Ngeri! Pernyataan H. Taufik Gegerkan Publik: “Saya Dihormati Jenderal Bintang Dua”

Kamis, 7 Agustus 2025 - 09:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Ilustrasi (Jenderal, Polri dan Pengusaha) dan Pimred nusainsider.com Toifur Ali wafa (Kaos Kerah putih).

Foto. Ilustrasi (Jenderal, Polri dan Pengusaha) dan Pimred nusainsider.com Toifur Ali wafa (Kaos Kerah putih).

SUMENEP, nusainsider.com Pernyataan kontroversial datang dari seorang pengusaha rokok asal Madura, H. Taufik, pemilik perusahaan rokok Dua Pelangi dan Bunda Jaya, alamat Dusun Bragung kecamatan Guluk-Guluk Sumenep Madura mengaku memiliki kedekatan dengan Kapolres Pamekasan dan seorang Jenderal TNI Bintang Dua.

Pernyataan tersebut dilontarkan saat dirinya melakukan panggilan WhatsApp kepada Pimpinan Redaksi nusainsider.com pada Minggu pagi, 3 Agustus 2025, sekitar pukul 08.12 WIB, dengan nada tinggi dan emosi meluap.

Bappeda Sumenep

“Ngkok mun acaca benni ghun ben Kapolres Pamekasan tape ben Jenderal Bintang Dua kea mas, ben hormat mun atemmo ben ngkok,” kata H. Taufik dalam campuran Bahasa Madura dan Indonesia.(Red: Saya kalau bicara bukan hanya dengan Kapolres, tapi juga dengan Jenderal Bintang Dua mas, bahkan hormat ketika ketemu dengan saya).

Pernyataan itu sontak memicu pertanyaan publik. Siapa sebenarnya Kapolres Pamekasan dan Jenderal Bintang Dua yang dimaksud H. Taufik dalam pengakuannya itu?

Baca Juga :  Menggelegar, 2 Grup tong-tong Legend Bertemu di Markas Besar Mega Remmeng

Pernyataan tersebut juga memunculkan dugaan adanya relasi kekuasaan yang coba ditonjolkan oleh sang pengusaha, terutama dalam konteks ketegangan antara dirinya dan pihak redaksi media.

Pewarta nusainsider.com masih berusaha mengonfirmasi kebenaran pengakuan H. Taufik kepada pihak-pihak terkait, termasuk kepada Kapolres Pamekasan dan jajaran TNI berpangkat Jenderal Bintang Dua.

Upaya konfirmasi kepada Kapolres Pamekasan telah dilakukan melalui aplikasi WhatsApp pada Rabu malam, 6 Agustus 2025, sekitar pukul 20.22 WIB.

Baca Juga :  Tak Hanya Santunan, BAZNAS Sumenep Siap Bantu Perbaikan Rumah Korban Kebakaran

Meskipun pesan telah centang dua dan terlihat masuk, hingga berita ini dinaikkan belum ada tanggapan atau balasan dari pihak Kapolres Pamekasan.

Pewarta juga telah mencoba menghubungi Kapolres melalui panggilan WhatsApp pada Kamis pagi, 7 Agustus 2025, sekitar pukul 09.32 WIB, namun panggilan hanya berstatus “Memanggil” dan tidak dijawab.

Sementara itu, identitas Jenderal TNI Bintang Dua yang dimaksud H. Taufik masih menjadi misteri. Pewarta tengah menelusuri kemungkinan hubungan pribadi maupun profesional antara H. Taufik dengan jajaran TNI.

Baca Juga :  Wakapolres Sumenep Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2024

Publik berharap agar pernyataan seperti itu tidak menjadi sarana intimidasi terhadap kebebasan pers dan kerja jurnalistik, terutama dalam ruang demokrasi yang menjunjung tinggi transparansi dan akuntabilitas.

Pihak nusainsider.com menegaskan bahwa segala bentuk tekanan atau ancaman terhadap media tidak boleh dibiarkan dan harus mendapat perhatian serius dari semua pihak, termasuk aparat penegak hukum dan institusi militer.

Redaksi juga membuka ruang klarifikasi bagi Kapolres Pamekasan maupun pihak TNI jika ingin meluruskan atau memberikan penjelasan terhadap pernyataan H. Taufik yang kini menjadi sorotan.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Cukai Tembakau Jadi Mesin Uang Negara, Daerah Penghasil Masih Jadi Korban
Dari Rumah Layak Menuju Hidup Bermartabat, Bupati Fauzi Serahkan RTLH di Lenteng
Inovasi Digital Tak Harus dari Kota, Rumah Desa Hebat Tuai Pujian Ning Lia
Job and Edu Fair, SMKN 1 Sumenep Teken MoU dengan Delapan Mitra Industri
Tak Sekadar RS Jiwa, RS Menur Tunjukkan Layanan Komprehensif Berkat Dukungan Khofifah
Bullying dan Game Online Mengancam Anak, Senator Lia Istifhama: Mental Tangguh Harus Dibentuk Sejak Dini
68 Tahun Hidup di Keluarga, Lia Istifhama Minta Negara Serius Bangun Ketahanan Bangsa
Makanan Tak Layak Konsumsi hingga Dugaan Korupsi, Dear Jatim Bongkar Masalah MBG Sumenep
banner 325x300

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 11:38 WIB

Cukai Tembakau Jadi Mesin Uang Negara, Daerah Penghasil Masih Jadi Korban

Senin, 19 Januari 2026 - 10:36 WIB

Dari Rumah Layak Menuju Hidup Bermartabat, Bupati Fauzi Serahkan RTLH di Lenteng

Senin, 19 Januari 2026 - 09:26 WIB

Inovasi Digital Tak Harus dari Kota, Rumah Desa Hebat Tuai Pujian Ning Lia

Minggu, 18 Januari 2026 - 08:41 WIB

Job and Edu Fair, SMKN 1 Sumenep Teken MoU dengan Delapan Mitra Industri

Minggu, 18 Januari 2026 - 03:14 WIB

Tak Sekadar RS Jiwa, RS Menur Tunjukkan Layanan Komprehensif Berkat Dukungan Khofifah

Sabtu, 17 Januari 2026 - 23:22 WIB

68 Tahun Hidup di Keluarga, Lia Istifhama Minta Negara Serius Bangun Ketahanan Bangsa

Sabtu, 17 Januari 2026 - 18:55 WIB

Makanan Tak Layak Konsumsi hingga Dugaan Korupsi, Dear Jatim Bongkar Masalah MBG Sumenep

Sabtu, 17 Januari 2026 - 11:23 WIB

Kolaborasi Pemkab Sumenep bersama SKK Migas – KEI, Jadikan Edukasi dan PMT sebagai Senjata Lawan Stunting

Berita Terbaru