MADURA, nusainsider.com — Pernyataan Kementerian Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop UKM) yang meminta warung Madura mentaati jam operasional, mendapat protes dari Anggota Komisi I DPR RI Fraksi PAN Dapil Jatim XI (Sebelas) Madura Slamet Ariyadi dan Pemuda Reformasi.
Pernyataan Kementerian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dinilai melukai pelaku usaha rakyat. Justru dengan maraknya Warung Klontong itu bagian dari pesatnya perkembangan UMKM.
“Seharusnya Kemenkop UKM memberdayakan para pelaku usaha rakyat kecil. Dan dengan banyaknya warung klontong itu justru menandakan pesatnya perkembangan UMKM” Kata Slamet Ariyadi Anggota DPR RI Fraksi PAN Dapil Jatim XI Madura kepada media ini, Jumat 26 April 2024.
Dirinya juga berharap kepada Kementerian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop UKM) agar mendukung para pelaku usaha rakyat seperti warung klontong Madura agar lebih berkembang dan membantu kebutuhan pokok masyarakat sehari-hari.
“Saya sangat berharap kepada Kementerian Koperasi Usaha Kecil Menengah untuk mendukung para pelaku usaha warung klontong Madura dan dipastikan keberlangsungan usaha kecil semacam ini” Tambahnya.
Sementara itu, Aliansi pemuda Reformasi Melawan (ALARM) menyayangkan pernyataan Kemenkop UKM perihal jam operasional warung kelontong madura.
“Padahal sejak warung kelontong Madura beroperasi diberbagai daerah tidak pernah mengganggu aktivitas warga setempat dan melanggar aturan Lalu lintas sekitar”, Imbuhnya Andriyadi kepada media ini, sabtu 27 April 2024.
Bahkan, dengan beroperasinya warung madura hingga 24 Jam diberbagai wilayah mendapat Apresiasi dari masyarakat sekitar karena dinilai membantu kebutuhan pokok ketika kehabisan tengah malam.
Soal ada yang merasa tersaingi, misalnya Indomaret atau Alfamart. Itu kan soal lain yang tidak bisa dijadikan alasan logis pemerintah dengan mengorbankan masyarakat Madura yang hendak mencari rezeki di wilayah lain.
“Kalau masyarakat Madura merasa tersaingi diperantauan, mayoritas ia menggunakan idenya dengan tipikalnya sebagai pengusaha bukan penguasa”, Jelasnya.
![]()
Penulis : Mif
















