Perolehan Suara Caleg di Tiga Partai Menghilang, Dugaan Isu KPU ini Potensi Terbongkar

Senin, 4 Maret 2024 - 16:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Logo 3 (tiga) Partai Politik

Foto. Logo 3 (tiga) Partai Politik

SUMENEP, nusainsider.com Calon Legislatif (Caleg) DPRD Provinsi Jawa Timur dari Partai Demokrat Akhmad Suhaimi melaporkan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Guluk-Guluk ke Badan pengawas Pemilu (Bawaslu) kabupaten Sumenep, Senin (4/3/2024).

PPK ujung barat Sumenep itu dilaporkan ke Bawaslu lantaran diduga mengurangi perolehan suara milik Akhmad Suhaimi.

“Mereka secara terang-terangan mengurangi sekitar 290 suara saya, entah dipindah ke mana, saya tidak tahu,” ungkap Suhaimi kepada awak media, Senin (4/3/2024).

Bahkan ada beberapa Caleg yang tidak punya suara di C1, namun di D hasil malah melonjak dan sebaliknya suara Caleg di C1 terisi namun di DHasil nihil.

“Makanya saya juga mengajak Caleg lain yang menjadi korban untuk melaporkan hal ini agar bisa dibuka secara transparan,” ujarnya.

Baca Juga :  Duduki Jabatan Baru, Chainur Rasyid Komitmen Tingkatkan Pelayanan dan SDM

Lebih lanjut Suhaimi menerangkan bahwa dugaan pengurangan suara itu diketahui usai dirinya mencocokkan C hasil yang dia miliki dengan D hasil yang dikeluarkan oleh PPK Guluk-Guluk.

“Saya juga melaporkan oknum PPK Guluk-Guluk berinisial H yang secara aktif menawarkan jual beli suara. Hal ini dibuktikan dengan chat di WhatsApp dan saya berani smartphone dianalisis forensik,” jelasnya.

Suhaimi mengaku pernah bertemu dengan H pada November 2023 lalu. “Saya diberi tahu, berapa suara yang dapat diperoleh di Guluk-Guluk, dan dengan cara apa saja untuk mendapatkannya,” ucapnya.

Belum lagi terkait Rekapitulasi suara yang dilakukan PPK Lenteng di tingkat Kabupaten Sumenep menuai sorotan banyak pihak.

Pasalnya, rekapitulasi suara diwarnai hilangnya ribuan suara sejumlah calon legislatif (Caleg) dari DPRD Provinsi hingga DPR RI.

Ironisnya, insiden hilangnya perolehan suara tidak hanya dialami salahsatu Caleg, Misalnya seperti Slamet Ariyadi Dari Fraksi PAN. Hal serupa juga dialami Caleg dari Fraksi PKB Alyadi Mustofa.

Baca Juga :  Dipastikan Ikut BK PON XXI, Ketua Asprov PSSI Jatim Mengapresiasi KONI Pusat dan Gubernur

Suara Alyadi hilang setelah PPK Lenteng membacakan D Hasil Kecamatan pada rekapitulasi tingkat kabupaten pada Minggu (3/3/2024).

Sebelumnya, Alyadi memperoleh suara 3.249 versi D Hasil Kecamatan yang sudah ditandatangani sejumlah saksi partai politik. Namun suaranya lenyap 2.000, dari 3.249 menjadi 1.249.

Berbeda dengan Alyadi, Caleg DPRD Jatim yang juga dari PKB Nur Faizin justru mendapatkan tambahan suara.

Catatannya, Nur Faizin sebelumnya memperoleh 5.450 suara versi D Hasil Kecamatan dan mendapatkan tambahan 2.000 menjadi 7.450 saat rekapitulasi suara dibacakan PPK Lenteng di tingkat kabupaten, Minggu (3/3/2024) malam.

Hilangnya perolehan suara sejumlah Caleg di Kecamatan Lenteng ini disorot netizen saat live youtube rekapitulasi tingkat kabupaten KPU Sumenep.

Baca Juga :  Kisruh! Dugaan Kecurangan Pemilu Mulai Terungkap di Kabupaten Sumenep, Ini Faktanya

“Ini kenapa di Lenteng selalu ada kejadian suara hilang, ini tidak beres,” tulis akun Marx Channel.

Bahkan akun Marx Channel itu menyampaikan bahwa pergeseran suara caleg tersebut diduga karena isu KPU yang akan mengantarkan Caleg dari Lokal Sumenep agar Lolos ke Senayan.

