Ning Lia Istifhama ; Muslimat Jawa Timur komitmen kepada Ketua Umum Khofifah Indar Parawansa.

- Pewarta

Sabtu, 20 Januari 2024 - 22:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, nusainsider.com Salahsatu Kader Militan sekaligus Tokoh Muslimat Nahdlatul Ulama, Ning Lia Istifhama menegaskan bahwa Muslimat Jawa Timur komitmen kepada Ketua Umum Khofifah Indar Parawansa.

“Kami melihat ada video ibu-ibu berbaju Muslimat usai menghadiri Harlah di Gelora Bung Karno Jakarta yang menjadi perbincangan dan tidak mengikuti arahan Bunda Khofifah,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima di Surabaya.

Menurut Ning Lia, sapaan akrabnya, maksud dan motif video tersebut dipertanyakan karena perjalanan darat menuju lokasi harlah bersama para kader Muslimat berlangsung ceria, bahkan tidak sedikit yang mensyukuri karena bisa hadir langsung sekaligus bertemu dengan kiai-kiai NU.

“Termasuk ketika sampai di GBK, jalan kaki itu matahari terik. Tapi mereka tidak ada yang lelah. Makanya saya haqqul yaqin bahwa Muslimat NU se-Indonesia Raya, bahkan internasional tetap tegak lurus terhadap Bunda Khofifah,” ucapnya.

Baca Juga :  Gubernur Khofifah : Hasil Sensus Pertanian 2023 Bakal Jadi Acuan Kebijakan yang Tepat

Putri kandung tokoh NU KH Masykur Hasyim itu juga menyampaikan terdapat dua hal pokok alasan kaum Muslimat NU hadir di acara harlah di GBK, yaitu semangat orasi Khofifah yang begitu dikagumi serta kehadiran Presiden Jokowi beserta ketua dan tokoh-tokoh PBNU lainnya.

Sementara itu, saat Harlah Ke-78 Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa suara NU adalah suara Muslimat.

“Doa Ibu adalah keramat, menembus langit luar biasa. Suara NU suara Muslimat, jaga persatuan nusa dan bangsa,” kata Khofifah yang juga Gubernur Jatim tersebut.

Ia juga menyampaikan bahwa GBK menjadi saksi bahwa NU menyejukkan hati yang disampaikannya melalui pantun.

Baca Juga :  Anggota DPR RI Slamet Ariyadi Meminta Pemerintah Ikut Serta Menjunjung Tinggi Kemerdekaan Palestina

“Warna hijau nampak serasi, para ulama terus terpatri. Gelora Bung Karno menjadi saksi, kekuatan NU sejukkan hati,” tutur Khofifah.

Dalam kesempatan sama, mantan Menteri Sosial tersebut mengharapkan seluruh anggota Muslimat NU untuk terus berjuang demi agama serta bangsa secara tulus ikhlas.

Loading

Berita Terkait

Miskomunikasi, Kades JA dan RP Sepakat Selesaikan Persoalan Secara Kekeluargaan
PPK Tanjung Morawa Diduga Mafia Penggelembungan Suara
Diduga Kontrak Belanja Pemeliharaan TA 2017 Dipecah, Aroma Rp.2,6 M Lebih Di RSUP H Adam Malik Membusuk
Panitia Penghitungan Kecamatan (PPK) Tanjung Morawa: Komitmen untuk Proses yang Jujur dan Adil
Menteri ESDM Resmikan Kegiatan Tajak Sumur Infill dan Clastic Banyu Urip Blok Cepu
Dipastikan Ikut BK PON XXI, Ketua Asprov PSSI Jatim Mengapresiasi KONI Pusat dan Gubernur
RJ Dikabulkan, Kajari Sumenep Kembalikan 2 Warga pada Keluarga Masing Masing
Kisruh! Dugaan Kecurangan Pemilu Mulai Terungkap di Kabupaten Sumenep, Ini Faktanya

Berita Terkait

Senin, 4 Maret 2024 - 09:14 WIB

Miskomunikasi, Kades JA dan RP Sepakat Selesaikan Persoalan Secara Kekeluargaan

Minggu, 3 Maret 2024 - 18:19 WIB

PPK Tanjung Morawa Diduga Mafia Penggelembungan Suara

Minggu, 3 Maret 2024 - 18:15 WIB

Diduga Kontrak Belanja Pemeliharaan TA 2017 Dipecah, Aroma Rp.2,6 M Lebih Di RSUP H Adam Malik Membusuk

Sabtu, 2 Maret 2024 - 21:16 WIB

Panitia Penghitungan Kecamatan (PPK) Tanjung Morawa: Komitmen untuk Proses yang Jujur dan Adil

Sabtu, 2 Maret 2024 - 10:14 WIB

Menteri ESDM Resmikan Kegiatan Tajak Sumur Infill dan Clastic Banyu Urip Blok Cepu

Sabtu, 2 Maret 2024 - 08:58 WIB

RJ Dikabulkan, Kajari Sumenep Kembalikan 2 Warga pada Keluarga Masing Masing

Jumat, 1 Maret 2024 - 21:36 WIB

Kisruh! Dugaan Kecurangan Pemilu Mulai Terungkap di Kabupaten Sumenep, Ini Faktanya

Jumat, 1 Maret 2024 - 10:04 WIB

Jelang Rekap Suara Provinsi, Ning Lia: Perjuangan Para Saksi InsyaAllah Pengantar Kemenangan

Berita Terbaru

Nasional

PPK Tanjung Morawa Diduga Mafia Penggelembungan Suara

Minggu, 3 Mar 2024 - 18:19 WIB