Kemendikbudristek Dorong Pemerintah dan Satuan Pendidikan Prioritaskan Keselamatan Murid

Kamis, 16 Mei 2024 - 18:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, nusainsider.com — Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) meminta pemerintah daerah dan satuan pendidikan untuk memprioritaskan keselamatan murid dalam semua bentuk pembelajaran yang dilakukan.

Plh Kepala Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat Kemendkbudristek Anang Ristanto mengatakan, Kejadian bus rombongan SMK Lingga Kencana diharapkan dapat menjadi perhatian seluruh pihak untuk menciptakan pembelajaran yang aman dan nyaman.

“Kemendikbudristek terus mendorong pemerintah daerah dan satuan pendidikan untuk memprioritaskan keselamatan murid dalam semua bentuk pembelajaran yang dilakukan,” katanya pada Selasa, 14/5/2024.

Anang mengatakan, Kemendikbudristek menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga, teman-teman, dan seluruh warga sekolah yang kehilangan dan terkena dampak atas kejadian yang memilukan itu.

Baca Juga :  Viral! APBD Sumenep 4,8 Miliar Berserakan di Kecamatan Pasongsongan

Pihaknya terus berkooordinasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat dan SMK Lingga Kencana Depok terkait perkembangan yang terjadi.

“Musibah ini tentunya harus menjadi perhatian bagi seluruh pihak untuk terus menciptakan pembelajaran yang lebih aman dan nyaman,” kata dia.

Sementara itu, Ketua Komisi X DPR RI Syaiful Huda mengatakan, meninggalnya 11 siswa-siswi SMK Lingga Kencana Depok dalam insiden kecelakaan bus di Subang, Jawa Barat, harus menjadi momentum besar untuk mengevaluasi kegiatan study tour. Kemendikbudristek pun diminta melakukan moratorium dan mengubah konsep kegiatan luar ruang.

“Jelang tahun ajaran baru ini akan banyak penyelenggara pendidikan yang mengadakan kegiatan luar ruang seperti study tour atau field trip. Sebaiknya untuk sementara kegiatan ini dimoratorium lebih dulu dan diubah konsepnya sehingga lebih memberikan manfaat optimal bagi peserta didik,” kata Huda.

Loading

Penulis : Mam

Berita Terkait

Hadapi Era Digital, Ning Lia Dorong Mahasiswa Miliki Karakter dan Integritas
119 Pelajar Adu Kompetensi di Olimpiade Ekonomi MGMP Sumenep, Ini Daftar Juaranya
Cacat Substantif Pencalonan Presiden dan/atau Wakil Presiden yang Terungkap Setelah Pelantikan: Perspektif Hukum Tata Negara
Dulu Mengkritik, Kini Berada di Dalam: Ketika Idealisme Diuji Kekuasaan
Dari Ansor Jatim Menembus Tianjin University, Zikky Bawa Misi Akademik dan Diplomasi
IPK Sempurna 4,00! Dr. Sri Roekminiati Jadi Wisudawan Doktor Ilmu Administrasi Universitas Jember
Ning Lia Dikerumuni Santri Al-Fatimah, Suasana Harlah ke-20 Mendadak Gayeng
Abrasi Mengancam, SKK Migas-PHE ONWJ Gandeng Warga Pulihkan Pesisir Pasir Putih

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 06:34 WIB

Hadapi Era Digital, Ning Lia Dorong Mahasiswa Miliki Karakter dan Integritas

Minggu, 11 Oktober 2026 - 06:26 WIB

119 Pelajar Adu Kompetensi di Olimpiade Ekonomi MGMP Sumenep, Ini Daftar Juaranya

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:36 WIB

Cacat Substantif Pencalonan Presiden dan/atau Wakil Presiden yang Terungkap Setelah Pelantikan: Perspektif Hukum Tata Negara

Jumat, 2 Oktober 2026 - 20:22 WIB

Dulu Mengkritik, Kini Berada di Dalam: Ketika Idealisme Diuji Kekuasaan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 16:48 WIB

Dari Ansor Jatim Menembus Tianjin University, Zikky Bawa Misi Akademik dan Diplomasi

Minggu, 27 September 2026 - 09:59 WIB

IPK Sempurna 4,00! Dr. Sri Roekminiati Jadi Wisudawan Doktor Ilmu Administrasi Universitas Jember

Kamis, 17 September 2026 - 10:35 WIB

Ning Lia Dikerumuni Santri Al-Fatimah, Suasana Harlah ke-20 Mendadak Gayeng

Rabu, 16 September 2026 - 10:02 WIB

Abrasi Mengancam, SKK Migas-PHE ONWJ Gandeng Warga Pulihkan Pesisir Pasir Putih

Berita Terbaru