Meriah! Komunitas Pemuda “Rudal” Hadirkan Ketoprak dan Musik Tong-tong Legendaris di Sumenep

Jumat, 14 November 2025 - 15:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Kegiatan Komunitas Pemuda Rudal dengan Menghadirkan Grup Musik Tong-tong Mega Remmeng.

Foto. Kegiatan Komunitas Pemuda Rudal dengan Menghadirkan Grup Musik Tong-tong Mega Remmeng.

SUMENEP, nusainsider.com — Komunitas pemuda “Rudal” kembali menjadi sorotan publik setelah sukses menggelar rangkaian pertunjukan seni budaya Madura yang digelar selama dua hari dua malam di Desa setempat.

Antusiasme masyarakat dari berbagai elemen tampak memenuhi area kegiatan sejak malam pertama, ketika Rudal menampilkan kesenian tradisional Ketoprak Rukun Famili yang dikenal sebagai salah satu ikon warisan budaya Madura.

Tidak berhenti di situ, siang ini Komunitas Rudal kembali menghadirkan sajian budaya yang tak kalah memukau. Mereka mendatangkan grup musik tong-tong legendaris yang dikenal luas dengan nama Arya Kuda Panoleh atau Mega Remmeng.

Grup ini pernah mencuri perhatian publik saat tampil memukau pada Festival Musik Tong-tong se-Madura 2025 yang digelar di Alun-alun Kota Sumenep. Kehadiran mereka membuat suasana semakin meriah dan menjadi magnet bagi warga yang ingin menyaksikan aksi panggung khas Madura tersebut.

Baca Juga :  Dihadiri Tokoh Masyarakat, Mediasi Puskesmas Batang-batang dengan Keluarga Duka di Gelar

Selain menampilkan kesenian tradisional, kegiatan yang diinisiasi Komunitas Rudal ini juga membawa dampak positif bagi pelaku UMKM lokal. Puluhan stan kuliner dan kerajinan terlihat ramai diserbu pengunjung.

Para pedagang mengaku mendapatkan keuntungan berlipat dibanding hari-hari biasa, bahkan beberapa di antaranya menghabiskan dagangan lebih cepat dari perkiraan.

Salah satu pedagang yang ditemui di lokasi mengaku bersyukur atas adanya kegiatan tersebut. Ia merasa terbantu karena penjualan melonjak drastis dalam dua hari terakhir.

“Alhamdulillah, berkat kegiatan yang digelar Komunitas Pemuda Rudal, jualan kami laris bahkan sebelum malam tiba,” ungkapnya dengan wajah gembira.

Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan agar dapat menjadi ruang bagi UMKM lokal untuk berkembang.

Bahkan, ia menilai bahwa aktivitas seni budaya seperti ini sangat penting bukan hanya untuk hiburan masyarakat, tetapi juga untuk menjaga kelestarian tradisi lokal sekaligus menggerakkan perekonomian desa, “Imbuhnya.

Sementara itu, Amrosi, salah satu panitia sekaligus pengurus Komunitas Rudal, menjelaskan bahwa pihaknya sengaja menghadirkan pertunjukan seni budaya Madura sebagai bentuk komitmen untuk melestarikan warisan leluhur.

Baca Juga :  Silaturahim ke PCNU, GP Ansor Sumenep Perkuat Persiapan Ansor Bershalawat 2026

Menurutnya, kesenian seperti ketoprak dan musik tong-tong tidak boleh hanya menjadi simbol masa lalu, tetapi harus tetap hidup dan dekat dengan generasi muda.

“Warisan kesenian ini merupakan identitas masyarakat Madura. Jika tidak dirawat dan ditampilkan, maka perlahan bisa hilang dimakan zaman. Karena itu, kami berusaha terus menghadirkan ruang bagi seni tradisi, sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi warga sekitar,” ujarnya.

Amrosi sapaan akrabnya juga berharap dukungan dari berbagai pihak, baik pemerintah desa, pelaku seni, maupun masyarakat umum, agar kegiatan serupa dapat digelar lebih besar dan berkelanjutan.

Baca Juga :  Terpidana Kasus Gedung Dinkes Sumenep, MW Bantah Pernah di Iming-Imingi SP3

Baginya, semangat anak muda dalam melestarikan budaya lokal harus terus diperkuat agar tidak tergilas oleh perkembangan modernitas.

Kegiatan yang digelar Komunitas Rudal ini mendapat apresiasi dari banyak pihak. Selain berhasil menghidupkan kembali semangat seni budaya Madura, mereka juga memberikan ruang bagi potensi ekonomi lokal untuk tumbuh melalui partisipasi UMKM.

Dua hari dua malam pertunjukan ini bukan hanya menjadi hiburan, tetapi juga membuktikan bahwa sinergi antara pemuda dan masyarakat dapat menciptakan perubahan yang positif.

Nanti Malam (red. jumat Malam) sebagai malam Terakhir juga agenda perpisahan untuk sementara waktu antara Komunitas Rudal dengan berbagai Warisan budaya kesenian madura yakni “Rukun Famili” Dan “Mega Remmeng”, ” tutupnya Amrosi.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Mahasiswa UNISMA Dorong Literasi Digital dan Jiwa Kepemimpinan Siswa Lewat Sosialisasi Digital Leadership
Dinkes P2KB Sumenep Gencarkan Program CKG, Warga Diimbau Periksa Kesehatan Sejak Dini
Dekatkan Pelayanan dengan Warga, Satlantas Polresta Sumenep Sosialisasikan Halo Kapolresta
Program RTLH Sumenep Libatkan Masyarakat, Bupati Fauzi Dorong Warga Aktif Melapor
Seleksi Digital Menuju Grand Final, Festival Hadrah-Rudat Sumenep 2026 Cari Grup Terbaik
Satreskrim Polres Pamekasan Mulai Tangani Laporan Dugaan Malapraktik di RS Larasati
Diduga Hendak Sentuh Penumpang Perempuan, Oknum Petugas Pelabuhan Kalianget Dipersoalkan
Luka Dunia Pers Belum Sembuh, SMSI Sumenep Pilih Boikot Agenda Kapolresta

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:26 WIB

Mahasiswa UNISMA Dorong Literasi Digital dan Jiwa Kepemimpinan Siswa Lewat Sosialisasi Digital Leadership

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:53 WIB

Dinkes P2KB Sumenep Gencarkan Program CKG, Warga Diimbau Periksa Kesehatan Sejak Dini

Jumat, 24 Juli 2026 - 09:37 WIB

Dekatkan Pelayanan dengan Warga, Satlantas Polresta Sumenep Sosialisasikan Halo Kapolresta

Jumat, 24 Juli 2026 - 05:22 WIB

Program RTLH Sumenep Libatkan Masyarakat, Bupati Fauzi Dorong Warga Aktif Melapor

Jumat, 24 Juli 2026 - 04:33 WIB

Seleksi Digital Menuju Grand Final, Festival Hadrah-Rudat Sumenep 2026 Cari Grup Terbaik

Kamis, 23 Juli 2026 - 08:59 WIB

Diduga Hendak Sentuh Penumpang Perempuan, Oknum Petugas Pelabuhan Kalianget Dipersoalkan

Kamis, 23 Juli 2026 - 08:42 WIB

Luka Dunia Pers Belum Sembuh, SMSI Sumenep Pilih Boikot Agenda Kapolresta

Kamis, 23 Juli 2026 - 08:39 WIB

Ketua DPRD Sumenep Singgung Kedisiplinan Sekda Baru, Agus Dwi Syahputra Beri Tanggapan Tenang

Berita Terbaru