Cegah KLB Campak, Menkes dan Bupati Sumenep Pastikan Ribuan Anak Sudah Divaksin

Kamis, 28 Agustus 2025 - 10:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Bupati Sumenep, Dr H Achmad Fauzi Wongsojudo, SH.,MH saat menemani kunjungan Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin.

Foto. Bupati Sumenep, Dr H Achmad Fauzi Wongsojudo, SH.,MH saat menemani kunjungan Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin.

SUMENEP, nusainsider.com Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin turun langsung ke Kabupaten Sumenep pada Kamis (28/08/2025) pagi. Kunjungan ini untuk memastikan pelaksanaan imunisasi massal campak berjalan sesuai target dan tepat sasaran.

Menkes Budi menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Sumenep, khususnya Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo, yang dinilai cepat dan responsif dalam menangani Kejadian Luar Biasa (KLB) campak dengan menggelar imunisasi massal di seluruh wilayah kabupaten.

“Pelaksanaan imunisasi massal secara serentak merupakan langkah konkret yang patut didukung bersama. Ini penting guna melindungi anak-anak dari bahaya campak,” ungkapnya.

Dalam kunjungannya, Menkes Budi meninjau langsung pelaksanaan Outbreak Response Immunization (ORI) di TK Islam Integral Qurrota A’yun Desa Marengan Daya, Kecamatan Kota.

Baca Juga :  Hangatkan Ramadan, Ribuan Tukang Becak Terima Zakat Mal dari DPC PDI Perjuangan Sumenep

Ia juga berdialog dengan tenaga kesehatan serta orang tua murid mengenai pentingnya imunisasi.

Menurutnya, imunisasi merupakan upaya efektif untuk mencegah penyakit campak sekaligus menyelamatkan nyawa anak-anak.

“Kami ingin memastikan seluruh anak mendapatkan perlindungan melalui imunisasi yang tepat,” tegasnya.

Menkes Budi juga mengajak seluruh elemen, termasuk media, berperan aktif memberikan edukasi kepada masyarakat.

Baca Juga :  Gerakan ABA Menguat, Akis Jasuli Dinilai Tak Layak Pimpin NasDem Sumenep

Ia menekankan pentingnya imunisasi dalam menjaga daya tahan tubuh anak dan mencegah penyebaran penyakit campak secara meluas.

“Melalui imunisasi, anak-anak dapat tumbuh sehat dan terlindungi. Karena itu, jangan sampai masyarakat terpengaruh informasi palsu atau hoaks terkait vaksinasi,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo yang akrab disapa Cak Fauzi, mendampingi Menkes Budi dalam kunjungan tersebut.

Baca Juga :  Tegaskan Komitmen Pembangunan Berkelanjutan, Bappeda Sumenep Bahas Ranwal RPJMD Bersama Bappeda Jatim

Ia berharap seluruh instansi pemerintah, tenaga kesehatan, tokoh masyarakat, hingga warga bisa bergotong royong menyukseskan program imunisasi massal.

“Ini ikhtiar bersama untuk menciptakan masyarakat Sumenep yang sehat dan sejahtera. Imunisasi diberikan secara gratis di seluruh fasilitas kesehatan, termasuk Puskesmas, Posyandu, hingga sekolah-sekolah,” terang Cak Fauzi.

Berdasarkan data, pelaksanaan ORI di Kabupaten Sumenep berlangsung selama dua minggu sejak 25 Agustus 2025. Hingga kini, sebanyak 16.242 anak tercatat telah menerima vaksin campak.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Generasi Digital Harus Melek Hukum, Kejari Sumenep Ingatkan Risiko Jejak Digital
Koteka Masuk Disertasi, IBS PKMKK Tunjukkan Keberanian Intelektual
Kolaborasi Desa dan Migas, Melon The Blues Tumbuh Subur di Alas Malang
Dugaan Hoaks Proyek Pertanian 1M, DKPP Sumenep Terancam Jerat Hukum
Dari Sumenep, APJII Jatim Dorong Pemerataan Akses Internet di Madura
Aktivitas DLH Sumenep Ganggu Lalu Lintas, Pengendara Terjebak Tanpa Arahan
Tak Ditindak, Parkir Sembarangan di Pusat Kota Sumenep Ganggu Fungsi Jalan
Dekatkan Polisi dengan Rakyat, Curhat Kamtibmas Kapolres Sumenep Disambut Hangat Warga

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 20:23 WIB

Generasi Digital Harus Melek Hukum, Kejari Sumenep Ingatkan Risiko Jejak Digital

Rabu, 29 April 2026 - 14:33 WIB

Koteka Masuk Disertasi, IBS PKMKK Tunjukkan Keberanian Intelektual

Rabu, 29 April 2026 - 14:28 WIB

Kolaborasi Desa dan Migas, Melon The Blues Tumbuh Subur di Alas Malang

Selasa, 28 April 2026 - 16:53 WIB

Dugaan Hoaks Proyek Pertanian 1M, DKPP Sumenep Terancam Jerat Hukum

Selasa, 28 April 2026 - 14:39 WIB

Dari Sumenep, APJII Jatim Dorong Pemerataan Akses Internet di Madura

Senin, 27 April 2026 - 13:34 WIB

Tak Ditindak, Parkir Sembarangan di Pusat Kota Sumenep Ganggu Fungsi Jalan

Senin, 27 April 2026 - 12:52 WIB

Dekatkan Polisi dengan Rakyat, Curhat Kamtibmas Kapolres Sumenep Disambut Hangat Warga

Senin, 27 April 2026 - 06:36 WIB

Duka di Balik Urusan Dana BOSP, Dua Ibu Diduga Jadi Korban Sistem Administrasi Rumit

Berita Terbaru