Pelaku pembacokan pelajar di Pomad di jebloskan ke lapas paledang Bogor

Minggu, 28 Mei 2023 - 16:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOGOR, nusainsider.com Aparatur Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas 2A Paledang Bogor melakukan penanganan terhadap tahanan titipan kasus pembacokan pelajar di kawasan Pomad Bogor Utara Kota Bogor dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bogor berinisial ASR alias Tukul.

Tersangka saat ini Minggu (28/5/23) sudah berada di Lapas Paledang Bogor dan menjalani masa penahanan untuk menunggu persidangan di pengadilan negeri kota Bogor agar mempertanggungjawabkan perbuatannya atas pembunuhan pelajar.

Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Lapas Paledang Bogor Nur Febrianto menjelaskan Mengamankan tahanan inisial ASR alias Tukul adalah dengan memberikan pengawasan melekat oleh petugas.

“KPLP membuat asesmen resiko terkait dengan potensi gangguan keamanan yang bisa mengancam keselamatan tahanan tersebut,” katanya.

Nur Febrianto menyebutkan, saat ini pihaknya memetakan data seluruh warga Binaan, Napi maupun tahanan yang mungkin berhubungan dengan kasus yang sedang dihadapi oleh tahanan ASR alias Tukul yang kasus tersebut menjadi perhatian publik.

“Mengingat yang bersangkutan masih di bawah umur, maka kita aparatur lapas paledang juga memisahkan tahanan tersebut (Tukul) dari tahanan dewasa lainnya,” ungkap Nur Febrianto.

Dalam masa pembinaan, tahanan anak Tukul bersama narapidana dan tahanan lainnya juga tetap mendapatkan pembinaan secara mental spiritual terutama keagamaan,” pungkasnya.

Loading

Baca Juga :  Bantu Masyarakat Bawah, LSM Gmbi Distrik Kabupaten Bogor Peduli

Berita Terkait

Dugaan Pungutan Parkir di MCF#4 Jadi Sorotan, Kades Pabian Dorong Penertiban Tanpa Pandang Bulu
Bukan Sekadar Rp3.000 – Rp10.000, Karcis Penitipan Motor di MCF #4 Pertanyakan Legalitasnya
Dari Laporan Nasabah hingga SP3 Penyelidikan, Begini Akhir Polemik Dugaan Emas Palsu di Sapudi
Dugaan Pungli Muncul di Tengah Meriahnya MCF-MNV 2026, Pengunjung Minta Satpol PP Segera Bertindak
Pasien Meninggal dan Dugaan Rawat Inap Disorot, Aktivis ALARM Minta Puskesmas Manding Beri Penjelasan
FR Klaim Kantongi SIPPM, Legalitas Rawat Inap dan STR Dipertanyakan
Kasus Dugaan Penggelapan FIF Sumenep: Polisi Telusuri 8 Korban dengan Kerugian Rp87 Juta
Hadapi Gejolak Global, Said Abdullah Minta Menkeu dan Gubernur BI Rumuskan Kebijakan Inti

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 11:22 WIB

Dugaan Pungutan Parkir di MCF#4 Jadi Sorotan, Kades Pabian Dorong Penertiban Tanpa Pandang Bulu

Minggu, 30 Agustus 2026 - 05:43 WIB

Dari Laporan Nasabah hingga SP3 Penyelidikan, Begini Akhir Polemik Dugaan Emas Palsu di Sapudi

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:58 WIB

Dugaan Pungli Muncul di Tengah Meriahnya MCF-MNV 2026, Pengunjung Minta Satpol PP Segera Bertindak

Selasa, 25 Agustus 2026 - 19:40 WIB

Pasien Meninggal dan Dugaan Rawat Inap Disorot, Aktivis ALARM Minta Puskesmas Manding Beri Penjelasan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 06:05 WIB

FR Klaim Kantongi SIPPM, Legalitas Rawat Inap dan STR Dipertanyakan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 09:17 WIB

Kasus Dugaan Penggelapan FIF Sumenep: Polisi Telusuri 8 Korban dengan Kerugian Rp87 Juta

Rabu, 19 Agustus 2026 - 05:46 WIB

Hadapi Gejolak Global, Said Abdullah Minta Menkeu dan Gubernur BI Rumuskan Kebijakan Inti

Selasa, 18 Agustus 2026 - 05:00 WIB

Dugaan Malpraktik Berujung Maut, Pasien SM Meninggal di Puskesmas Manding

Berita Terbaru