Satgas Pangan Sumenep Pastikan Minyak Kita di Pasar Anom Aman dari Pemalsuan

Senin, 10 Maret 2025 - 13:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, nusainsider.com Menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dugaan peredaran Minyak Kita palsu, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) bersama Satuan Tugas (Satgas) Pangan Kabupaten Sumenep melakukan inspeksi di Pasar Anom pada Senin (10/3/2025).

Pengecekan dilakukan di beberapa toko, termasuk Toko Semakin Jaya, Toko Hasil Murni Sayur, dan Toko H. Iman Sadili. Hasil investigasi menunjukkan bahwa tidak ditemukan indikasi pemalsuan Minyak Kita.

Baca Juga :  Diduga Ada Permainan Rekomendasi, Pencairan BOP PAUD/TK Sumenep Tuai Sorotan

Namun, ditemukan variasi produsen yang mengemas Minyak Kita dalam berbagai bentuk, seperti botol dan pouch/refill, dengan harga berkisar antara Rp 15.000 hingga Rp 18.000 per liter.

Selain inspeksi lapangan, Dinas Koperasi, UKM, dan Perindustrian Kabupaten Sumenep turut mengambil sampel produk untuk uji tera guna memastikan kesesuaian berat bersih.

Hasilnya menunjukkan bahwa kemasan pouch/refill memiliki berat bersih yang sesuai dengan label (1 liter), sementara beberapa kemasan botol menunjukkan variasi, dengan beberapa di antaranya memiliki isi kurang dari 1 liter.

Baca Juga :  Menarik! Permainan Dadu Tambang Ilegal, DPRD dan Polres Sumenep Beda Pernyataan

Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat terkait, termasuk Kabag Perekonomian dan SDA Kabupaten Sumenep Dadang Dedy Iskandar, Kanit Pidter Sat Reskrim Polres Sumenep Ipda Okta Afriasianto beserta tim, serta perwakilan dari berbagai instansi, seperti Dinas Koperasi, UKM, dan Perindustrian, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Bappeda, dan UPT Pasar Anom.

Sebagai langkah lanjut, TPID Kabupaten Sumenep akan terus melakukan pemantauan peredaran Minyak Kita di pasaran.

Baca Juga :  Antisipasi Maraknya Judol, Kapolres Sumenep Mendadak Cek Ponsel Anggotanya

Selain itu, diharapkan pemerintah daerah dapat menyediakan alat uji minyak goreng untuk memastikan kualitas, netto, dan keamanan produk yang beredar bagi masyarakat.

Loading

Penulis : Mif

Berita Terkait

Kelola APBN Rp75 Miliar, KSOP Kalianget Diminta Diaudit Ketat oleh BPK RI
Kasus Anisa Berkah Wisata Memanas, Tim Kuasa Hukum Ungkap Kerugian Jamaah Rp15,16 Miliar
Perangi Hoaks dan Kesalahpahaman, RSUD Sumenep Optimalkan Layanan Pengaduan Publik
Sukseskan Sensus Ekonomi 2026, BPS Sumenep Fokus Tingkatkan Kompetensi Petugas Lapangan
RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep Gelar Gebyar 3M, Perkuat Kompetensi dan Keselamatan Pasien
Dari Warisan Budaya Menjadi Produk Kreatif, Reog Ponorogo Bersinar di Edu Kampus School Expo 2026
Konfirmasi Tak Digubris, Sikap Kepala KSOP Kalianget Dinilai Hambat Kerja Jurnalistik
Batik dan Wayang Curi Perhatian Pengunjung Edu Kampus School 2026 di Surabaya

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 05:58 WIB

Kelola APBN Rp75 Miliar, KSOP Kalianget Diminta Diaudit Ketat oleh BPK RI

Minggu, 7 Juni 2026 - 04:37 WIB

Kasus Anisa Berkah Wisata Memanas, Tim Kuasa Hukum Ungkap Kerugian Jamaah Rp15,16 Miliar

Minggu, 7 Juni 2026 - 03:48 WIB

Perangi Hoaks dan Kesalahpahaman, RSUD Sumenep Optimalkan Layanan Pengaduan Publik

Sabtu, 6 Juni 2026 - 15:20 WIB

Sukseskan Sensus Ekonomi 2026, BPS Sumenep Fokus Tingkatkan Kompetensi Petugas Lapangan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 13:54 WIB

RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep Gelar Gebyar 3M, Perkuat Kompetensi dan Keselamatan Pasien

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:09 WIB

Konfirmasi Tak Digubris, Sikap Kepala KSOP Kalianget Dinilai Hambat Kerja Jurnalistik

Jumat, 5 Juni 2026 - 14:58 WIB

Batik dan Wayang Curi Perhatian Pengunjung Edu Kampus School 2026 di Surabaya

Jumat, 5 Juni 2026 - 13:49 WIB

Polwan Sumenep Turun ke Jalan, Pastikan Jamaah Sholat Jumat Aman dan Nyaman

Berita Terbaru