Sampang Tenggelam, Pemkab Harus Punya Target Keselamatan Warga Jangka Panjang

- Pewarta

Jumat, 15 Maret 2024 - 18:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, nusainsider.com banjir yang menimpa kabupaten sampang sudah berlangsung tiga hari yang masih belum juga surut,

Akibatnya, fasilitas umum banyak terganggu dan warga merasa di rugikan.hal demikian mendapatkan banyak kecaman dari masyarakat.

Pasalnya, akibat sungai yang meluap di Kabupaten Sampang, Madura Jawa Timur, itu telah merendam lima kelurahan dan empat desa wilayah pulau Madura.

Sehingga, menyebabkan aktivitas warga di sana lumpuh. Informasi yang dihimpun dari BPBD Sampang, banjir merendam empat kecamatan, yakni Kecamatan Kota Sampang, Tambelangan, Jrengik dan Torjun.

Menanggapi hal tersebut, mahasiswa sampang Sugiyanto mengungkapkan, dirinya mendesak pemerintah kabupaten Sampang untuk segera persoalan banjir tersebut.

Baca Juga :  Siapa yang Layak Memimpin Dinas Sosial P3A dan Kominfo Kabupaten Sumenep

Pemkab Sampang harus segera seriusi urusan banjir ini karena sangat merugikan masyarakat” ucap Sugiyanto kepada media ini, Jumat 15/3/2024.

Sugiyanto menambahkan, bahwa banjir yang melanda Kabupaten Sampang memang menjadi langganan sekaligus tantangan serius bagi pemerintah kabupaten sampang.

“Ini mutlak kesalahan pemerintah dalam mengatur daerah, segera mencari alternatif atau kebijakan agar hal serupa tidak terjadi lagi,” ungkapnya.

Sementara itu, pantauan media ini, para relawan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sampang menerjunkan 25 orang tim relawan untuk membantu warga akan tetapi warga masih merasa tidak aman.

Loading

Penulis : Mif

Editor : Ali

Berita Terkait

Geger! Warga Sumenep Temukan Bayi Terbungkus Kantong Plastik Merah
PPK Kecamatan Rubaru Loloskan Anggota PPS terdaftar Partai Politik
Film Menarik Tanah Air Berjudul Ipar Adalah Maut Mengunggah Keseruan, Ini Cara Nontonnya
SDN Pancor II Gelar Kegiatan Bazar di malam Pertama Perpisahan, Badri Ghazali: Implementasi P5 dari Kurikulum Merdeka
Bappeda Sumenep Mulai Sinkronisasi RKPD dengan KEM-PPKF 2025, Ini Tujuannya
Pasca dilantik, FPR Sumenep Warning Kades Raas Agar Tidak Main-Main Dalam Mengelola Dana Desa
di Hadiri 1500 Peserta, Kegiatan IOG SCM SUMMIT 2024 Tingkatkan Efisiensi Melalui Keterbukaan dan Sinergi Berlangsung Sukses
Menjelang Hari Raya Idul Adha 1445H, Bupati Sumenep Keluarkan Surat Edaran Begini

Berita Terkait

Selasa, 18 Juni 2024 - 10:03 WIB

Geger! Warga Sumenep Temukan Bayi Terbungkus Kantong Plastik Merah

Sabtu, 15 Juni 2024 - 18:59 WIB

PPK Kecamatan Rubaru Loloskan Anggota PPS terdaftar Partai Politik

Jumat, 14 Juni 2024 - 16:41 WIB

Film Menarik Tanah Air Berjudul Ipar Adalah Maut Mengunggah Keseruan, Ini Cara Nontonnya

Kamis, 13 Juni 2024 - 21:37 WIB

SDN Pancor II Gelar Kegiatan Bazar di malam Pertama Perpisahan, Badri Ghazali: Implementasi P5 dari Kurikulum Merdeka

Rabu, 12 Juni 2024 - 11:42 WIB

Bappeda Sumenep Mulai Sinkronisasi RKPD dengan KEM-PPKF 2025, Ini Tujuannya

Selasa, 11 Juni 2024 - 21:38 WIB

Pasca dilantik, FPR Sumenep Warning Kades Raas Agar Tidak Main-Main Dalam Mengelola Dana Desa

Selasa, 11 Juni 2024 - 20:17 WIB

di Hadiri 1500 Peserta, Kegiatan IOG SCM SUMMIT 2024 Tingkatkan Efisiensi Melalui Keterbukaan dan Sinergi Berlangsung Sukses

Selasa, 11 Juni 2024 - 17:38 WIB

Menjelang Hari Raya Idul Adha 1445H, Bupati Sumenep Keluarkan Surat Edaran Begini

Berita Terbaru