Viral! APBD Sumenep 4,8 Miliar Berserakan di Kecamatan Pasongsongan

Kamis, 16 Mei 2024 - 00:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Fauzi As, Aktivis sekaligus Owner Mami Muda Cafe (Ist/nusainsider.com : Ach Toifur Alu Wafa)

Foto. Fauzi As, Aktivis sekaligus Owner Mami Muda Cafe (Ist/nusainsider.com : Ach Toifur Alu Wafa)

SUMENEP, nusainsider.com — Viral 4 (Empat) hari lalu di media sosial terkait proyek pompa air tanpa motor (PATM) di Sumenep yang disinyalir tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB).

Pasalnya, instalasi air tersebut tidak berfungsi seperti yang direncanakan, yakni jadi sumber air penduduk setempat. Padahal baru dibangun tahun 2019 lalu. Tepatnya di Desa Lebeng Barat, Kecamatan Pasongsongan Sumenep, Madura Jawa Timur.

Proyek yang menelan dana Rp4,8 miliar itu didanai dari Anggaran pendapatan Belanja daerah (APBD) Sumenep 2019. Setelah dinyatakan selesai dibangun, instalasi air itu sempat jebol pada tahun 2020. Kemudian diperbaiki di tahun 2021. Tetapi sampai pertengahan tahun 2022 tidak kunjung bisa difungsikan. Sempat bisa difungsikan sebentar, namun rusak lagi.

Pembangunan PATM itu dikerjakan oleh CV Sady Family. CV yang beralamat di Jalan Masalembu Nomor 8 Pamolokan, Sumenep berhasil menyingkirkan 16 peserta lain lantaran berani menawar dengan nilai tertinggi yakni Rp. 4.959.999.999,98 dari pagu Rp. 4.960.000.000,00.

Hal tersebut terpantau viral di akun Tiktok Fauzi As, Owner Mami muda cafe sekaligus aktivis kebijakan publik kota keris. Video berdurasi 1 Menit tersebut sudah di tonton 120,6Rb (red. Seratus dua puluh enam Ribu) dan disukai ribuan pengunjung serta mendapat komentar Ratusan dari penikmat Tiktoker.

Baca Juga :  Kepala Desa Karangnangka dan Pihak Terlibat Capai Kesepakatan Damai

Bahkan, dalam video tersebut tertera Plat kendaraan berkode unik dan Menarik.

KLIK DISINI VIDEONYA

Saat dikonfirmasi media ini perihal Viralnya video dirinya saat meninjau proyek PATM, Fauzi As membenarkan adanya kerusakan intalasi air yang ada di desa Lebeng Barat kecamatan Pasongsongan Sumenep.

“Iya benar mas, waktu itu kebetulan saya bersama rekan-rekan yang lain menemukan Proyek PATM tertimbun batu dan berantakan. Padahal itu proyek besar dan memberikan manfaat yang luar biasa bagi masyarakat sekitar jika diperbaiki”, Imbuhnya owner Mami muda saat di konfirmasi dihalaman usahanya, Rabu 15 Mei 2023.

Ia menyayangkan adanya proyek miliaran tidak ter-urus bahkan terkesan di buat Ghaib oleh oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) di kota Keris. Meskipun sudah diperiksa Polda Jatim tahun 2023 Lalu, namun hingga saat ini belum ada Kejelasan.

“Ayo Polda Jatim, jangan Tutup-tutupi. Segera tangkap tersangka PATM, Tetapkan tersangka baru, 4,8 Miliar jadi Apa? PATM atau ATM? “, imbuhnya.

Baca Juga :  Dinilai Melanggar Intruksi Presiden dan Permenko Tahun 2023, Bank Mandiri Sumenep dalam Polemik Berkepanjangan

Fauzi sapaan akrabnya menjelaskan bahwa PATM itu semestinya di urus dengan serius oleh Pemerintah Daerah, mengingat anggaran itu untuk penghidupan petani yaitu kebutuhan pengairan lahan pertanian.

Bagaimana Anggaran 4,8 Milyar dibiarkan hancur begitu saja.

Pihaknya mendesak Kapolda Jatim agar mengusut tuntas kasus yang sangat merugikan rakyat ini. Sebab informasi yang berkembang ada beberapa orang yang potensial tersangka tetapi mereka masih se-enaknya menghirup udara segar.

Bahkan yang di tetapkan sebagai tersangka sampai saat ini belum di tahan. Hari Kamis besok ini kita akan layangkan surat ke Mabes Polri dan Irwasda, “Kecamnya.

Loading

Penulis : Pur

Berita Terkait

OPINI : Sumenep, Dunia Malam Dan Ketidaksehatan
Bappeda Sumenep Diganjar Penghargaan atas Perencanaan Pembangunan yang Strategis
Melalui Program Polisi Peduli Pengangguran, Polresta Sumenep Salurkan Bansos kepada Warga
Santri Berdaya, Indonesia Berjaya: Pesan Arif Firmanto di Hari Santri Nasional 2026
SIMPEL hingga e-Stunting, Bappeda Sumenep Perkuat Perencanaan Pembangunan Berbasis Data
Dua Pengusaha Lokal Terima Apresiasi PWI Sumenep atas Kiprah di Dunia UMKM
Bappeda Sumenep Dorong Integrasi Data Pembangunan dengan Prioritas Nasional
Kapolres Pamekasan Bersama Personel Atur Lalu Lintas, Warga Beraktivitas Lebih Nyaman

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 01:02 WIB

OPINI : Sumenep, Dunia Malam Dan Ketidaksehatan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:45 WIB

Bappeda Sumenep Diganjar Penghargaan atas Perencanaan Pembangunan yang Strategis

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Melalui Program Polisi Peduli Pengangguran, Polresta Sumenep Salurkan Bansos kepada Warga

Kamis, 22 Oktober 2026 - 06:53 WIB

Santri Berdaya, Indonesia Berjaya: Pesan Arif Firmanto di Hari Santri Nasional 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:48 WIB

SIMPEL hingga e-Stunting, Bappeda Sumenep Perkuat Perencanaan Pembangunan Berbasis Data

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:41 WIB

Bappeda Sumenep Dorong Integrasi Data Pembangunan dengan Prioritas Nasional

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:52 WIB

Kapolres Pamekasan Bersama Personel Atur Lalu Lintas, Warga Beraktivitas Lebih Nyaman

Selasa, 20 Oktober 2026 - 06:46 WIB

Sambut Hari Jadi ke-757 dan Hari Santri 2026, Pemkab Sumenep Gelar Gerakan Baca Al-Waqi’ah 111.111 Kali

Berita Terbaru

Foto. Ach Toifur Ali Wafa, Pimred nusainsider.com

Hukum

OPINI : Sumenep, Dunia Malam Dan Ketidaksehatan

Sabtu, 24 Okt 2026 - 01:02 WIB