Ramadan 1447 H, Kepala Bappeda Sumenep Ajak Tingkatkan Iman dan Produktivitas

Sabtu, 14 Maret 2026 - 07:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Ucapan Marhaban ya Ramadhan Kepala Bappeda Sumenep, Dr Ir Arif Firmanto, S.TP., M.Si.IPU. ASEAN Eng.

Foto. Ucapan Marhaban ya Ramadhan Kepala Bappeda Sumenep, Dr Ir Arif Firmanto, S.TP., M.Si.IPU. ASEAN Eng.

SUMENEP, nusainsider.com Umat Islam di seluruh penjuru dunia tengah berbahagia menyambut datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Bulan yang penuh berkah ini bukan sekadar momentum menahan lapar dan dahaga, melainkan juga waktu untuk mensucikan diri, memperbaiki akhlak, serta memperkuat keimanan agar senantiasa berada dalam tuntunan ajaran agama.

Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep, Dr. Ir. Arif Firmanto, S.TP., M.Si., IPU., ASEAN Eng., menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa kepada seluruh umat Islam, khususnya masyarakat Kabupaten Sumenep.

“Selamat menunaikan ibadah puasa di Bulan Ramadan 1447 Hijriah. Semoga kita semua diberikan keberkahan yang melimpah, kekuatan dalam menjalankan kewajiban dan memperbanyak amal kebaikan di bulan suci ini,” tuturnya.

Arif Firmanto mengajak seluruh umat Islam yang berkewajiban menjalankan ibadah puasa untuk mengisi Ramadan dengan berbagai kegiatan positif dan bermanfaat.

Baca Juga :  UMKM Lokal Kembali Ketiban Rezeki Berkat FAHAM Bersholawat

Menurutnya, bulan suci merupakan momentum terbaik untuk membersihkan hati, memperbaiki diri, serta memperkuat keimanan.

“Mari isi kegiatan dengan hal-hal yang positif. Sehingga, selepas dari berpuasa sebulan penuh, kita menjadi umat Islam yang kembali ke fitrah,” tambahnya.

Lebih lanjut, figur yang dikenal visioner tersebut juga menyampaikan pesan khusus kepada jajaran keluarga besar Bappeda Kabupaten Sumenep agar tetap menjaga semangat dan produktivitas kerja selama menjalankan ibadah puasa.

Baca Juga :  Demo Damai di Mapolres Sumenep, Aktivis Tuntut Keadilan dan Transparansi Kasus Pelecehan Anak

Ia menegaskan bahwa puasa bukan alasan untuk menunda pekerjaan ataupun menurunkan capaian kinerja. Justru, Ramadan harus menjadi energi spiritual yang mendorong peningkatan kualitas kerja dan pelayanan kepada masyarakat.

“Produktivitas kinerja harus tetap dijaga. Puasa bukan menjadi alasan untuk menunda dan menurunkan produktivitas dalam bekerja. Semoga kita semua diberikan kekuatan untuk menjalankan kewajiban dan tugas untuk memenuhi capaian kinerja,” pungkasnya.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Generasi Digital Harus Melek Hukum, Kejari Sumenep Ingatkan Risiko Jejak Digital
Koteka Masuk Disertasi, IBS PKMKK Tunjukkan Keberanian Intelektual
Kolaborasi Desa dan Migas, Melon The Blues Tumbuh Subur di Alas Malang
Dugaan Hoaks Proyek Pertanian 1M, DKPP Sumenep Terancam Jerat Hukum
Dari Sumenep, APJII Jatim Dorong Pemerataan Akses Internet di Madura
Aktivitas DLH Sumenep Ganggu Lalu Lintas, Pengendara Terjebak Tanpa Arahan
Tak Ditindak, Parkir Sembarangan di Pusat Kota Sumenep Ganggu Fungsi Jalan
Dekatkan Polisi dengan Rakyat, Curhat Kamtibmas Kapolres Sumenep Disambut Hangat Warga

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 20:23 WIB

Generasi Digital Harus Melek Hukum, Kejari Sumenep Ingatkan Risiko Jejak Digital

Rabu, 29 April 2026 - 14:33 WIB

Koteka Masuk Disertasi, IBS PKMKK Tunjukkan Keberanian Intelektual

Rabu, 29 April 2026 - 14:28 WIB

Kolaborasi Desa dan Migas, Melon The Blues Tumbuh Subur di Alas Malang

Selasa, 28 April 2026 - 16:53 WIB

Dugaan Hoaks Proyek Pertanian 1M, DKPP Sumenep Terancam Jerat Hukum

Selasa, 28 April 2026 - 14:39 WIB

Dari Sumenep, APJII Jatim Dorong Pemerataan Akses Internet di Madura

Senin, 27 April 2026 - 13:34 WIB

Tak Ditindak, Parkir Sembarangan di Pusat Kota Sumenep Ganggu Fungsi Jalan

Senin, 27 April 2026 - 12:52 WIB

Dekatkan Polisi dengan Rakyat, Curhat Kamtibmas Kapolres Sumenep Disambut Hangat Warga

Senin, 27 April 2026 - 06:36 WIB

Duka di Balik Urusan Dana BOSP, Dua Ibu Diduga Jadi Korban Sistem Administrasi Rumit

Berita Terbaru