Media Expo 2026 Digelar 10 Hari, KlikTimes.id dan Nusainsider.com Siapkan Pesta Rakyat dan Pemberdayaan UMKM Madura

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 09:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Flayer Media Expo 2026 Media KlikTimes dan NusaInsider dalam Rangka Hari Jadi Jawa Timur ke-81 dan Sumenep ke-757

Foto. Flayer Media Expo 2026 Media KlikTimes dan NusaInsider dalam Rangka Hari Jadi Jawa Timur ke-81 dan Sumenep ke-757

SUMENEP, nusainsider.com — Berawal dari gagasan sederhana berupa lomba karaoke, pelatihan membatik, dan kongkow, kolaborasi KlikTimes.id dan NusaInsider.com kini berkembang menjadi agenda berskala lebih besar bertajuk Media Expo 2026.

Kegiatan ini dirancang menjadi ruang hiburan rakyat sekaligus wadah pemberdayaan UMKM, pelestarian budaya, kreativitas generasi muda, dan pelayanan publik di Kabupaten Sumenep.

Mengusung semangat kebersamaan dalam memperingati Hari Jadi Provinsi Jawa Timur ke-81 dan Hari Jadi Kabupaten Sumenep ke-757, Media Expo 2026 dijadwalkan berlangsung selama 10 hari, mulai 25 Oktober hingga 3 November 2026, di GOR A. Yani Panglegur, Kabupaten Sumenep.

Ketua Panitia Pelaksana, Nurdin Fainani, mengatakan pengembangan konsep kegiatan tersebut berangkat dari keinginan menghadirkan perayaan yang tidak hanya menghibur masyarakat, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi perekonomian dan kehidupan sosial warga.

“Awalnya kegiatan ini dirancang sederhana, yakni lomba karaoke, pelatihan membatik, dan kongkow. Namun, setelah melalui pengembangan konsep, kami ingin menghadirkan kegiatan yang lebih luas melalui Media Expo 2026, dengan memadukan hiburan, edukasi, kebudayaan, pemberdayaan ekonomi, dan pelayanan masyarakat,” kata Nurdin kepada media ini, Sabtu (10/10/2026).

Menurutnya, Media Expo 2026 diproyeksikan menjadi ruang pertemuan bagi pelaku UMKM, komunitas seni, generasi muda, lembaga pelayanan publik, serta masyarakat dari berbagai wilayah di Madura.

Salah satu fokus utama Media Expo 2026 adalah membuka ruang promosi yang lebih luas bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Melalui pameran multiproduk, stan pameran, dan rombong UMKM, para pelaku usaha diharapkan dapat memperkenalkan produk unggulan, menjangkau calon konsumen baru, serta membangun interaksi langsung dengan masyarakat.

Baca Juga :  Warga Kepulauan Tertahan di Daratan, Baznas Sumenep Gerak Cepat Bantu Logistik

Nurdin berharap, penyelenggaraan selama 10 hari tersebut mampu memberikan kesempatan kepada pelaku UMKM untuk memperluas pemasaran sekaligus meningkatkan peluang transaksi.

Menurutnya, Madura memiliki potensi produk lokal yang beragam dan layak mendapatkan ruang promosi lebih luas. Karena itu, kegiatan seperti Media Expo 2026 diharapkan dapat menjadi salah satu sarana untuk mempertemukan produk masyarakat dengan pasar yang lebih besar.

“Kami ingin pelaku UMKM tidak sekadar menjadi penonton dalam sebuah perayaan, tetapi mendapatkan ruang untuk mempromosikan produk dan mengembangkan usahanya. Harapannya, kegiatan ini dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” ujarnya.

Meski demikian, dampak ekonomi yang berkelanjutan membutuhkan partisipasi aktif masyarakat, dukungan berbagai pihak, serta pengelolaan kegiatan yang memberikan kesempatan nyata kepada usaha lokal untuk berkembang.

Dengan demikian, Media Expo 2026 diharapkan tidak berhenti sebagai agenda seremonial, tetapi juga menjadi ruang tumbuh bagi pelaku usaha lokal.

Sementara itu, Penanggung Jawab Media Expo 2026, Toifur Ali Wafa, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut juga dirancang untuk mengangkat kekayaan seni dan budaya Madura serta Jawa Timur.

Sejumlah agenda yang disiapkan di antaranya penampilan kesenian khas Madura dan Jawa Timur, lomba karaoke dangdut se-Madura, pelatihan membatik, serta pertunjukan delapan grup musik tong-tong Madura.

Selain itu, panitia juga merencanakan penampilan drumband pelajar, marching band, dan peragaan busana atau fashion show untuk memberikan ruang ekspresi bagi generasi muda dan komunitas kreatif.

Baca Juga :  Perbup 55/2025 Terbit, Bahasa Madura Resmi Jadi Muatan Lokal Wajib di Sekolah Sumenep

Toifur menilai, pelibatan berbagai kelompok seni dan generasi muda menjadi bagian penting untuk menjaga keberlangsungan tradisi lokal di tengah perkembangan industri hiburan modern.

“Kami ingin menghadirkan panggung yang memberikan ruang bagi seni dan budaya Madura untuk tampil lebih luas. Musik tong-tong, kesenian daerah, hingga kreativitas anak muda harus terus mendapatkan tempat agar warisan budaya kita tetap hidup dan dikenal masyarakat,” tutur Toifur.

Pelatihan membatik juga menjadi bagian penting dalam rangkaian acara. Selain memperkenalkan keterampilan tradisional, kegiatan tersebut diharapkan dapat membuka peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan kreativitas menjadi aktivitas produktif, termasuk usaha berbasis kerajinan.

