kemerdekaan dari para penjajah,” ungkapnya, dikutip dari limadetik.com

Selain itu tambah Dzoel sapaan akrab Kepala Balesbangpol Sumenep, pihaknya juga mengajak kepada seluruh masyarakat untuk terus meningkatkan kesadaran dalam berbangsa dan bernegara, untuk terus hidup rukun dan berdampingan dengan penuh kasih sayang sesama anak bangsa.

“Kerukunan dalam bermasyarakat itu adalah bagian dari cara kita merawat Kemerdekaan Bangsa Indonesia. Dan kita tidak lagi harus mengangkat senjata untuk berperang, tapi bagaimana kita terus menciptakan kedamaian dalam bertetangga dan bermasyarkat rukun satu sama lainnya,” pungkasnya.

Loading

Penulis : Mif

Berita Terkait

Generasi Digital Harus Melek Hukum, Kejari Sumenep Ingatkan Risiko Jejak Digital
Koteka Masuk Disertasi, IBS PKMKK Tunjukkan Keberanian Intelektual
Kolaborasi Desa dan Migas, Melon The Blues Tumbuh Subur di Alas Malang
Dugaan Hoaks Proyek Pertanian 1M, DKPP Sumenep Terancam Jerat Hukum
Dari Sumenep, APJII Jatim Dorong Pemerataan Akses Internet di Madura
Aktivitas DLH Sumenep Ganggu Lalu Lintas, Pengendara Terjebak Tanpa Arahan
Tak Ditindak, Parkir Sembarangan di Pusat Kota Sumenep Ganggu Fungsi Jalan
Dekatkan Polisi dengan Rakyat, Curhat Kamtibmas Kapolres Sumenep Disambut Hangat Warga

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 20:23 WIB

Generasi Digital Harus Melek Hukum, Kejari Sumenep Ingatkan Risiko Jejak Digital

Rabu, 29 April 2026 - 14:33 WIB

Koteka Masuk Disertasi, IBS PKMKK Tunjukkan Keberanian Intelektual

Rabu, 29 April 2026 - 14:28 WIB

Kolaborasi Desa dan Migas, Melon The Blues Tumbuh Subur di Alas Malang

Selasa, 28 April 2026 - 16:53 WIB

Dugaan Hoaks Proyek Pertanian 1M, DKPP Sumenep Terancam Jerat Hukum

Selasa, 28 April 2026 - 14:39 WIB

Dari Sumenep, APJII Jatim Dorong Pemerataan Akses Internet di Madura

Senin, 27 April 2026 - 13:34 WIB

Tak Ditindak, Parkir Sembarangan di Pusat Kota Sumenep Ganggu Fungsi Jalan

Senin, 27 April 2026 - 12:52 WIB

Dekatkan Polisi dengan Rakyat, Curhat Kamtibmas Kapolres Sumenep Disambut Hangat Warga

Senin, 27 April 2026 - 06:36 WIB

Duka di Balik Urusan Dana BOSP, Dua Ibu Diduga Jadi Korban Sistem Administrasi Rumit

Berita Terbaru