DPRD Sumenep Dinilai Tak Peduli Rakyat, Mahasiswa dan Masyarakat Akan Gelar Aksi Lanjutan

Sabtu, 15 Maret 2025 - 19:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, nusainsider.comSetelah aksi pertama yang digelar oleh Keluarga Mahasiswa Universitas Bahauddin Mudhary (UNIBA) Madura tidak mendapatkan respons yang memadai dari Ketua DPRD Kabupaten Sumenep, mahasiswa dan masyarakat akan kembali turun ke jalan.

Mereka yang tergabung dalam gerakan ini memutuskan untuk menggelar aksi jilid II sebagai bentuk protes terhadap kebijakan DPRD yang dinilai tidak berpihak kepada rakyat.

Aksi lanjutan ini akan digelar di Kantor DPRD Sumenep, dengan harapan mendapatkan tanggapan yang lebih serius dari para wakil rakyat.

Dalam aksi jilid II ini, mahasiswa dan masyarakat menyuarakan berbagai isu yang mereka anggap sangat krusial serta berdampak langsung pada kesejahteraan rakyat.

Wakil Presiden Mahasiswa UNIBA, Zubaidi menegaskan bahwa apabila tuntutan mereka tidak dipenuhi, maka mereka akan menuntut DPRD Sumenep untuk turun dari jabatannya.

Menurutnya, kebijakan yang diterapkan saat ini tidak mencerminkan kepentingan rakyat dan justru bertentangan dengan aspirasi masyarakat luas.

Baca Juga :  Aktivis ALARM Kembali Datangi Mapolres Sumenep, Usut Kasus Dugaan Ijazah Palsu Oknum Dewan di Pecahkan

Para demonstran meminta evaluasi menyeluruh terhadap kinerja DPRD Sumenep serta langkah konkret untuk memperbaiki kebijakan yang dinilai merugikan rakyat.

Mereka menilai bahwa transparansi dan akuntabilitas dalam pemerintahan daerah masih sangat rendah. Oleh karena itu, aksi ini diharapkan dapat menjadi momentum perubahan agar DPRD lebih bertanggung jawab dalam menjalankan tugasnya sebagai wakil rakyat.

Aksi jilid II ini diperkirakan akan dihadiri oleh ratusan mahasiswa serta elemen masyarakat yang turut menyuarakan ketidakpuasan mereka. Mereka menuntut pemerintah daerah agar lebih transparan dan bertanggung jawab dalam setiap kebijakan yang dikeluarkan.

Ada beberapa tuntutan utama yang mereka ajukan, di antaranya:

  1. Menolak efisiensi anggaran di sektor pendidikan, karena kebijakan ini dinilai mengancam masa depan generasi muda dan bertentangan dengan visi Indonesia Emas 2045.
  2. Menuntut peninjauan ulang program makan bergizi gratis, dengan memastikan efektivitas, transparansi, serta dampaknya terhadap kesejahteraan masyarakat.
  3. Mendesak pencabutan Instruksi Presiden (Inpres) RI Tahun 2025, yang dianggap tidak memberikan manfaat optimal bagi rakyat.
  4. Menuntut kejelasan dan evaluasi terhadap pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) guna memastikan proyek tersebut benar-benar menguntungkan rakyat Indonesia.
  5. Mendesak DPRD Sumenep untuk meningkatkan kualitas dan akses layanan kesehatan, mengingat masih banyak fasilitas kesehatan yang belum optimal dalam melayani masyarakat.
  6. Menolak revisi DPR RI No. 1 Tahun 2025, khususnya Pasal 288A Ayat 1, karena dinilai membatasi peran masyarakat dalam mengawasi kinerja legislatif serta melemahkan prinsip demokrasi.
  7. Menolak pemangkasan anggaran Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD), yang berpotensi meningkatkan ketimpangan sosial serta memperburuk kemiskinan di Kabupaten Sumenep.
  8. Mendesak evaluasi kinerja DPRD Kabupaten Sumenep selama 180 hari terakhir, untuk memastikan mereka bekerja sesuai mandat rakyat dan bertanggung jawab terhadap kebutuhan masyarakat.
Baca Juga :  KM-UNIBA Madura Kecam Dugaan Intimidasi Terhadap Mahasiswa yang Suarakan Aspirasi

Para mahasiswa dan masyarakat menegaskan bahwa tuntutan mereka bukan tanpa alasan. Mereka melihat bahwa banyak kebijakan yang dikeluarkan DPRD tidak berpihak kepada masyarakat kecil.

