HSN 2024, Achmad Fauzi Wongsojudo Dinobatkan Sebagai Panglima Santri Millenial Sumenep

Minggu, 20 Oktober 2024 - 23:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Penobatan Achmad Fauzi Wongsojudo sebagai Panglima Santri pada Acara HSN 2024.

Foto. Penobatan Achmad Fauzi Wongsojudo sebagai Panglima Santri pada Acara HSN 2024.

SUMENEP, nusainsider.com Ribuan santri millenial se-kabupaten Sumenep gelar Istighasah Peringatan Hari Santri Nasional 2024 di Islamic Center Sumenep, Jawa Timur, Minggu 20 Oktober 2024.

Febrianto Ketua Santri Milenial Sumenep menyampaikan apresiasi kepada para santri yang hadir, dan mengingatkan pentingnya peran santri dalam membangun bangsa.

“Hari ini kita berkumpul untuk merayakan peran penting santri dalam pembangunan negeri ini. Santri bukan hanya belajar ilmu agama, tetapi juga moralitas dan pengetahuan umum. Mereka adalah pilar penting dalam menjaga nilai-nilai moral di masyarakat,” katanya, Minggu (20/10/2024). 

Santri adalah sosok yang luar biasa. Mereka berkomitmen untuk belajar ilmu agama, moralitas, dan juga ilmu pengetahuan umum. Mereka adalah pilar penting dalam mempertahankan nilai-nilai moral dan keagamaan dalam masyarakat.

Baca Juga :  Melalui Sinergi Masyarakat dan Pemerintah, Achmad Fauzi Berhasil Membangun Sumenep Hebat

Melalui peran jihad santri, kita dapat mencapai berbagai tujuan mulia. Seperti santri mempersiapkan diri untuk menjadi generasi yang unggul dalam pengetahuan, moralitas, dan kepemimpinan.

Febrianto sapaan akrabnya menekankan, bahwa santri milenial harus siap menghadapi masa depan dengan pengetahuan, moralitas, dan kepemimpinan yang kuat. Ia juga menyampaikan pesan terkait Pilkada 2024.

Dalam menghadapi momentum pilkada 2024 mendatang ini, No 1, tetap menjaga kerukunan, dan soal pilihan kita tetap nomer 2,”Imbuhnya.

Foto. Istighasah dan Deklarasi Ribuan Santri pada Peringatan Hari santri Nasional 2024.

Sementara itu, Achmad Fauzi Wongsojudo yang diundang sebagai pembicara, menyampaikan apresiasi atas peran besar santri dalam sejarah bangsa.

“Santri sangat berperan dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia. Sekarang, tugas santri adalah memberikan kontribusi besar untuk kemajuan bangsa, terutama di Sumenep. Tahun 2045, kita akan menghadapi bonus demografi, ini adalah kesempatan bagi santri untuk menyongsong Indonesia Emas,” tambahnya.

Ia juga sempat mengadakan sesi tanya jawab berhadiah, yang disambut antusias oleh para santri. Tiga santri dan dua santriwati berhasil menjawab pertanyaan yang diajukan.

Baca Juga :  Tokoh Masyarakat Kecamatan Batang-batang Do'akan Pasangan Fauzi - Imam Kembali Memimpin Sumenep Periode Kedua

Menariknya, pada kesempatan ini, Achmad Fauzi juga dinobatkan sebagai Panglima Santri Milenial Sumenep. Penghargaan tersebut diberikan karena kontribusinya yang besar terhadap santri, meskipun dirinya bukan dari kalangan santri.

“Pak Fauzi sangat peduli kepada santri. Beasiswa santri dan insentif untuk 6.000 guru ngaji di Sumenep adalah bukti nyata dari kepedulian beliau,” ungkap Febrianto.

Menanggapi penobatan tersebut, Achmad Fauzi menyampaikan rasa terima kasihnya kepada santri milenial Sumenep, sekaligus menjadi tanggung jawab yang besar baginya.

“Tetapi jika santri sudah mempercayai saya, maka saya akan menjawab kepercayaan itu. InsyaAllah, jika terpilih kembali, saya akan lebih meningkatkan program yang bersentuhan langsung dengan santri,” pungkasnya.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Diduga Hendak Sentuh Penumpang Perempuan, Oknum Petugas Pelabuhan Kalianget Dipersoalkan
Luka Dunia Pers Belum Sembuh, SMSI Sumenep Pilih Boikot Agenda Kapolresta
Ketua DPRD Sumenep Singgung Kedisiplinan Sekda Baru, Agus Dwi Syahputra Beri Tanggapan Tenang
Kontroversi Pelarangan Liputan, Ratusan Massa Siap Kepung Mapolresta Sumenep
Taretan Sumenep, Inovasi Baru Disdik Sumenep Bangun Kolaborasi Kampus dan Sekolah Hadapi Defisit Guru
PBB-P2 Jadi Instrumen Penguatan PAD, Bapenda Sumenep Gelar Sosialisasi di Giligenting
Madrasah Aliyah di Pamekasan Perkuat Tata Kelola dan Pembelajaran Lewat Rakor KKMA 02
Ucapan Hotman Paris kepada Jurnalis Berbuntut Panjang, PWI Pamekasan Minta Proses Hukum Tetap Berjalan

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 08:59 WIB

Diduga Hendak Sentuh Penumpang Perempuan, Oknum Petugas Pelabuhan Kalianget Dipersoalkan

Kamis, 23 Juli 2026 - 08:42 WIB

Luka Dunia Pers Belum Sembuh, SMSI Sumenep Pilih Boikot Agenda Kapolresta

Kamis, 23 Juli 2026 - 08:39 WIB

Ketua DPRD Sumenep Singgung Kedisiplinan Sekda Baru, Agus Dwi Syahputra Beri Tanggapan Tenang

Kamis, 23 Juli 2026 - 06:39 WIB

Kontroversi Pelarangan Liputan, Ratusan Massa Siap Kepung Mapolresta Sumenep

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:59 WIB

Taretan Sumenep, Inovasi Baru Disdik Sumenep Bangun Kolaborasi Kampus dan Sekolah Hadapi Defisit Guru

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:24 WIB

Madrasah Aliyah di Pamekasan Perkuat Tata Kelola dan Pembelajaran Lewat Rakor KKMA 02

Selasa, 21 Juli 2026 - 10:42 WIB

Ucapan Hotman Paris kepada Jurnalis Berbuntut Panjang, PWI Pamekasan Minta Proses Hukum Tetap Berjalan

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:34 WIB

Kolaborasi UNESA dan Disdik Sumenep Perkuat Pembelajaran Berbasis Budaya Keris dan Literasi Ekologi

Berita Terbaru