Darurat Pil Koplo! Lia Istifhama Dorong Ruang Positif untuk Remaja Lewat Karnaval

Selasa, 16 September 2025 - 19:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Anggota DPD/MPR RI Dr Lia Istifhama, S.Sos.i.,M.E.I Jilbab Merah (Kiri), Wagub Jatim, Emil Dardak Batik Biru Kombinasi Hitam (Kanan) dalam sebuah Acara di Jatim

Foto. Anggota DPD/MPR RI Dr Lia Istifhama, S.Sos.i.,M.E.I Jilbab Merah (Kiri), Wagub Jatim, Emil Dardak Batik Biru Kombinasi Hitam (Kanan) dalam sebuah Acara di Jatim

JATIM, nusainsider.comSenator DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama, menyoroti dua fenomena sosial yang kini menjadi perhatian publik.

Pertama, persoalan perizinan karnaval desa yang kerap dipersulit aparat, dan kedua, maraknya penyalahgunaan pil koplo serta narkoba di kalangan remaja.

Politisi yang akrab disapa Ning Lia itu menegaskan, karnaval desa adalah bentuk hiburan rakyat yang seharusnya difasilitasi, bukan dihambat oleh birokrasi.

“Sound itu hiburan rakyat. Jangan dipersulit izinnya, karena justru bisa menjadi wadah positif agar anak muda menyalurkan energi mereka di jalan yang benar, bukan terjerumus ke narkoba,” tegasnya, Selasa (16/9/2025).

Pernyataan tersebut sekaligus mencerminkan kegelisahan Ning Lia terhadap fenomena pil koplo yang kini semakin merambah generasi muda.

Baca Juga :  Blak-blakan, Anggota DPD RI Lia Istifhama Kritisi Rencana Kemenkop UKM Perihal Jam Operasional Warung Madura

Ia menilai kondisi ini sudah masuk level darurat yang mengancam masa depan bangsa.

Kekhawatiran Ning Lia bukan tanpa dasar. Beberapa waktu lalu, demonstrasi yang berujung ricuh di Surabaya terbukti melibatkan sejumlah remaja yang berada di bawah pengaruh pil koplo.

Obat keras tersebut digunakan untuk meningkatkan keberanian dan menghilangkan rasa takut, namun justru memicu tindakan brutal yang tak terkendali.

“Apa yang terjadi di Surabaya itu hanya puncak gunung es dari krisis sosial yang jauh lebih besar. Ini bukan sekadar kenakalan remaja, tapi ancaman nyata bagi masa depan bangsa,” tegas Ning Lia, yang juga dinobatkan sebagai politisi terpopuler Jawa Timur versi ARCI.

Ia menjelaskan, banyak remaja yang terjerumus narkoba sejatinya adalah korban dari berbagai faktor. Antara lain kurangnya pengawasan keluarga, minimnya ruang kegiatan positif, serta masifnya peredaran obat-obatan ilegal di tengah masyarakat.

Baca Juga :  Respon Keluhan Masyarakat, HKI Zona 2 Perbaiki Jalan Protokol Wampu Sepanjang 7 KM

Untuk itu, Ning Lia menegaskan penegakan hukum terhadap bandar dan pengedar narkoba harus diperketat. Namun ia mengingatkan, langkah represif saja tidak cukup untuk menghentikan peredaran narkoba.

“Penjara tidak akan cukup jika kita tidak memutus mata rantainya dari hulu. Keluarga harus jadi benteng pertama. Komunikasi antara orang tua dan anak harus dibuka,” ujarnya.

Selain peran keluarga, Ning Lia juga mendorong sekolah-sekolah untuk mengintegrasikan pendidikan bahaya narkoba secara nyata dan relevan, bukan sekadar formalitas.

Baca Juga :  Ning Lia Dorong Pembentukan Sub-SPPG Daerah, Jamin Kualitas Program Makan Bergizi Gratis

Ia menilai pemerintah bersama masyarakat perlu menciptakan lebih banyak ruang kegiatan kreatif, termasuk karnaval dengan sound horeg, agar remaja punya wadah menyalurkan energi positif.

“Menyelamatkan generasi muda dari pil koplo bukan tugas satu pihak, tapi panggilan tanggung jawab kita bersama. Jangan sampai lebih banyak lagi anak-anak kita yang hilang kesadaran di jalanan. Dari keprihatinan ini, mari bergerak bersama untuk aksi nyata,” pungkasnya.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Dikukuhkan Periode 2026-2029, JSI Sumenep Tegaskan Komitmen Bergerak di Bidang Sosial
Sosialisasi Empat Pilar, Ning Lia Tekankan Peran Anak Muda Kawal Keadilan
Dari Borobudur, Fauka Noor Farid Tegaskan Arah Baru Lindu Aji: Budaya, Sosial dan Ekonomi Kerakyatan
Lia Istifhama Dorong RUU Pertanahan Jadi Benteng Warga Hadapi Sengketa dan Mafia Tanah
Gegara Investasi Dapur MBG, Warga Sumenep Laporkan Istri DPR RI ke Polisi
Ning Lia Apresiasi Haji dan Umrah Fest 2026 Gresik, Dorong Pelayanan Jemaah Makin Prima
Suahasil Nazara Resmi Jadi Menkeu, Komisi XI Titip Pesan soal APBN
Perkuat Iman dan Kebersamaan, Bappeda Sumenep Gelar Maulid Nabi dan Santuni Anak Yatim

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 15:26 WIB

Dikukuhkan Periode 2026-2029, JSI Sumenep Tegaskan Komitmen Bergerak di Bidang Sosial

Selasa, 15 September 2026 - 12:46 WIB

Sosialisasi Empat Pilar, Ning Lia Tekankan Peran Anak Muda Kawal Keadilan

Selasa, 15 September 2026 - 11:20 WIB

Dari Borobudur, Fauka Noor Farid Tegaskan Arah Baru Lindu Aji: Budaya, Sosial dan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 15 September 2026 - 10:22 WIB

Lia Istifhama Dorong RUU Pertanahan Jadi Benteng Warga Hadapi Sengketa dan Mafia Tanah

Selasa, 15 September 2026 - 08:45 WIB

Gegara Investasi Dapur MBG, Warga Sumenep Laporkan Istri DPR RI ke Polisi

Senin, 14 September 2026 - 16:27 WIB

Suahasil Nazara Resmi Jadi Menkeu, Komisi XI Titip Pesan soal APBN

Senin, 14 September 2026 - 11:28 WIB

Perkuat Iman dan Kebersamaan, Bappeda Sumenep Gelar Maulid Nabi dan Santuni Anak Yatim

Senin, 14 September 2026 - 10:19 WIB

Warga Tamidung Gempar! Sumur Bor Mendadak Semburkan Gas, Pemkab dan Polresta Diminta Bergerak

Berita Terbaru