Oleh karena itu, mereka mendesak agar ada perubahan nyata dalam pengambilan keputusan di tingkat daerah.

Jika tuntutan-tuntutan ini tidak dipenuhi, mahasiswa dan masyarakat memastikan bahwa aksi serupa akan terus digelar dalam skala yang lebih besar.

Baca Juga :  PBV Banteng Agung Raih Juara Pertama Pertandingan Volly Dandim Cup III 2024

Mereka berkomitmen untuk terus memperjuangkan aspirasi rakyat hingga pemerintah daerah benar-benar merespons dengan kebijakan yang lebih berpihak kepada kepentingan umum.

Mahasiswa menegaskan bahwa perjuangan ini bukan hanya untuk kepentingan mereka sendiri, tetapi juga untuk masa depan masyarakat luas. Mereka berharap aksi ini menjadi pengingat bagi para pemangku kebijakan bahwa tugas mereka adalah melayani rakyat, bukan hanya menjalankan agenda politik tertentu.

Dengan aksi ini, mahasiswa dan masyarakat berharap adanya perubahan kebijakan yang lebih pro-rakyat.

Mereka ingin memastikan bahwa DPRD Sumenep benar-benar menjalankan fungsinya sebagai wakil rakyat yang bekerja demi kepentingan bersama. Jika pemerintah daerah tetap mengabaikan aspirasi mereka, maka gelombang protes kemungkinan besar akan terus berlanjut.

Loading

Penulis : Dre

Berita Terkait

Rokok Makayasa Lebarkan Sayap, Ratusan Warung Disiapkan Jadi Jaringan Baru
Tak Andalkan Perang Harga, DRT The Big Family Perkuat Kualitas Rokok Lokal Madura
Antrean BBM Meluas di Jember-Lumajang-Situbondo-Bondowoso, KOPRI PMII Soroti Kesiapan Distribusi
STIT Aqidah Usymuni Bersiap Naik Level, Kopertais Minta Civitas Akademika Perkuat Kelembagaan
Wisuda ke-15 STITA Aqidah Usymuni, 61 Sarjana Disiapkan Terjun ke Masyarakat
13 Tahun Hadapi Sengketa Rumah, Sri Endah Minta Keadilan, Ning Lia Turun Tangan
Industri Rokok Lokal Tertekan, Ayunda Group Dorong Pemerintah Perkuat Pemberantasan Rokok Ilegal
Bukan Sekadar Hiburan, Festival Tong-Tong Sumenep Dinilai Gerakkan Pariwisata dan UMKM

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 17:48 WIB

Rokok Makayasa Lebarkan Sayap, Ratusan Warung Disiapkan Jadi Jaringan Baru

Rabu, 9 September 2026 - 16:51 WIB

Tak Andalkan Perang Harga, DRT The Big Family Perkuat Kualitas Rokok Lokal Madura

Rabu, 9 September 2026 - 14:01 WIB

Antrean BBM Meluas di Jember-Lumajang-Situbondo-Bondowoso, KOPRI PMII Soroti Kesiapan Distribusi

Rabu, 9 September 2026 - 13:04 WIB

STIT Aqidah Usymuni Bersiap Naik Level, Kopertais Minta Civitas Akademika Perkuat Kelembagaan

Rabu, 9 September 2026 - 12:53 WIB

Wisuda ke-15 STITA Aqidah Usymuni, 61 Sarjana Disiapkan Terjun ke Masyarakat

Rabu, 9 September 2026 - 09:51 WIB

Industri Rokok Lokal Tertekan, Ayunda Group Dorong Pemerintah Perkuat Pemberantasan Rokok Ilegal

Senin, 7 September 2026 - 21:58 WIB

Bukan Sekadar Hiburan, Festival Tong-Tong Sumenep Dinilai Gerakkan Pariwisata dan UMKM

Senin, 7 September 2026 - 19:43 WIB

Buntut Flyer Konferensi Pers, Disbudporapar dan FKPPI Sumenep Klarifikasi Polemik Penilaian Festival Musik Tong-Tong

Berita Terbaru