Kolaborasi Lintas Lembaga Dorong DKPP Sumenep Jadi Penopang Ekspor Jagung Nasional

Rabu, 4 Februari 2026 - 12:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Kolaborasi Lintas Sektor Giat pengubinan Jagung di Desa Moncek Tengah oleh BPPSDMP Kementan RI, BPS dan DKPP Sumenep.

Foto. Kolaborasi Lintas Sektor Giat pengubinan Jagung di Desa Moncek Tengah oleh BPPSDMP Kementan RI, BPS dan DKPP Sumenep.

SUMENEP, nusainsider.comSinergitas antara Penyuluh Pertanian Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian RI, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep, serta Badan Pusat Statistik (BPS) Sumenep kembali diperkuat melalui kegiatan pengubinan jagung di Desa Moncek Tengah, Kecamatan Lenteng.

Kolaborasi lintas lembaga tersebut bertujuan menghasilkan data produktivitas jagung yang akurat sebagai dasar penyusunan strategi pembangunan pertanian di daerah.

Katimker Penyuluh Pertanian BPPSDMP Kementerian Pertanian RI Wilayah Kerja Kabupaten Sumenep, Dewo Ringgih menegaskan, sinergi antarinstansi menjadi kunci utama dalam memperoleh data pertanian yang dapat dipertanggungjawabkan.

Baca Juga :  IKA PMII Ganding Siap Bertransformasi: Helman JR Usung Roadmap Strategis dan Digitalisasi

Menurutnya, baik data primer maupun sekunder memiliki peran penting dalam menentukan arah kebijakan pertanian.

“Sinergitas yang baik antara BPPSDMP Kementan, DKPP, dan BPS ini sangat penting agar data yang dihasilkan benar-benar akurat. Dalam menyusun strategi pengubinan pertanian, kami membutuhkan data primer dan sekunder yang valid, sehingga akurasi data menjadi keharusan,” ujar Dewo Ringgih, Rabu (4/2/2026).

Ia menjelaskan, kegiatan ubinan jagung dilaksanakan dengan mengacu pada Standar Operasional Prosedur (SOP) dari BPS, termasuk penggunaan peralatan resmi seperti timbangan milik BPS.

Hal tersebut dilakukan untuk menjaga keseragaman metode dan validitas hasil penghitungan, sehingga data yang diperoleh dapat dibandingkan dengan data nasional.

“Pengubinan jagung ini menggunakan SOP dari BPS, mulai dari metode pengambilan sampel hingga peralatan yang digunakan.

Dengan begitu, data produktivitas yang dihasilkan dapat disejajarkan dengan data nasional,” tambahnya.

Baca Juga :  Puluhan UMKM Ketiban Berkah Kegiatan SMSI Award 2025 di Sumenep

Berdasarkan hasil pengubinan di Desa Moncek Tengah, produktivitas jagung varietas RK 457 tercatat mencapai 9,58 ton per hektare jagung gelondong. Dewo menyebut capaian tersebut menjadi indikator positif bagi pengembangan komoditas jagung di Kabupaten Sumenep “Hasil ubinan menunjukkan produktivitas 9,58 ton per hektare.

Ini menjadi acuan penting dalam melihat potensi produktivitas jagung di Kabupaten Sumenep secara keseluruhan,” ungkapnya.

Baca Juga :  Bupati Fauzi Disambut Kacong-Cebbing di Stand Disbudporapar Madura Culture Festival #3

Lebih lanjut, DKPP Kabupaten Sumenep sebagai pemilik wilayah kerja terus mendorong para penyuluh BPPSDMP Kementan untuk aktif berkolaborasi dengan BPS.

Hal ini dinilai penting karena data yang diakuisisi BPS telah terintegrasi secara nasional dan menjadi rujukan resmi dalam perencanaan pembangunan sektor pertanian.

Kabupaten Sumenep sendiri memiliki potensi besar sebagai kawasan penyuplai jagung dalam mendukung target ekspor nasional sebesar satu juta ton. Dengan luas lahan tegal mencapai sekitar 117 ribu hektare, Sumenep dinilai strategis dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendorong peningkatan ekspor jagung nasional.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Roadshow Madura, Senator DPD RI Lia Istifhama Perkuat Jaringan Pembangunan Berbasis Aspirasi Daerah
Unitomo Friendship Run 2026 Jadi Magnet Pecinta Lari, Ratusan Peserta Semarakkan Dies Natalis ke-45
Pilgub Jatim 2029 Mulai Menghangat, Emil Teratas, Lia Istifhama Kedua, Achmad Fauzi Tembus Empat Besar
Sinergi untuk Ketahanan Energi, SKK Migas dan PC North Madura II Rangkul Nelayan Pesisir Sampang
DPD RI Lia Istifhama sebut Sumenep Layak Jadi Kabupaten Kepulauan demi Masa Depan Maritim
Kementan Percayakan Program Strategis ke Sumenep, Bupati Fauzi Tegaskan Komitmen Sejahterakan Petani
Mahasiswa UNISMA Dorong Literasi Digital dan Jiwa Kepemimpinan Siswa Lewat Sosialisasi Digital Leadership
Jaring Demokrasi Sumekar Gelar Aksi, Dorong Polresta Sumenep Lebih Terbuka kepada Pers

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 12:25 WIB

Roadshow Madura, Senator DPD RI Lia Istifhama Perkuat Jaringan Pembangunan Berbasis Aspirasi Daerah

Minggu, 26 Juli 2026 - 11:37 WIB

Unitomo Friendship Run 2026 Jadi Magnet Pecinta Lari, Ratusan Peserta Semarakkan Dies Natalis ke-45

Minggu, 26 Juli 2026 - 06:46 WIB

Pilgub Jatim 2029 Mulai Menghangat, Emil Teratas, Lia Istifhama Kedua, Achmad Fauzi Tembus Empat Besar

Sabtu, 25 Juli 2026 - 16:30 WIB

Sinergi untuk Ketahanan Energi, SKK Migas dan PC North Madura II Rangkul Nelayan Pesisir Sampang

Sabtu, 25 Juli 2026 - 11:53 WIB

DPD RI Lia Istifhama sebut Sumenep Layak Jadi Kabupaten Kepulauan demi Masa Depan Maritim

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:26 WIB

Mahasiswa UNISMA Dorong Literasi Digital dan Jiwa Kepemimpinan Siswa Lewat Sosialisasi Digital Leadership

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:33 WIB

Jaring Demokrasi Sumekar Gelar Aksi, Dorong Polresta Sumenep Lebih Terbuka kepada Pers

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:53 WIB

Dinkes P2KB Sumenep Gencarkan Program CKG, Warga Diimbau Periksa Kesehatan Sejak Dini

Berita Terbaru