Pernyataan Pembatasan Operasional Warung Madura Kemenkop UKM, Menuai Protes dari Berbagai Tokoh

Sabtu, 27 April 2024 - 10:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Anggota DPR RI Dapil XI (Madura), Slamet Ariyadi S,Ps.i (Kanan), Aliansi Pemuda Reformasi Melawan (ALARM), Andriyadi SP (Kiri). Ist/nusainsider

Foto. Anggota DPR RI Dapil XI (Madura), Slamet Ariyadi S,Ps.i (Kanan), Aliansi Pemuda Reformasi Melawan (ALARM), Andriyadi SP (Kiri). Ist/nusainsider

MADURA, nusainsider.com Pernyataan Kementerian Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop UKM) yang meminta warung Madura mentaati jam operasional, mendapat protes dari Anggota Komisi I DPR RI Fraksi PAN Dapil Jatim XI (Sebelas) Madura Slamet Ariyadi dan Pemuda Reformasi.

Pernyataan Kementerian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dinilai melukai pelaku usaha rakyat. Justru dengan maraknya Warung Klontong itu bagian dari pesatnya perkembangan UMKM.

“Seharusnya Kemenkop UKM memberdayakan para pelaku usaha rakyat kecil. Dan dengan banyaknya warung klontong itu justru menandakan pesatnya perkembangan UMKM” Kata Slamet Ariyadi Anggota DPR RI Fraksi PAN Dapil Jatim XI Madura kepada media ini, Jumat 26 April 2024.

Dirinya juga berharap kepada Kementerian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop UKM) agar mendukung para pelaku usaha rakyat seperti warung klontong Madura agar lebih berkembang dan membantu kebutuhan pokok masyarakat sehari-hari.

Baca Juga :  Pinjaman KUR, Cara BRI Cabang Sumenep Dorong UMKM Naik kelas

“Saya sangat berharap kepada Kementerian Koperasi Usaha Kecil Menengah untuk mendukung para pelaku usaha warung klontong Madura dan dipastikan keberlangsungan usaha kecil semacam ini” Tambahnya.

Sementara itu, Aliansi pemuda Reformasi Melawan (ALARM) menyayangkan pernyataan Kemenkop UKM perihal jam operasional warung kelontong madura.

“Padahal sejak warung kelontong Madura beroperasi diberbagai daerah tidak pernah mengganggu aktivitas warga setempat dan melanggar aturan Lalu lintas sekitar”, Imbuhnya Andriyadi kepada media ini, sabtu 27 April 2024.

Bahkan, dengan beroperasinya warung madura hingga 24 Jam diberbagai wilayah mendapat Apresiasi dari masyarakat sekitar karena dinilai membantu kebutuhan pokok ketika kehabisan tengah malam.

Baca Juga :  Sukseskan Angkutan Lebaran, Bupati Sumenep terima Penghargaan dari Kemenhub

Soal ada yang merasa tersaingi, misalnya Indomaret atau Alfamart. Itu kan soal lain yang tidak bisa dijadikan alasan logis pemerintah dengan mengorbankan masyarakat Madura yang hendak mencari rezeki di wilayah lain.

“Kalau masyarakat Madura merasa tersaingi diperantauan, mayoritas ia menggunakan idenya dengan tipikalnya sebagai pengusaha bukan penguasa”, Jelasnya.

Loading

Penulis : Mif

Berita Terkait

Haswal Group Resmi Buka Pembelian Tembakau 2026, Harga Tembus Rp70 Ribu per Kilogram
Bangga Hasil Bumi Lokal, Bos Ayunda Group Sebut Produk Olahan Tani Tak Kalah dari Produk Modern
Hadapi Gejolak Global, Said Abdullah Minta Menkeu dan Gubernur BI Rumuskan Kebijakan Inti
Fauzi As ; Madura Merdeka di Tiang Bendera
Ekonomi Jatim Menguat, Kemiskinan dan Pengangguran Turun, Ning Lia: Pertumbuhan Makin Berkualitas
Retaknya Komando Birokrasi? Publik Pertanyakan Kepemimpinan Sekda Sumenep
Polresta Sumenep: Pangkat Naik, Pintu Informasi Turun
FGD SMSI di Bali Soroti Celah Hukum PFII, Desak Klausul Ring-Fencing Masuk RUU

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:38 WIB

Haswal Group Resmi Buka Pembelian Tembakau 2026, Harga Tembus Rp70 Ribu per Kilogram

Minggu, 23 Agustus 2026 - 08:52 WIB

Bangga Hasil Bumi Lokal, Bos Ayunda Group Sebut Produk Olahan Tani Tak Kalah dari Produk Modern

Rabu, 19 Agustus 2026 - 05:46 WIB

Hadapi Gejolak Global, Said Abdullah Minta Menkeu dan Gubernur BI Rumuskan Kebijakan Inti

Senin, 17 Agustus 2026 - 05:15 WIB

Fauzi As ; Madura Merdeka di Tiang Bendera

Jumat, 7 Agustus 2026 - 21:54 WIB

Ekonomi Jatim Menguat, Kemiskinan dan Pengangguran Turun, Ning Lia: Pertumbuhan Makin Berkualitas

Senin, 20 Juli 2026 - 12:57 WIB

Retaknya Komando Birokrasi? Publik Pertanyakan Kepemimpinan Sekda Sumenep

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:49 WIB

Polresta Sumenep: Pangkat Naik, Pintu Informasi Turun

Jumat, 17 Juli 2026 - 02:35 WIB

FGD SMSI di Bali Soroti Celah Hukum PFII, Desak Klausul Ring-Fencing Masuk RUU

Berita Terbaru