Prabowo Sampaikan Kunci Indonesia Menjadi Negara Maju Dan Kuat, Berikut Faktanya

Minggu, 14 Mei 2023 - 02:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prabowo Subianto memberi sambutan acara Majelis Riyadul Jannah.

Prabowo Subianto memberi sambutan acara Majelis Riyadul Jannah.

JAKARTA, Nusainsider.com Menhan sekaligus Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto menghadiri acara halalbihalal Majelis Riyadul Jannah di Masjid Istiqlal, Jakarta. Prabowo mengungkapkan bahwa Indonesia diramalkan akan menjadi negara paling kuat dan makmur di dunia.

“Saudara-saudara sekalian, sekarang Indonesia oleh pihak dunia, oleh para ahli dan pakar dunia, kita diramalkan sebentar lagi kita akan terus maju, terus berkembang, menjadi salah satu negara paling kuat, dan negara paling makmur di dunia,” kata Prabowo di akun YouTube Gerindra TV, Sabtu (13/5/2023).

Bappeda Sumenep

Prabowo mengatakan para ahli dan pakar tersebut meramal Indonesia terus meningkat. Indonesia, kata Prabowo, sesuai ramalan tersebut akan menjadi negara terkaya.

Baca Juga :  Ning Lia Dorong Pembentukan Sub-SPPG Daerah, Jamin Kualitas Program Makan Bergizi Gratis

“Sekarang ini kita sudah negara ke-16 di dunia, sekarang ini negara ke-16 di dunia. Sebentar lagi, mereka meramalkan, mereka yang meramalkan, mereka meramalkan kita jadi negara ke-12, mungkin 8 tahun, 9 tahun lagi, kita bisa menjadi negara ke-8, ke-7, terkaya di dunia,” ujarnya.

Prabowo mengatakan kekayaan Indonesia luar biasa, tambang-tambang hingga komoditas-komoditas yang luar biasa. Prabowo mengungkapkan syarat Indonesia menjadi negara maju dan kuat.

“Saudara-saudara, kuncinya ternyata oleh semua pengamat dan pakar dunia, kuncinya mereka melihat adalah, kalau, jika kalau, para pemimpin bangsa Indonesia dari semua lapisan dan semua segmen.

Baca Juga :  Pemerintahan Jokowi Anti Islam, Mahfud MD Bantah Begini

Kalau kita bicara elite yang dimaksudkan pemimpin pendidikan, pemimpin agama, pemimpin politik, pemimpin ekonomi, pemimpin budaya, pemimpin cendikiawan,” ucap Prabowo

“Saudara-saudara, kuncinya ternyata oleh semua pengamat dan pakar dunia, kuncinya mereka melihat adalah, kalau, jika kalau, para pemimpin bangsa Indonesia dari semua lapisan dan semua segmen, kalau kita bicara elite yang dimaksudkan pemimpin pendidikan, pemimpin agama, pemimpin politik, pemimpin ekonomi, pemimpin budaya, pemimpin cendikiawan,” ucap Prabowo.

Baca Juga :  Selamat Jalan Guru Main Pukulan Betawi

Prabowo mengajak kunci Indonesia menjadi negara maju dan kuat tersebut dilakukan oleh para elite negeri. Negara-negara lain di Eropa bahkan diprediksi akan disalip Indonesia jika mampu melaksanakan kunci tersebut.

“Kalau pemimpin Indonesia bisa rukun, bisa kerja sama, Indonesia tidak terbendung. Kita akan naik, meningkat terus, jadi negara, bahkan ada yang mengatakan kita akan menyalip dan melebihi Jerman,” sebut Prabowo.

“Tapi tadi prasyarat yang mereka katakan dan semua negara yang berhasil, syaratnya adalah apakah para elite, para pemimpin bisa rukun, bisa kerja sama dengan baik,” imbuhnya.

Loading

Berita Terkait

Sinergi Destinasi Nasional, Labuan Bajo dan Jawa Timur Diusulkan Satu Paket
RDP DPD RI–Kemenhaj: Formula Kuota Haji Berbasis Antrian Dinilai Lebih Adil
Lia Istifhama Sebut Sumber Energi dari Madura, Peluang Kerja ke Luar Daerah
Belanja Online Harus Transparan, Lia Istifhama: Jangan Sampai Jadi Rojali-Rohana Digital
Inovasi Digital Tak Harus dari Kota, Rumah Desa Hebat Tuai Pujian Ning Lia
P2G Kritik Perpres MBG: Pengangkatan Pegawai Gizi Dinilai Abaikan Nasib Guru
7 Piala Sekaligus! Valen Akbar Buktikan Dirinya Juara Versi Rakyat
Perkuat Layanan Pendidikan, Yayasan Khadijah Serap Wawasan Manajemen dari DPD RI
banner 325x300

Berita Terkait

Kamis, 29 Januari 2026 - 13:42 WIB

Sinergi Destinasi Nasional, Labuan Bajo dan Jawa Timur Diusulkan Satu Paket

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:38 WIB

RDP DPD RI–Kemenhaj: Formula Kuota Haji Berbasis Antrian Dinilai Lebih Adil

Sabtu, 24 Januari 2026 - 02:43 WIB

Lia Istifhama Sebut Sumber Energi dari Madura, Peluang Kerja ke Luar Daerah

Selasa, 20 Januari 2026 - 20:39 WIB

Belanja Online Harus Transparan, Lia Istifhama: Jangan Sampai Jadi Rojali-Rohana Digital

Senin, 19 Januari 2026 - 09:26 WIB

Inovasi Digital Tak Harus dari Kota, Rumah Desa Hebat Tuai Pujian Ning Lia

Jumat, 16 Januari 2026 - 06:43 WIB

P2G Kritik Perpres MBG: Pengangkatan Pegawai Gizi Dinilai Abaikan Nasib Guru

Jumat, 16 Januari 2026 - 01:59 WIB

7 Piala Sekaligus! Valen Akbar Buktikan Dirinya Juara Versi Rakyat

Kamis, 15 Januari 2026 - 21:37 WIB

Perkuat Layanan Pendidikan, Yayasan Khadijah Serap Wawasan Manajemen dari DPD RI

Berita Terbaru