Siap Kawal Program Rp1,7 Triliun, LSM Siap Awasi dari Perencanaan hingga Pelaksanaan

Senin, 20 April 2026 - 04:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Ilustrasi

Foto. Ilustrasi

SUMENEP, nusainsider.com Menanggapi banyaknya program kegiatan dinas yang dinilai tidak maksimal bahkan berakhir gagal, sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di Kabupaten Sumenep menyatakan siap mengambil langkah tegas.

Langkah tersebut diwujudkan dengan rencana pengawalan dan pemantauan langsung terhadap program Horticulture Development in Dryland Areas Project (HDDAP) yang saat ini dijalankan oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Sumenep. Program ini diketahui merupakan inisiatif pemerintah pusat yang digulirkan ke daerah.

Sikap LSM tersebut muncul sebagai bentuk keprihatinan terhadap penggunaan anggaran yang dinilai tidak sebanding dengan hasil di lapangan. Bahkan, LSM mengaku telah mengantongi sejumlah data terkait program-program sebelumnya yang dinilai tidak berjalan optimal.

“Kami sudah melakukan pengecekan terhadap beberapa program DKPP sebelumnya. Ada yang tidak berjalan maksimal, bahkan berakhir gagal. Ini yang menjadi perhatian serius kami,” ujar Sunan, perwakilan LSM.

Ia menegaskan, pengawalan ini bertujuan memastikan setiap program pemerintah tidak hanya selesai secara administratif, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Kami tidak ingin melihat pola kerja yang asal-asalan. Prinsip kami sederhana: jangan asal dikerjakan, tapi harus berhasil dan bermanfaat. Uang negara tidak boleh habis tanpa hasil yang jelas,” tegasnya.

Dalam proses pengawasan, LSM akan memantau seluruh tahapan program, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga pasca-kegiatan. Sejumlah aspek yang menjadi perhatian di antaranya kesesuaian lokasi, kualitas bibit, serta keberlanjutan program di lapangan.

Baca Juga :  Ning Lia Terharu: Keteguhan Haikal Cermin Iman Santri Al-Khoziny

Lebih lanjut, Sunan menyatakan pihaknya tidak akan ragu mengambil langkah hukum jika menemukan indikasi penyimpangan.

“Jika kami menemukan ketidaksesuaian spesifikasi, indikasi penyimpangan, atau dugaan korupsi, kami akan melaporkannya ke instansi berwenang, termasuk aparat penegak hukum,” ujarnya.

Menurutnya, pengawasan tersebut bukan untuk menghambat jalannya program pemerintah, melainkan sebagai bentuk kontrol sosial agar kinerja dinas lebih profesional dan akuntabel.

“Kami hadir untuk memastikan masyarakat benar-benar merasakan manfaat dari setiap program yang dijalankan,” tambahnya.

Dengan adanya pengawasan aktif dari masyarakat, diharapkan kinerja dinas ke depan menjadi lebih hati-hati, teliti, serta berorientasi pada keberhasilan program.

Baca Juga :  Upaya BPBD dan Dinsos P3A Atasi Kekeringan di Kepulauan Sumenep

Terlebih, program dari Kementerian Pertanian yang digulirkan ke daerah, termasuk Kabupaten Sumenep, memiliki nilai anggaran yang tidak sedikit.

Diketahui, Program HDDAP yang didukung oleh Kementerian Pertanian, Asian Development Bank (ADB), dan International Fund for Agricultural Development (IFAD) memiliki total anggaran nasional mencapai Rp1,7 triliun untuk 13 kabupaten, termasuk Sumenep.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Waspada! Polres Pamekasan Buru Penyebar Video Mesum, Pelaku Utama Sudah Diamankan
Hadirkan Solusi Belanja Hemat, Istana Perabot Serba 2000 Dibuka di Ambunten
Dari Sumenep ke Puncak Prestasi: Syahra Taklukkan 300 Peserta di Pamekasan
Tagar “Anyar Pole di PMK” Ramai, Polisi Selidiki Video Diduga Libatkan Pelajar
Warga Berburu Lebih Awal, Harga Kambing Sudah Melambung
“Dalih Birokrasi, Derita Kepulauan: Potret Buram Pengelolaan Anggaran Ratusan Miliar”
Berat Barang Bukti Berbeda, BEMSU Singgung Lemahnya Komunikasi Publik Kasus Kokain
Baru 4 Hari Klarifikasi, SPPG Yayasan Sosial Rumah Sejahtera Kembali Disorot: Makanan MBG Diduga Berulat Lagi

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 04:49 WIB

Siap Kawal Program Rp1,7 Triliun, LSM Siap Awasi dari Perencanaan hingga Pelaksanaan

Senin, 20 April 2026 - 01:45 WIB

Waspada! Polres Pamekasan Buru Penyebar Video Mesum, Pelaku Utama Sudah Diamankan

Minggu, 19 April 2026 - 19:20 WIB

Hadirkan Solusi Belanja Hemat, Istana Perabot Serba 2000 Dibuka di Ambunten

Minggu, 19 April 2026 - 17:26 WIB

Dari Sumenep ke Puncak Prestasi: Syahra Taklukkan 300 Peserta di Pamekasan

Minggu, 19 April 2026 - 14:11 WIB

Tagar “Anyar Pole di PMK” Ramai, Polisi Selidiki Video Diduga Libatkan Pelajar

Sabtu, 18 April 2026 - 12:50 WIB

“Dalih Birokrasi, Derita Kepulauan: Potret Buram Pengelolaan Anggaran Ratusan Miliar”

Sabtu, 18 April 2026 - 11:19 WIB

Berat Barang Bukti Berbeda, BEMSU Singgung Lemahnya Komunikasi Publik Kasus Kokain

Sabtu, 18 April 2026 - 08:32 WIB

Baru 4 Hari Klarifikasi, SPPG Yayasan Sosial Rumah Sejahtera Kembali Disorot: Makanan MBG Diduga Berulat Lagi

Berita Terbaru