Sumenep Terima Becak Listrik Pertama di Madura, Langkah Bupati Sumenep Percepat Pengentasan Kemiskinan

Senin, 14 Juli 2025 - 13:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Bupati Sumenep Dr H Achmad Fauzi Wongsojudo, SH., MH saat memberikan Bantuan secara Simbolis kepada Abang Becak di pendopo Agung keraton Sumenep.

Foto. Bupati Sumenep Dr H Achmad Fauzi Wongsojudo, SH., MH saat memberikan Bantuan secara Simbolis kepada Abang Becak di pendopo Agung keraton Sumenep.

SUMENEP, nusainsider.comSebanyak 25 unit becak kayu berbasis listrik disalurkan kepada para pengayuh becak di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. Penyerahan dilakukan di Pendopo Keraton Sumenep, Senin (14/7/2025).

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, secara simbolis menyerahkan bantuan tersebut.

Bappeda Sumenep

Ia didampingi perwakilan Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN), Tim Akselerasi dan Sinkronisasi (Taskin), serta sejumlah pejabat daerah.

“Ini menjadi kebanggaan tersendiri karena perhatian pemerintah pusat kepada pengayuh becak begitu nyata,” ujar Bupati Fauzi dalam sambutannya.

Ia menyebut, bantuan becak listrik telah lama direncanakan sebagai program prioritas Pemerintah Kabupaten Sumenep dalam tiga tahun terakhir.

Bupati Fauzi menyampaikan apresiasi kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang mewujudkan inisiatif tersebut melalui kolaborasi lintas lembaga.

Baca Juga :  Harumkan Dunia Pendidikan, Kadisdik Sumenep Beri Apresiasi Kepada Siswa Binar High School

Menurut Fauzi, kehadiran becak listrik diharapkan mampu meningkatkan penghasilan para pengayuh. Jika sebelumnya hanya bisa melayani 2–4 penumpang per hari, kini bisa meningkat hingga 10 penumpang.

“Penerima bantuan saat ini rata-rata berusia sekitar 60 tahun dan seluruhnya merupakan warga asli Kabupaten Sumenep,” jelasnya.

Bupati juga berharap bantuan serupa dapat terus berlanjut dan menjangkau seluruh pengayuh becak di Sumenep, yang saat ini tercatat sebanyak 614 orang.

Sementara itu, Tenaga Ahli Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin), Novia Ayu Endah Budiarsi, menjelaskan bahwa penyaluran ini merupakan hasil sinergi antara pemerintah pusat dan Yayasan GSN.

Baca Juga :  Pelantikan Ketua Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG) Sukses Digelar

Ia menyebut, sebanyak 25 unit becak listrik disalurkan khusus untuk Kabupaten Sumenep sebagai bagian dari program percepatan pengentasan kemiskinan.

“Sumenep dinilai memiliki potensi kuat dalam menjalankan program ini di Madura,” ujar Novia.

Selain Sumenep, bantuan serupa juga disalurkan ke tiga kabupaten lain di Pulau Madura, yakni Pamekasan, Sampang, dan Bangkalan, masing-masing mendapat 25 unit becak listrik.

“Sumenep menjadi lokasi penyaluran pertama di Madura. Total di Jawa Timur, terdapat 100 unit becak listrik yang telah didistribusikan,” tambahnya.

Pengurus Pusat Yayasan GSN, Yudhi Samhana, menyebut bahwa sepanjang sepekan terakhir, pihaknya telah menyalurkan 200 unit becak listrik di delapan kabupaten.

Baca Juga :  Ribuan Warga Antusias Ikuti JJS Kemenangan Sumenep, Hadiah Motor Jadi Rebutan

Empat kabupaten berada di Pulau Madura, dan empat lainnya di Jawa Tengah. Secara nasional, jumlah bantuan yang telah terealisasi mencapai 706 unit.

Ia memastikan Yayasan GSN akan terus berkomitmen menyalurkan bantuan hingga seluruh pengayuh becak di Sumenep menerima becak listrik.

Menurutnya, pengawasan terhadap pemanfaatan becak listrik akan diserahkan sepenuhnya kepada pemerintah daerah, termasuk aspek pemeliharaan.

“Pengawasan ini penting agar becak listrik digunakan sesuai peruntukannya, yakni untuk bekerja dan meningkatkan kesejahteraan para penerima,” pungkasnya.

Loading

Penulis : Mif

Berita Terkait

ProASN Dikebut, Pemkab Sumenep Mantapkan Manajemen Talenta ASN
Soroti Nasib Pedagang Buah, Lia Istifhama Tekankan Kebijakan yang Lebih Berpihak
Sigap dan Humanis, Polwan Sumenep Atur Lalin Saat Ibadah Jumat
Menuju Pemerintahan Akuntabel, Sumenep Perkuat Implementasi SAKIP 2025
Akun WhatsApp ‘CV Sumber Jaya Barokah’ Lenyap, Alumni Ponpes Aqidah Usymuni Desak Polda Jatim Usut Pemilik Jasa
Edukasi Lalu Lintas Masuk Kampus, Satlantas Sumenep Perkuat Kesadaran Mahasiswa Uniba
Abaikan Pemanggilan, Travel Umrah di Malang Diduga Pasang Reklame Tanpa Izin
Mahameru Lantas: Satlantas Sumenep Lakukan Rumchek Ketat di Terminal Arya Wiraraja
banner 325x300

Berita Terkait

Jumat, 12 Desember 2025 - 20:53 WIB

ProASN Dikebut, Pemkab Sumenep Mantapkan Manajemen Talenta ASN

Jumat, 12 Desember 2025 - 14:52 WIB

Soroti Nasib Pedagang Buah, Lia Istifhama Tekankan Kebijakan yang Lebih Berpihak

Jumat, 12 Desember 2025 - 13:55 WIB

Sigap dan Humanis, Polwan Sumenep Atur Lalin Saat Ibadah Jumat

Jumat, 12 Desember 2025 - 12:30 WIB

Menuju Pemerintahan Akuntabel, Sumenep Perkuat Implementasi SAKIP 2025

Jumat, 12 Desember 2025 - 10:55 WIB

Akun WhatsApp ‘CV Sumber Jaya Barokah’ Lenyap, Alumni Ponpes Aqidah Usymuni Desak Polda Jatim Usut Pemilik Jasa

Kamis, 11 Desember 2025 - 21:54 WIB

Abaikan Pemanggilan, Travel Umrah di Malang Diduga Pasang Reklame Tanpa Izin

Kamis, 11 Desember 2025 - 16:55 WIB

Mahameru Lantas: Satlantas Sumenep Lakukan Rumchek Ketat di Terminal Arya Wiraraja

Kamis, 11 Desember 2025 - 15:45 WIB

Ning Lia Menginspirasi: Kisah Hidup, Nilai Perjuangan, dan Gagasan Besar untuk Negeri

Berita Terbaru