Sirekap KPU Menimbulkan Polemik di Ruang Publik, Sumenep dalam Kepentingan

Minggu, 18 Februari 2024 - 17:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, nusainsider.com Pesta Demokrasi yang digelar pada 14 Februari 2024 kemarin menyisakan banyak polemik yang merusak Demokrasi dan Perpolitikan di Wilayah Jawa Timur, utamanya Kabupaten Sumenep, Minggu 18 Februari 2024.

Diketahui, dalam data Sirekap KPU ada ketidaksesuaian antara CPleno dengan Chasil yang di upload ke Sirekap KPU. Hal itu tentunya menjadi polemik yang merusak citra Demokrasi dengan melakukan MarkUp pada input data.

Tokoh masyarakat Kecamatan Batang-batang menyampaikan bahwa ketidaksesuaian data Sirekap tersebut terjadi di TPS 3 Dusun tekay Desa Legung barat kecamatan Batang-batang yang tercantum Hak pilihnya hanya 195.

Sementara Rinciannya, Paslon 01 Anis-Muhaimin mendapatkan 92 Suara, Paslon 02 Prabowo-Gibran mendapatkan 872 dan Paslon 03 Ganjar-mahfud mendapatkan 2 suara.

Baca Juga :  Peletakan Batu Pertama Rumah Susun Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara Di Laksanakan Oleh BP2P Sulut

Pertanyaannya, apakah ini salah input data apa diemprut? Ya Robbi… Kasihan negeriku, “Imbuhnya Kyai Junaidi kepada Media nusainsider.com Minggu 18 Februari 2024.

Dimata orang kecil seperti kami, simple. Cukup Jujur dan amanah termasuk transparansi juga utama. Kalah menang itu bagian lain Dari perjuangan dan atau permainan dalam berdemokrasi.

Agar kita tak termasuk golongan ad’aful iman, (red. Lemahnya iman) maka menjadi niscaya bagi orang-orang beriman dan terdidik yang mencintai negarinya, untuk tidak mendiamkan sebuah kemungkaran, pengkhianatan demokrasi berupa apapun termasuk penyalahgunaan wewenang, intimidasi dan kecurangan yang terjadi dalam pemilu yang notabene bagian dari gawe negara yang kita cintai.

Bicaralah yang benar meski hanya berupa ‘suara Tanpa kuasa’, “Pungkasnya.

Cukup i’tou kulli dzi haqqin, haqqohu. Berikan setiap hak kepada yang punya Haq.

Baca Juga :  Tanamkan Nilai Moral, Tes Kenaikan Sabuk Hijau ke Putih digelar PSHT Cabang Sumenep

Jika Paslon 1 mengebiri hak paslon 2. atau Paslon 3 mengambil hak paslon 2 atau sebaliknya Maka kembalikanlah pada tempatnya masing-masing.

Kalahlah dengan kalah terhormat Menanglah dengan kemenangan terhormat niscaya baldatun Thoyyibatun penuh keberkahan akan kita gapai bersama, “Tambahnya.

Sementara itu, Aktivis Pemuda Timur daya mengecam tindakan manipulasi data yang dilakukan panitia Penyelenggara diberbagai sektor hingga kepentingan-kepentingan sepihak yang dilakukan.

Jelas, Demokrasi mulai dikotori oleh kepentingan elit dan kekuasaan yang menghambur-hamburkan uang ‘Money Politik’ untuk pemenangan salahsatu calon.

Belum lagi intervensi dari tingkat atas hingga tingkatan menengah yang berupaya untuk kemenangan calon yang diusung dengan cara ancaman dan cara-cara biadab lainnya, “Jelasnya Andriyadi kepada media nusainsider.com melalui akun whatsappnya

Bahkan, aktivis Lulusan Malang tersebut berharap Bawaslu sebagai pengawas Pemilu bekerja independen guna memeriksa KPU dan melakukan Forensik IT (red. Sirekap)

Sebab jika hal tersebut dibiarkan, maka demokrasi di Sumenep akan terkotori dan kedepan akan ada pelaporan dari TIM maupun caleg yang merasa di curangi, “Tutupnya.

Loading

Penulis : Mif

Berita Terkait

Puluhan Pasangan di Batang-Batang Akhirnya Miliki Legalitas Pernikahan
LDK Unija Sukses Gelar Forum Kebangsaan, Soroti Pentingnya Moderasi Beragama
Tak Hanya Menulis, JSI Buktikan Aksi Nyata Bangun Fasilitas Masjid
Saksi Dinilai Tak Sesuai Fakta, Sengketa Tanah di PN Sumenep Kian Memanas
Perempuan Politik Jatim Bersinar, Ning Lia Dorong Demokrasi Inklusif dan Objektif
Aksi Cepat Ungkap Kokain di Pantai Kahuripan, Anggota Polres Sumenep Terima Reward
Dana PKH Diduga Dipotong Sejak 2020, Warga Mantajun Tuntut Keadilan
“Our Power, Our Planet”, Seruan Ketua GEN Jatim untuk Aksi Kolektif Jaga Lingkungan

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 11:45 WIB

Puluhan Pasangan di Batang-Batang Akhirnya Miliki Legalitas Pernikahan

Sabtu, 25 April 2026 - 10:41 WIB

LDK Unija Sukses Gelar Forum Kebangsaan, Soroti Pentingnya Moderasi Beragama

Jumat, 24 April 2026 - 10:26 WIB

Tak Hanya Menulis, JSI Buktikan Aksi Nyata Bangun Fasilitas Masjid

Jumat, 24 April 2026 - 06:53 WIB

Saksi Dinilai Tak Sesuai Fakta, Sengketa Tanah di PN Sumenep Kian Memanas

Kamis, 23 April 2026 - 16:42 WIB

Perempuan Politik Jatim Bersinar, Ning Lia Dorong Demokrasi Inklusif dan Objektif

Kamis, 23 April 2026 - 13:51 WIB

Dana PKH Diduga Dipotong Sejak 2020, Warga Mantajun Tuntut Keadilan

Rabu, 22 April 2026 - 14:31 WIB

“Our Power, Our Planet”, Seruan Ketua GEN Jatim untuk Aksi Kolektif Jaga Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 - 08:57 WIB

Kapolres Baru Torehkan “Sejarah Baru” di Sumenep, APJ Soroti Dugaan Kriminalisasi Jurnalis

Berita Terbaru