Sumenep Menuju Kemajuan: Nia Kurnia Fauzi Pimpin TP PKK dengan Visi Jelas

Minggu, 2 Maret 2025 - 17:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Bupati Sumenep Dr H Achmad Fauzi Wongsojudo, SH.,MH (Kiri) bersama Ketua TP PKK Sumenep Nia Kurnia Fauzi (Kanan).

Foto. Bupati Sumenep Dr H Achmad Fauzi Wongsojudo, SH.,MH (Kiri) bersama Ketua TP PKK Sumenep Nia Kurnia Fauzi (Kanan).

SUMENEP, nusainsider.comNia Kurnia Fauzi resmi dilantik sebagai Ketua Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) serta Ketua Pembina Posyandu Kabupaten Sumenep untuk periode 2025-2030.

Pelantikan ini berlangsung di Gedung Grahadi, Surabaya, pada Minggu (2/3/2025).

Acara pelantikan dipimpin oleh Arumi Bachsin Emil Dardak, Ketua TP PKK Provinsi Jawa Timur, dan dihadiri oleh 36 Ketua TP PKK Kabupaten/Kota se-Jawa Timur.

Selain itu, sejumlah pejabat penting turut hadir, termasuk Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Wakil Gubernur Emil Dardak, serta Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo.

Baca Juga :  Tiba di Madura, Ribuan Warga Kepung kedatangan Menkopolhukam di Tanah Asalnya

Dalam sambutannya, Nia Kurnia Fauzi, yang akrab disapa Mbak Nia, menegaskan komitmennya untuk menjalankan sepuluh program pokok PKK.

Ia menyoroti pentingnya peran PKK dalam memberdayakan keluarga sejahtera hingga tingkat desa. Menurutnya, TP PKK Sumenep akan terus berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Setelah pelantikan, TP PKK Sumenep akan segera melakukan sinkronisasi program dengan Pemerintah Kabupaten Sumenep.

Foto. Momen serah Terima Jabatan Oleh TP PKK Provinsi Jawa Timur kepada TP PKK Sumenep.

Langkah ini bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh program prioritas dapat berjalan dengan efektif dan tepat sasaran. Mbak Nia menekankan bahwa kerja sama yang erat antara TP PKK dan pemerintah daerah sangat diperlukan untuk mencapai Sumenep yang lebih maju.

Baca Juga :  Kucuran Anggaran DBHCHT Dinsos Sumenep Turun Drastis Tahun ini

Mbak Nia juga menyoroti berbagai isu krusial yang akan menjadi fokus utama, seperti penanggulangan stunting, peningkatan kualitas pendidikan, serta pengentasan kemiskinan.

Menurutnya, masalah-masalah ini harus ditangani secara terpadu dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, organisasi masyarakat, serta elemen masyarakat lainnya.

Sebagai Ketua Pembina Posyandu, Mbak Nia berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pelayanan Posyandu di Sumenep.

Ia menegaskan bahwa penerapan standar pelayanan minimum (SPM) menjadi prioritas utama, mencakup berbagai sektor seperti pendidikan, kesehatan, perumahan rakyat, ketertiban umum, hingga perlindungan sosial.

Baca Juga :  Bersama Ulama, Pemkab Sumenep Perkuat Sinergi Demi Kemajuan Masyarakat

Dalam upaya mencapai target yang telah ditetapkan, TP PKK Sumenep akan memperkuat kerja sama dengan PKK di tingkat kecamatan dan desa.

Mbak Nia percaya bahwa dengan sinergi yang baik, berbagai program yang telah dirancang dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Untuk mencapai semua tujuan ini, kami akan berkolaborasi dengan seluruh elemen PKK di tingkat kecamatan hingga desa. Dengan gotong royong, kita bisa mewujudkan Sumenep yang lebih sejahtera dan berkembang,” pungkasnya.

Loading

Penulis : Mam

Berita Terkait

“Dalih Birokrasi, Derita Kepulauan: Potret Buram Pengelolaan Anggaran Ratusan Miliar”
Berat Barang Bukti Berbeda, BEMSU Singgung Lemahnya Komunikasi Publik Kasus Kokain
Baru 4 Hari Klarifikasi, SPPG Yayasan Sosial Rumah Sejahtera Kembali Disorot: Makanan MBG Diduga Berulat Lagi
Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK
Tak Lagi Parsial, Lia Istifhama Dorong Pengelolaan Dana Umat Lebih Transparan Lewat PDUF
Baru Buka, SkY Coffee Grounds Diserbu Pengunjung, Nongkrong Naik Level!
Detikzone Tebar Kepedulian, Santuni Pekerja Informal Lewat Program Jumat Berkah
Gerakan Hijau DPRD Sumenep, Anggota PDIP Pilih Sepeda ke Kantor

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 12:50 WIB

“Dalih Birokrasi, Derita Kepulauan: Potret Buram Pengelolaan Anggaran Ratusan Miliar”

Sabtu, 18 April 2026 - 11:19 WIB

Berat Barang Bukti Berbeda, BEMSU Singgung Lemahnya Komunikasi Publik Kasus Kokain

Sabtu, 18 April 2026 - 08:32 WIB

Baru 4 Hari Klarifikasi, SPPG Yayasan Sosial Rumah Sejahtera Kembali Disorot: Makanan MBG Diduga Berulat Lagi

Sabtu, 18 April 2026 - 07:45 WIB

Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK

Sabtu, 18 April 2026 - 03:15 WIB

Tak Lagi Parsial, Lia Istifhama Dorong Pengelolaan Dana Umat Lebih Transparan Lewat PDUF

Jumat, 17 April 2026 - 18:17 WIB

Detikzone Tebar Kepedulian, Santuni Pekerja Informal Lewat Program Jumat Berkah

Jumat, 17 April 2026 - 15:51 WIB

Gerakan Hijau DPRD Sumenep, Anggota PDIP Pilih Sepeda ke Kantor

Jumat, 17 April 2026 - 09:03 WIB

KI Sumenep Bangun Budaya Transparansi Lewat Kolaborasi Akademik

Berita Terbaru

Foto. Pintu Masuk dan Keluar Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur

Berita

Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK

Sabtu, 18 Apr 2026 - 07:45 WIB