Dengan perpaduan pertunjukan seni dan kegiatan edukatif, Media Expo 2026 diharapkan menghadirkan pengalaman yang tidak hanya menghibur, tetapi juga menambah wawasan dan keterampilan masyarakat.

Untuk menjangkau pengunjung dari berbagai kalangan, panitia nantinya juga turut menyiapkan wahana permainan modern serta beragam kegiatan pendukung yang dapat dinikmati masyarakat selama penyelenggaraan acara.

Tidak hanya berorientasi pada hiburan, Media Expo 2026 juga direncanakan menghadirkan stan pemeriksaan kesehatan gratis dan pelayanan publik, dengan melibatkan instansi serta pihak terkait sesuai kesiapan masing-masing layanan.

Menurut Toifur, kehadiran layanan tersebut diharapkan membuat kegiatan lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat. Momentum peringatan hari jadi provinsi dan kabupaten, kata dia, dapat dimanfaatkan untuk menghadirkan kegiatan yang memberikan manfaat lebih luas.

“Kami ingin masyarakat yang datang tidak hanya menikmati hiburan, tetapi juga berkesempatan memperoleh manfaat praktis melalui layanan kesehatan dan pelayanan publik. Tentu, pelaksanaannya akan menyesuaikan koordinasi, keterlibatan instansi terkait, dan kesiapan teknis di lapangan,” imbuhnya.

Keterlibatan berbagai pemangku kepentingan dinilai menjadi faktor penting agar rangkaian kegiatan berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat optimal bagi pengunjung.

Baca Juga :  Rumit! APBD Sumenep Potensi Dikorupsi, Skandal CV Shovia Bratajaya Wajib Diselidiki

Bagi KlikTimes.id dan NusaInsider.com, Media Expo 2026 menjadi ruang kolaborasi untuk mempertemukan fungsi media dengan aktivitas sosial, kebudayaan, dan penguatan ekonomi masyarakat.

Melalui tema kebersamaan media dalam membangun Jawa Timur dan Sumenep, kegiatan ini diharapkan menjadi wadah interaksi antara masyarakat, pelaku usaha, komunitas seni, generasi muda, dan berbagai pemangku kepentingan.

Pihaknya berharap dukungan pemerintah daerah, pemerintah provinsi, instansi terkait, dunia usaha, komunitas, serta berbagai pihak lainnya dapat memperkuat pelaksanaan kegiatan tersebut.

Dukungan itu dinilai penting agar Media Expo 2026 tidak hanya menjadi bagian dari kemeriahan Hari Jadi Provinsi Jawa Timur ke-81 dan Hari Jadi Kabupaten Sumenep ke-757, tetapi juga mampu membuka peluang promosi bagi UMKM, memperluas ruang ekspresi kebudayaan, dan mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Harapan kami, Media Expo 2026 dapat terlaksana dengan baik melalui dukungan berbagai pemangku kepentingan, khususnya Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Kabupaten Sumenep. Kami ingin kegiatan ini menjadi ruang kebersamaan yang menghadirkan manfaat bagi masyarakat,” pungkas Toifur.

Dengan rangkaian kegiatan selama 10 hari, Media Expo 2026 diproyeksikan menjadi agenda yang memadukan hiburan rakyat, promosi UMKM, pelestarian budaya, kreativitas generasi muda, dan pelayanan publik dalam satu perhelatan di Kabupaten Sumenep.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Viral di TikTok! Usai di Sebut Bupati Tong-tong, Kini Achmad Fauzi di Sebut Bupati Bola
SKK Migas-KEI Serahkan Handtraktor, Perkuat Pertanian dan Ketahanan Pangan di Kepulauan Sapeken
Krisis Air Meluas, Lumajang Idea Distribusikan Bantuan ke Ranuyoso dan Padang
Dokumen Pendidikan Gibran Disorot MK, Surokim Dorong Pemeriksaan Etik KPU di DKPP
Dari Sumenep Mengguncang Lombok, Tongtong Bawa Identitas Madura ke Parade MotoGP 2026
Jalan Desa Banyak Dikeluhkan, DPRKPP Pamekasan Siapkan Penanganan hingga Desember
100 Kamar, 6 Tipe, Fasilitas Lengkap, Grand Miami Hotel Siap Manjakan Tamu di Malang
Rakerwil di Pesantren, BEM SI Kerakyatan Jatim Serukan Gerakan Bersama Rakyat

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 09:26 WIB

Media Expo 2026 Digelar 10 Hari, KlikTimes.id dan Nusainsider.com Siapkan Pesta Rakyat dan Pemberdayaan UMKM Madura

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:48 WIB

Viral di TikTok! Usai di Sebut Bupati Tong-tong, Kini Achmad Fauzi di Sebut Bupati Bola

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:49 WIB

SKK Migas-KEI Serahkan Handtraktor, Perkuat Pertanian dan Ketahanan Pangan di Kepulauan Sapeken

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:43 WIB

Krisis Air Meluas, Lumajang Idea Distribusikan Bantuan ke Ranuyoso dan Padang

Rabu, 7 Oktober 2026 - 22:48 WIB

Dari Sumenep Mengguncang Lombok, Tongtong Bawa Identitas Madura ke Parade MotoGP 2026

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:34 WIB

Jalan Desa Banyak Dikeluhkan, DPRKPP Pamekasan Siapkan Penanganan hingga Desember

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:25 WIB

100 Kamar, 6 Tipe, Fasilitas Lengkap, Grand Miami Hotel Siap Manjakan Tamu di Malang

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:23 WIB

Rakerwil di Pesantren, BEM SI Kerakyatan Jatim Serukan Gerakan Bersama Rakyat

Berita Terbaru