Kembangkan Desa Mondoteko, Mahasiswa KSM Selenggarakan Ekuivalensi

Selasa, 5 Maret 2024 - 21:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

REMBENG, nusainsider.com Mahasiswa program Kandidat Sarjana Mengabdi (KSM) yang diselenggarakan oleh Universitas Islam Malang melaksanakan KSM Ekuivalensi dalam upaya mengembangkan Desa Mondoteko guna menjalankan program kerja berupa pembaruan peta administrasi desa.

Tujuan dari program kerja tersebut untuk memperbarui tata letak terkini di Desa Mondoteko, Kecamatan Rembang, Kabupaten Rembang pada peta yang akan ditempatkan di kantor desa.

Pembaruan peta administrasi ini sebenarnya dibuat karena ingin memperbarui peta desa yang terakhir diupdate di tahun 2016,”kata Agus Susanto kepada media nusainsider.com, Selasa 5/3/2024.

Bappeda Sumenep

Peta yang dibuat adalah Peta Administrasi Desa Mondoteko yang menjelaskan mengenai batas desa dan batas tiap RT/RW nya. Pembuatan peta administrasi membutuhkan kerja sama dengan perangkat desa guna koordinasi dan validasi letak, batas, dan data-data yang telah dimiliki oleh Desa Mondoteko.

Baca Juga :  Ada Faktor PMII, Perolehan Suara Ning Lia Unggul di Tuban

Program pembuatan peta administrasi Desa Mondoteko Kecamatan Rembang Kabupaten Rembang dilakukan dengan memanfaatkan aplikasi ArcGis.

Metode yang digunakan dalam pembuatan tersebut dengan cara mengunduh citra di InaGeoportal, peta RBI Jawa Tengah, dan wawancara dengan perangkat desa terkait.

Prototipe produk dari program ini adalah peta cetak. Namun karena terkendala tempat, akses dan kertas yang tidak tersedia maka peta diserahkan secara simbolis.

Loading

Penulis : Fara Najwa Tsaqifa

Berita Terkait

Sinergi Destinasi Nasional, Labuan Bajo dan Jawa Timur Diusulkan Satu Paket
RDP DPD RI–Kemenhaj: Formula Kuota Haji Berbasis Antrian Dinilai Lebih Adil
Lia Istifhama Sebut Sumber Energi dari Madura, Peluang Kerja ke Luar Daerah
Belanja Online Harus Transparan, Lia Istifhama: Jangan Sampai Jadi Rojali-Rohana Digital
Inovasi Digital Tak Harus dari Kota, Rumah Desa Hebat Tuai Pujian Ning Lia
P2G Kritik Perpres MBG: Pengangkatan Pegawai Gizi Dinilai Abaikan Nasib Guru
7 Piala Sekaligus! Valen Akbar Buktikan Dirinya Juara Versi Rakyat
Perkuat Layanan Pendidikan, Yayasan Khadijah Serap Wawasan Manajemen dari DPD RI
banner 325x300

Berita Terkait

Kamis, 29 Januari 2026 - 13:42 WIB

Sinergi Destinasi Nasional, Labuan Bajo dan Jawa Timur Diusulkan Satu Paket

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:38 WIB

RDP DPD RI–Kemenhaj: Formula Kuota Haji Berbasis Antrian Dinilai Lebih Adil

Sabtu, 24 Januari 2026 - 02:43 WIB

Lia Istifhama Sebut Sumber Energi dari Madura, Peluang Kerja ke Luar Daerah

Selasa, 20 Januari 2026 - 20:39 WIB

Belanja Online Harus Transparan, Lia Istifhama: Jangan Sampai Jadi Rojali-Rohana Digital

Senin, 19 Januari 2026 - 09:26 WIB

Inovasi Digital Tak Harus dari Kota, Rumah Desa Hebat Tuai Pujian Ning Lia

Jumat, 16 Januari 2026 - 06:43 WIB

P2G Kritik Perpres MBG: Pengangkatan Pegawai Gizi Dinilai Abaikan Nasib Guru

Jumat, 16 Januari 2026 - 01:59 WIB

7 Piala Sekaligus! Valen Akbar Buktikan Dirinya Juara Versi Rakyat

Kamis, 15 Januari 2026 - 21:37 WIB

Perkuat Layanan Pendidikan, Yayasan Khadijah Serap Wawasan Manajemen dari DPD RI

Berita Terbaru