“KPU Sumenep perlu di Periksa itu, karena isunya akan mengantarkan 2 (dua) Caleg lokal DPR RI dan DPRD Provinsi ke Senayan”, Tambahnya di Akun Live KPU.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Sumenep, Achmad Zubaidi membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan dari Caleg Provinsi Jatim yang telah melaporkan jajaran PPK Guluk-Guluk.

“Iya barusan ada laporan dari salah satu Caleg Provinsi Jatim dari Partai Demokrat yang melaporkan Ketua beserta anggota PPK Guluk-Guluk, ” kata Ketua Bawaslu Sumenep kepada awak media saat Konferensi Pers di kantornya. Senin (04/03/2024).

Zubed panggilan akrabnya juga menyampaikan, bahwa Caleg Provinsi Jatim itu melaporkan PPK Guluk-Guluk dengan perkara. Pertama soal kehilangan perolehan suara kedua terkait netralitas oknum PPK Guluk-Guluk.

Baca Juga :  Rekapitulasi Nasional Ditunda, DKPP Periksa Semua Komisioner KPU

“Untuk yang masalah kehilangan suara, yang dilaporkan Ketua serta semua anggota PPK,” ungkapnya.

Sementara yang netralitas itu laporan khusus salah satu oknum PPK karena diduga melakukan transaksi (Praktek jual beli, red) suara itu dilampirkan dengan bukti chat , ” timpalnya.

Kendari demikian, dirinya mengaku masih belum memeriksa secara detail berkas laporan Caleg Provinsi dari Partai Demokrat tersebut.

“Cuma saya belum cek secara detil, itu terjadi kapan dan bagaimana bukti-buktinya. Yang jelas itu dilampirkan di laporannya,” kata Subed.

Dirinya juga memastikan, bahwa pihaknya akan memproses laporan Caleg Provinsi Jatim itu sesuai regulasi.

“Tetap kami proses tergantung bagaimana nanti bukti-buktinya. Sesuai regulasi prosesnya 7 hari kerja, Kalau ternyata tidak cukup, ditambah lagi tujuh hari,” tutupnya.

Loading

Penulis : Mif

Berita Terkait

Roundtable GEN Malang Raya: Derby Jatim Picu Pro-Kontra
Diskominfo Sumenep Pastikan Aduan Warga Tak Lagi Diabaikan
Dari Pantun ke Kritik, Lia Istifhama Angkat Masalah BPSK di Forum Nasional
Ning Lia Gaungkan Kejayaan Majapahit di Senayan, Dorong Budaya Jadi Mesin Ekonomi
Achmad Fauzi Wongsojudo: Antara Pencitraan dan Fakta Ketimpangan Kepulauan
Hilal yang Sama, Cara Pandang yang Berbeda: Lebaran 2026 di Persimpangan Iman dan Sains
WFA hingga Energi Bersih, Lia Istifhama Soroti Strategi Ekonomi Prabowo
Dua Wajah Negara, Catatan Fauzi As

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 21:52 WIB

Roundtable GEN Malang Raya: Derby Jatim Picu Pro-Kontra

Selasa, 14 April 2026 - 14:09 WIB

Diskominfo Sumenep Pastikan Aduan Warga Tak Lagi Diabaikan

Selasa, 7 April 2026 - 16:25 WIB

Dari Pantun ke Kritik, Lia Istifhama Angkat Masalah BPSK di Forum Nasional

Selasa, 7 April 2026 - 02:52 WIB

Ning Lia Gaungkan Kejayaan Majapahit di Senayan, Dorong Budaya Jadi Mesin Ekonomi

Jumat, 3 April 2026 - 19:12 WIB

Achmad Fauzi Wongsojudo: Antara Pencitraan dan Fakta Ketimpangan Kepulauan

Jumat, 20 Maret 2026 - 01:25 WIB

Hilal yang Sama, Cara Pandang yang Berbeda: Lebaran 2026 di Persimpangan Iman dan Sains

Kamis, 19 Maret 2026 - 23:14 WIB

WFA hingga Energi Bersih, Lia Istifhama Soroti Strategi Ekonomi Prabowo

Kamis, 19 Maret 2026 - 02:35 WIB

Dua Wajah Negara, Catatan Fauzi As

Berita Terbaru

Foto. Pintu Masuk dan Keluar Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur

Berita

Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK

Sabtu, 18 Apr 2026 - 07:45 WIB