Gubernur Khofifah : Hasil Sensus Pertanian 2023 Bakal Jadi Acuan Kebijakan yang Tepat

- Pewarta

Minggu, 21 Mei 2023 - 20:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat tanam padi.

Foto. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat tanam padi.

SURABAYA, nusainsider.com Sensus pertanian yang akan dilakukan pemerintah melalui Pusat Statistik akan dimulai 1 Juni Hingga 31 Juli 2023. Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa merasa optimis bahwa hasil sensus akan akurat dan bisa menjadi acuan untuk pengambilan kebijakan yang tepat.

Selama 2 bulan penuh, BPS pusat maupun di daerah akan mendata segala hal untuk mengetahui ikhwal sektor pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, dan kehutanan terkini.

Gubernur Khofifah dan jajarannya akan memberikan dukungan penuh demi kelancaran Sensus Pertanian 2023.

“Selama tiga tahun terakhir, Jawa Timur menjadi Lumbung Pangan Nasional dengan produksi beras tertinggi di Indonesia. Sehingga yang bergantung dengan sektor pertanian di Jawa Timur bukan hanya masyarakat Jatim saja melainkan juga masyarakat di provinsi-provinsi lain,” ujar Gubernur Khofifah di Gedung Negara Grahadi, Minggu (21/5/2023).

Gubernur perempuan pertama di Jawa Timur ini melanjutkan, dengan adanya Sensus Pertanian 2023, diharapkan akan menghasilkan data-data yang akurat mengenai kondisi terkini pertanian baik di tingkat nasional maupun daerah. Data-data tersebut sangat penting sebagai acuan dalam membuat kebijakan ke depannya.

“Selama ini, saya selalu menekankan pentingnya data-data yang update dan akurat sebelum merumuskan sebuah kebijakan. Sebab, sebuah kebijakan bisa efektif dan efisien dalam menyelesaikan persoalan itu sangat bergantung dari akurasi data yang menjadi acuan,” ujarnya.

Dengan data-data akurat dan terpercaya hasil dari Sensus Pertanian 2023 nanti, Gubernur Khofifah optimis bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi di sektor pertanian lebih pesat lagi. Apalagi banyak sekali masyarakat Jatim yang sumber kehidupannya bergantung pada sektor ini.

Dengan tumbuh lebih pesat, masyarakat yang bergantung pada sektor ini, mulai dari petani hingga pedagang hasil pertanian bisa hidup lebih sejahtera. Selain itu, ketersediaan bahan pangan juga bisa dijaga dengan baik untuk masyarakat Jatim dan masyarakat Indonesia pada umumnya.

Baca Juga :  Densus 88 Anti teror Tangkap terduga Teroris Di Kabupaten Bogor

Sebagai informasi, pada Kuartal I tahun 2023, BPS Jawa Timur mencatat bahwa sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan di Jatim tumbuh paling signifikan yakni mencapai 14,29% di Kuartal 1 2023 ini. Padahal pada kuartal sebelumnya sektor ini sempat mengalami kontraksi. Hal ini menjadi bukti bahwa komitmen semua elemen Pemerintah Provinsi Jatim terhadap keberlangsungan sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan tidak main-main.

“Alhamdulillah, capaian yang patut kita syukuri. Sebab, di saat dunia sedang dibayang-bayangi krisis pangan, sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan kita tumbuh dengan baik. Ketersediaan pangan untuk masyarakat Jatim khususnya juga terjaga dengan baik,” imbuhnya.

Di akhir, Gubernur Khofifah berharap seluruh proses Sensus Pertanian 2023 bisa berjalan dengan baik serta bisa menghasilkan data-data yang valid dan akurat. Ia juga meminta seluruh elemen masyarakat agar mendukung kelancaran proses Sensus Pertanian 2023 ini.

“Saya minta seluruh elemen masyarakat juga bisa mendukung jalannya Sensus Pertanian 2023 selama 2 bulan ke depan. Sehingga para petugas sensus bisa mendapatkan data-data yang akurat dan valid,” tandasnya.

Loading

Berita Terkait

Deputi Bidang Infokom Brigade Manguni Decky Maskikit Angkat Bicara Berantas Mafia Solar Di Sulut
Dapil V Berpotensi Melahirkan Ketua DPRD Kabupaten Solok
Jhon Ngantung “Berbagi Kasih Tanpa ada Perbedaan” Kepada Sesama
Ketika Ning Dan ‘Santri’ Sama-sama Selangkah Menuju Parlemen, Berkah NU?
Empat Caleg DPD RI Jawa Timur Potensi Lolos Senayan, Ini Orangnya
Persaingan Ketat! Delapan Caleg DPR RI di Prediksi Bakal Lolos Senayan
Berikut Caleg DPRD Provinsi Jawa Timur XIV Potensi Lulus 10 Besar
Khofifah Sebut Implementasi Ilmu Terapan Atasi Permasalahan Petani Garam

Berita Terkait

Selasa, 27 Februari 2024 - 22:23 WIB

Deputi Bidang Infokom Brigade Manguni Decky Maskikit Angkat Bicara Berantas Mafia Solar Di Sulut

Selasa, 27 Februari 2024 - 19:59 WIB

Dapil V Berpotensi Melahirkan Ketua DPRD Kabupaten Solok

Senin, 26 Februari 2024 - 22:44 WIB

Jhon Ngantung “Berbagi Kasih Tanpa ada Perbedaan” Kepada Sesama

Senin, 26 Februari 2024 - 16:45 WIB

Empat Caleg DPD RI Jawa Timur Potensi Lolos Senayan, Ini Orangnya

Senin, 26 Februari 2024 - 14:20 WIB

Persaingan Ketat! Delapan Caleg DPR RI di Prediksi Bakal Lolos Senayan

Senin, 26 Februari 2024 - 12:57 WIB

Berikut Caleg DPRD Provinsi Jawa Timur XIV Potensi Lulus 10 Besar

Kamis, 22 Februari 2024 - 22:23 WIB

Khofifah Sebut Implementasi Ilmu Terapan Atasi Permasalahan Petani Garam

Rabu, 21 Februari 2024 - 13:49 WIB

Hampir 2 Tahun “Beku” Laporan Penyalahgunaan Dana Desa Tahap III Desa Maumbi Akhirnya Di Buka Kembali

Berita Terbaru

Nasional

Dapil V Berpotensi Melahirkan Ketua DPRD Kabupaten Solok

Selasa, 27 Feb 2024 - 19:59 WIB