Ini Penjelasan Gulkarmat DKI Akibat Kebakaran di Musium Nasional Semalam

Minggu, 17 September 2023 - 12:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, nusainsider.com kebakaran yang terjadi di Musium Nasional atau yang biasa disebut Musium Gajah, yang terletak di Jl. Medan merdeka Barat, Jakarta Pusat pada Sabtu (16/9/2023) malam tadi diduga akibat letupan pendingin udara (AC) pada salah satu bagian gedung.

Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta atau pihak pemadam kebakaran (damkar) mengatakan, penyebab kebakaran diduga akibat letupan pendingin udara (AC).

Kebakaran bermula berasal dari bangunan nonpermanen pekerja yang ada di belakang gedung.

Baca Juga :  Semarak kemerdekaan HUT RI ke 78, PR GP Ansor Banraas Gelar Giat Ini

“Penyebabnya dari bedeng yang sedang ada pengerjaan di bagian belakang. Bedeng tukang,” kata Kepala Dinas Gulkarmat DKI Satriadi Gunawan kepada awak media.

Satriadi menjelaskan, api berasal dari pendingin udara yang ada di bangunan bedeng. Kemudian api menjalar ke bangunan permanen yang merupakan bagian dari gedung di kompleks Museum Nasional.

Baca Juga :  AKP Andri kasat Narkoba Lampung Selatan Terlibat Jaringan Peredaran Narkoba Internasional Fredy Pratama

“Ada letupan AC yang mengakibatkan adanya api, terjadi perambatan ke sisi Gedung A1 bagian belakang,” kata Satriadi.

Keseluruhan ada sekitar 80 orang personel pemadam kebakaran dikerahkan dan 13 unit mobil pemadam kebakaran berusaha menjinakkan kobaran api. Kebakaran itu terjadi sejak pukul 20.00 WIB dan kini berhasil  dipadamkan.

“untuk museum utamanya aman. Hanya di posisi belakangnya saja. Hanya di posisi ruang pamer. Sekitar 600 meter persegi yang terdampak,” jelas Satriadi.

Loading

Berita Terkait

“Dalih Birokrasi, Derita Kepulauan: Potret Buram Pengelolaan Anggaran Ratusan Miliar”
Baru 4 Hari Klarifikasi, SPPG Yayasan Sosial Rumah Sejahtera Kembali Disorot: Makanan MBG Diduga Berulat Lagi
Tak Lagi Parsial, Lia Istifhama Dorong Pengelolaan Dana Umat Lebih Transparan Lewat PDUF
Baru Buka, SkY Coffee Grounds Diserbu Pengunjung, Nongkrong Naik Level!
Detikzone Tebar Kepedulian, Santuni Pekerja Informal Lewat Program Jumat Berkah
Gerakan Hijau DPRD Sumenep, Anggota PDIP Pilih Sepeda ke Kantor
KI Sumenep Bangun Budaya Transparansi Lewat Kolaborasi Akademik
Tiga Komoditas Unggulan Digenjot, HDDAP Bawa Harapan Baru Petani Sumenep

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 12:50 WIB

“Dalih Birokrasi, Derita Kepulauan: Potret Buram Pengelolaan Anggaran Ratusan Miliar”

Sabtu, 18 April 2026 - 08:32 WIB

Baru 4 Hari Klarifikasi, SPPG Yayasan Sosial Rumah Sejahtera Kembali Disorot: Makanan MBG Diduga Berulat Lagi

Sabtu, 18 April 2026 - 03:15 WIB

Tak Lagi Parsial, Lia Istifhama Dorong Pengelolaan Dana Umat Lebih Transparan Lewat PDUF

Jumat, 17 April 2026 - 18:17 WIB

Detikzone Tebar Kepedulian, Santuni Pekerja Informal Lewat Program Jumat Berkah

Jumat, 17 April 2026 - 15:51 WIB

Gerakan Hijau DPRD Sumenep, Anggota PDIP Pilih Sepeda ke Kantor

Jumat, 17 April 2026 - 09:03 WIB

KI Sumenep Bangun Budaya Transparansi Lewat Kolaborasi Akademik

Kamis, 16 April 2026 - 15:32 WIB

Tiga Komoditas Unggulan Digenjot, HDDAP Bawa Harapan Baru Petani Sumenep

Kamis, 16 April 2026 - 08:34 WIB

Kasus Kokain 27,83 Kg di Sumenep Picu Kecurigaan Publik, JSI Ingatkan Kasus Teddy Minahasa 

Berita Terbaru

Foto. Pintu Masuk dan Keluar Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur

Berita

Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK

Sabtu, 18 Apr 2026 - 07:45 WIB