Diduga Alami Kekerasan Seksual, Anak Pj Gubernur Pegunungan Tewas Dikamar Kos

Sabtu, 20 Mei 2023 - 00:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar.

Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar.

SEMARANG, Nusainsider.com — Putri Penjabat (Pj) Gubernur Papua Pegunungan Nikolaus Kondomo tewas di rumah kos kawasan Jalan Pawiyatan Luhur Bendan Ngisor, Semarang, Jawa Tengah (Jateng). Polisi menyelidiki kasus tersebut.

Informasi di lapangan, korban bernama ABK (16) awalnya ditemukan kritis di rumah kos itu. Korban sempat dibawa ke rumah sakit (RS) dalam kondisi kejang dan tidak wajar pada Kamis (18/5/2023) malam, namun sekitar 15 menit kemudian korban dinyatakan meninggal dunia.

Polrestabes Semarang menyebut ABK (16) diduga mengalami kekerasan seksual sebelum tewas. “Dugaan ada kekerasan seksual,” ungkap Kapolrestabes Semarang Kombes Pol. Irwan Anwar di RSUP dr. Kariadi Semarang, Jumat (19/5/2023) malam.

Baca Juga :  Lia Istifhama Buka Bersama Dan Dialog dengan Ketua DPD RI Aa Lanyalla

Hasil itu berdasarkan pemeriksaan visum luar yang sudah dilakukan terhadap jenazah korban. Sejak Jumat sore sendiri, jenazah dilakukan otopsi di RSUP dr. Kariadi Semarang untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban.

Kombes Irwan mengemukakan, hasil pemeriksaan sementara ABK mengalami mati lemas. Dari pemeriksaan sementara, korban diduga telah disetubuhi sebab ada tanda-tanda persetubuhan dalam diri korban. Korban juga diduga mengalami tindak kekerasan sebelum tewas.

“Pemeriksaan forensik sudah dilakukan, namun butuh pemeriksaan lanjutan terkait mikrobiologi, patologi dan toksikologi. Jadi tiga item itu kami masih tunggu waktu dari tim kedokteran untuk memberikan kesimpulan,” lanjutnya.

Baca Juga :  H. Khairul Umam PT Bawang Mas Bawa Nama Madura Raih Penghargaan Bergengsi dari CNN Indonesia

Informasinya, korban tewas pada Kamis 18 Mei 2023 sekira pukul 10.00 WIB dia dijemput teman prianya berinisial AN (22) warga Penggaron Kidul, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang. Korban dijemput dan dibawa ke tempat kosnya di Kos Venus, Jl. Pawiyatan Luhur Kota Semarang.

Di kamar kos itu diduga terjadi pesta miras. Sekira pukul 15.00 WIB, korban mengalami kejang-kejang dan dilarikan ke RS. Elisabeth Semarang ke Instalasi Gawat Darurat (IGD). Pukul 16.15 WIB, korban dinyatakan meninggal dunia. AN yang sempat mengantarkan ABK langsung meninggalkan rumah sakit begitu selesai mengantar.

Baca Juga :  Denpom XIII/1 Manado Melaksanakan Giat Operasi Razia Ops Gaktib TNI AD Di Sparta Tikala

Malam harinya, sekira pukul 21.00 WIB, piket Satuan Reskrim dan Inafis (Unit Identifikasi) Polrestabes Semarang menerima telepon dari dokter jaga RS. Elisabeth Semarang bernama dr. Mario. Dia menginformasikan adanya seorang pasien perempuan meninggal dunia dalam keadaan tidak wajar.

Saat dibawa ke RS. Elisabeth, korban diketahui mengenakan celana jeans dan mengenakan sweater warna pink. Namun, kondisi bra terbuka. AN sendiri sudah diamankan petugas Sat Reskrim Polrestabes Semarang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Loading

Berita Terkait

Dulu Mengkritik, Kini Berada di Dalam: Ketika Idealisme Diuji Kekuasaan
Ning Lia Dikerumuni Santri Al-Fatimah, Suasana Harlah ke-20 Mendadak Gayeng
Abrasi Mengancam, SKK Migas-PHE ONWJ Gandeng Warga Pulihkan Pesisir Pasir Putih
Suahasil Nazara Resmi Jadi Menkeu, Komisi XI Titip Pesan soal APBN
Hadapi Gejolak Global, Said Abdullah Minta Menkeu dan Gubernur BI Rumuskan Kebijakan Inti
TAMASYA hingga GENTING Berbuah Prestasi, Sumenep Raih 4 Penghargaan Nasional Sekaligus
Retaknya Komando Birokrasi? Publik Pertanyakan Kepemimpinan Sekda Sumenep
Polresta Sumenep: Pangkat Naik, Pintu Informasi Turun

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 20:22 WIB

Dulu Mengkritik, Kini Berada di Dalam: Ketika Idealisme Diuji Kekuasaan

Kamis, 17 September 2026 - 10:35 WIB

Ning Lia Dikerumuni Santri Al-Fatimah, Suasana Harlah ke-20 Mendadak Gayeng

Rabu, 16 September 2026 - 10:02 WIB

Abrasi Mengancam, SKK Migas-PHE ONWJ Gandeng Warga Pulihkan Pesisir Pasir Putih

Senin, 14 September 2026 - 16:27 WIB

Suahasil Nazara Resmi Jadi Menkeu, Komisi XI Titip Pesan soal APBN

Rabu, 19 Agustus 2026 - 05:46 WIB

Hadapi Gejolak Global, Said Abdullah Minta Menkeu dan Gubernur BI Rumuskan Kebijakan Inti

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 10:04 WIB

TAMASYA hingga GENTING Berbuah Prestasi, Sumenep Raih 4 Penghargaan Nasional Sekaligus

Senin, 20 Juli 2026 - 12:57 WIB

Retaknya Komando Birokrasi? Publik Pertanyakan Kepemimpinan Sekda Sumenep

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:49 WIB

Polresta Sumenep: Pangkat Naik, Pintu Informasi Turun

Berita Terbaru