Warga Kepulauan Tertahan di Daratan, Baznas Sumenep Gerak Cepat Bantu Logistik

Jumat, 16 Januari 2026 - 15:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Kepala Baznas Sumenep saat memberikan Bantuan logistik kepada warga kepulauan Sapeken yang tertahan karena Cuaca ekstrem.

Foto. Kepala Baznas Sumenep saat memberikan Bantuan logistik kepada warga kepulauan Sapeken yang tertahan karena Cuaca ekstrem.

SUMENEP, nusainsider.com — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur, menetapkan langkah kesiapsiagaan bencana menyusul cuaca ekstrem yang melanda wilayah perairan selama lebih dari sepekan terakhir.

Kondisi tersebut berdampak serius terhadap aktivitas pelayaran laut akibat angin kencang dan gelombang tinggi.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menginstruksikan seluruh perangkat daerah serta unsur terkait untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana, khususnya yang berkaitan dengan keselamatan pelayaran.

Akibat cuaca buruk tersebut, akses transportasi laut menuju wilayah kepulauan lumpuh total. Banyak warga kepulauan tidak dapat kembali ke daerah asal dan terpaksa tertahan di daratan.

Baca Juga :  12 PJU Baru Terpasang, Sumenep Perkuat Penerangan di Pusat Kecamatan

Sejumlah warga terlihat menunggu kepastian keberangkatan di Terminal Pelabuhan Kalianget, sementara sebagian lainnya memilih menetap sementara di rumah singgah kepulauan di Kota Sumenep.

Puluhan warga asal Pulau Sapeken, misalnya, bertahan di Rumah Singgah Pulau Sapeken yang berada di Kecamatan Kota. Setelah hampir satu pekan tidak dapat kembali ke pulau akibat cuaca yang tak kunjung membaik, warga melaporkan kondisi tersebut kepada Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Sumenep karena persediaan logistik, terutama bahan makanan, mulai menipis.

Ketua Baznas Sumenep, Ahmad Rahman, membenarkan adanya laporan tersebut. Menurutnya, warga kepulauan sangat membutuhkan bantuan segera untuk memenuhi kebutuhan dasar selama aktivitas pelayaran masih dihentikan.

“Warga Kepulauan Sapeken melaporkan sudah sekitar satu minggu berada di rumah singgah dan belum bisa kembali ke pulau akibat cuaca buruk. Persediaan logistik mereka, khususnya makanan, sudah sangat terbatas,” ujar Rahman, Jumat (16/1).

Menindaklanjuti laporan itu, Baznas Sumenep langsung bergerak cepat dengan menyalurkan bantuan logistik berupa kebutuhan makanan. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Baznas Sumenep kepada warga yang berada di Rumah Singgah Pulau Sapeken.

Baca Juga :  RDP DPD RI–Kemenhaj: Formula Kuota Haji Berbasis Antrian Dinilai Lebih Adil

Rahman menegaskan, pendampingan dan bantuan akan terus diberikan hingga kondisi cuaca membaik dan pelayaran kembali dibuka.

“Selama kapal belum bisa beroperasi karena faktor cuaca, Baznas akan terus membantu pemenuhan kebutuhan makanan warga,” tegasnya.

Baznas Sumenep juga memastikan akan terus berkoordinasi dan bersinergi dengan Pemkab Sumenep sebagai bentuk dukungan terhadap arahan Bupati agar seluruh pihak tetap siaga dan responsif dalam menghadapi dampak cuaca ekstrem yang menghambat transportasi laut.

Baca Juga :  Menuju Kota Hijau, Sumenep Hadirkan Infrastruktur Pengisian Kendaraan Listrik Modern

Langkah cepat penyaluran bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban warga kepulauan, sekaligus menjamin kebutuhan dasar mereka tetap terpenuhi hingga kondisi cuaca kembali normal dan jalur pelayaran dapat beroperasi kembali.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Pelantikan dan PKD XV PMII STITA, Momentum Menguatkan Loyalitas dan Intelektualitas
Festival Karaoke Dangdut Media Expo 2026 Sumenep Memanas, 25 Peserta Tembus Semifinal
Dari Bazar Murah hingga Deklarasi, Sumenep Youth Movement 2026 Dorong Peran Strategis Pemuda
Semangat Sumpah Pemuda, Kapolres Pamekasan Lepas 150 Perwakilan Mahasiswa dan Santri Menuju Polda Jatim
TBIN UIN Madura Gelar Konferensi Internasional Lalonget ke-7, Hadirkan Narasumber Empat Negara
Ning Lia Hadiri Media Expo 2026, Budaya Madura Dinilai Punya Potensi Ekonomi Kreatif
Media Expo Perdana di Jatim Dibuka di Sumenep, Pemprov Jatim Dorong Pelestarian Budaya dan Kesenian
Membanggakan! Awan Dania Dwi Putri Raih Juara 1 Seni Tunggal Remaja Putri di Trunodjoyo National Championship III 2026

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Pelantikan dan PKD XV PMII STITA, Momentum Menguatkan Loyalitas dan Intelektualitas

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:32 WIB

Festival Karaoke Dangdut Media Expo 2026 Sumenep Memanas, 25 Peserta Tembus Semifinal

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:16 WIB

Dari Bazar Murah hingga Deklarasi, Sumenep Youth Movement 2026 Dorong Peran Strategis Pemuda

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:52 WIB

Semangat Sumpah Pemuda, Kapolres Pamekasan Lepas 150 Perwakilan Mahasiswa dan Santri Menuju Polda Jatim

Rabu, 28 Oktober 2026 - 01:28 WIB

Ning Lia Hadiri Media Expo 2026, Budaya Madura Dinilai Punya Potensi Ekonomi Kreatif

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:11 WIB

Media Expo Perdana di Jatim Dibuka di Sumenep, Pemprov Jatim Dorong Pelestarian Budaya dan Kesenian

Minggu, 25 Oktober 2026 - 06:53 WIB

Membanggakan! Awan Dania Dwi Putri Raih Juara 1 Seni Tunggal Remaja Putri di Trunodjoyo National Championship III 2026

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 20:54 WIB

Media Expo 2026 Perdana di Jawa Timur, Cak Fauzi Beri Apresiasi kepada Tiga Media Lokal

Berita Terbaru