SUMENEP, nusainsider.com — Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengunjungi Stand Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Sumenep pada Senin malam, 1 September 2025 pukul 20.46 WIB. Kehadirannya disambut hangat oleh jajaran BKAD.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala BKAD Sumenep, R Titik Suryati, menjelaskan bahwa pihaknya berupaya menghadirkan layanan inovatif sekaligus edukatif bagi masyarakat melalui berbagai kegiatan menarik yang dikemas di stand pameran.

“BKAD tidak hanya berfokus pada pengelolaan keuangan dan aset daerah, tetapi juga ingin lebih dekat dengan masyarakat melalui edukasi kreatif, interaktif, dan menyenangkan,” ujarnya usai kunjungan Bupati Sumenep.
Stand BKAD dalam rangkaian Madura Culture Festival #3 tahun ini mengusung tema “Menyalakan Inovasi, Melayani Tanpa Batas”.
Tema tersebut diwujudkan dalam beragam program interaktif yang dirancang untuk menghibur sekaligus memberi manfaat bagi pengunjung.
Berbagai aktivitas pun disiapkan, mulai dari photo booth gratis agar masyarakat bisa langsung eksis di media sosial, hingga mini workshop yang mengangkat literasi budaya Madura dengan sentuhan sinergi bersama generasi milenial.
Tidak hanya itu, BKAD juga menghadirkan Klinik Keuangan yang memberikan layanan konsultasi terkait pengelolaan keuangan dan aset daerah. Masyarakat bisa berkonsultasi langsung dengan tim ahli mengenai tata kelola keuangan yang baik dan transparan.
Menambah semarak suasana, tersedia pula quiz interaktif dengan hadiah doorprize menarik bagi para pengunjung beruntung.
Konsep ini diharapkan dapat membangun antusiasme sekaligus menambah pemahaman masyarakat tentang peran BKAD dalam mendukung pembangunan daerah.
Bupati Achmad Fauzi menyampaikan apresiasinya atas inovasi yang ditunjukkan BKAD Sumenep. Menurutnya, pendekatan kreatif tersebut bukan hanya sekadar hiburan, melainkan sarana efektif untuk meningkatkan literasi keuangan masyarakat.
“Pendekatan seperti ini dapat memperkuat peran pemerintah daerah dalam menghadirkan pelayanan yang transparan, edukatif, sekaligus mendekatkan diri kepada masyarakat,” ungkapnya.
Ia menambahkan, kehadiran stand BKAD dengan nuansa interaktif ini menjadi bukti bahwa pemerintah daerah semakin terbuka dan adaptif terhadap perubahan, khususnya dalam mengedepankan pelayanan publik yang lebih modern dan partisipatif.
![]()
Penulis : Wafa

















