Surabaya Rawan Kejahatan Usai PJU Padam, Ning Lia Minta Pemerintah Bertindak Cepat

Sabtu, 29 November 2025 - 16:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Anggota DPD/MPR RI, Dr Lia Istifhama (Ning Lia).

Foto. Anggota DPD/MPR RI, Dr Lia Istifhama (Ning Lia).

SURABAYA, nusainsider.comSejumlah jalan protokol di Kota Surabaya tampak gelap gulita dalam beberapa pekan terakhir. Kondisi ini membuat warga resah karena minimnya penerangan meningkatkan rasa tidak aman, terutama bagi pengendara dan pejalan kaki yang melintas di kawasan padat aktivitas pada malam hari.

Padamnya lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) ternyata bukan disebabkan kerusakan teknis semata.

Anggota DPD RI Komisi III, Lia Istifhama, mengungkapkan bahwa maraknya pencurian kabel PJU yang ditanam di dalam gorong-gorong menjadi penyebab utama hilangnya penerangan tersebut.

Menurutnya, aksi kriminal ini sudah memiliki pola dan lokasi yang terarah.

Baca Juga :  Hacker Berulah, Profil Lia Istifhama Hilang dari Laman Wikipedia

Dalam pernyataannya, Senator Jatim yang akrab disapa Ning Lia ini menegaskan bahwa keamanan fasilitas umum harus menjadi prioritas.

Ia menilai pencurian kabel bukan hanya menyebabkan kerugian negara, tetapi juga mengancam keselamatan masyarakat yang sangat bergantung pada penerangan jalan untuk menunjang keamanan saat beraktivitas.

Data yang diterima menunjukkan bahwa tindakan pencurian kabel PJU terjadi di berbagai titik strategis Kota Surabaya. Lokasi terdampak antara lain Jalan Tunjungan sisi timur, Jalan Panglima Sudirman sisi barat, Frontage Timur Jalan A. Yani, Jalan Pemuda sisi selatan, Jalan Gubernur Suryo, Jalan Wijaya Kusuma, Jalan Basuki Rahmat, Jalan Indrapura, dan Jalan Urip Sumoharjo.

Baca Juga :  Dukung Sekolah Aktif, Ning Lia Serahkan Bantuan PIP untuk SD NU Nurul Ishlah Gresik

Sejak 12 Februari hingga 28 November 2025, sedikitnya 17 titik mengalami kerusakan akibat pencurian dengan total kabel yang hilang mencapai 2.640 meter.

Peristiwa ini merusak 88 gawang PJU, serta menimbulkan kerugian negara yang diperkirakan mencapai Rp250,8 juta.

Pemerintah Kota Surabaya kini memperketat pengamanan aset dan meningkatkan patroli di titik-titik rawan. Upaya perbaikan bertahap juga terus dilakukan agar penerangan di seluruh kawasan terdampak dapat pulih secepatnya.

Minimnya penerangan jalan tentu meningkatkan potensi kecelakaan lalu lintas serta memicu tindak kriminal, seperti penjambretan dan begal yang memanfaatkan kondisi gelap.

“Penerangan jalan adalah hak dasar masyarakat dalam menjamin keamanan. Ketika lampu padam karena ulah pelaku tidak bertanggung jawab, masyarakatlah yang paling dirugikan,” tegas Ning Lia pada Sabtu (29/11).

Ia juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga fasilitas umum, termasuk melapor kepada pihak berwenang apabila menemukan aktivitas mencurigakan terkait instalasi kabel jalan.

Baca Juga :  Ning Lia Istifhama, Simbol Pemimpin Sederhana yang Tak Berjarak dengan Rakyat

Ning Lia meminta pemerintah dan aparat keamanan bergerak cepat menindak para pelaku pencurian kabel yang meresahkan warga.

Masyarakat pun berharap penerangan segera kembali normal sehingga aktivitas malam hari dapat berlangsung dengan lebih aman dan nyaman.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Dari Tari Topeng hingga Hadrah Klasik, Panggung Budaya Sumenep Siap Memukau Penonton Nanti Malam
Dari Sawit hingga Emas Dapat Perhatian, Mengapa Tembakau Madura Terpinggirkan?
Soekarno Fun Run 2026 Jadi Panggung Sportivitas dan Nasionalisme, Peserta dari Berbagai Daerah Raih Juara
Ketahanan Pangan dari Desa, Polsek Batang-Batang Monitoring Green House Melon Pertiwi
Tanpa Dana APBD, Soekarno Fun Run 2026 Bagikan Voucher Jajan di Komentari Peserta
Isu Jemaah Terlantar di Madinah Dibantah PPIH, Penempatan Hotel Sudah Sesuai Sistem
Aksi BEM Jabodetabek Memanas, Mahasiswa Minta Presiden Prabowo Akui Kesalahan Pemerintah
Konsisten Berbagi, 11 Hari Program Detikzone.id Berbagi Buktikan Media Bisa Menjadi Jembatan Kebaikan

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 10:59 WIB

Dari Tari Topeng hingga Hadrah Klasik, Panggung Budaya Sumenep Siap Memukau Penonton Nanti Malam

Minggu, 14 Juni 2026 - 10:35 WIB

Dari Sawit hingga Emas Dapat Perhatian, Mengapa Tembakau Madura Terpinggirkan?

Minggu, 14 Juni 2026 - 08:54 WIB

Soekarno Fun Run 2026 Jadi Panggung Sportivitas dan Nasionalisme, Peserta dari Berbagai Daerah Raih Juara

Minggu, 14 Juni 2026 - 07:45 WIB

Ketahanan Pangan dari Desa, Polsek Batang-Batang Monitoring Green House Melon Pertiwi

Minggu, 14 Juni 2026 - 06:43 WIB

Tanpa Dana APBD, Soekarno Fun Run 2026 Bagikan Voucher Jajan di Komentari Peserta

Sabtu, 13 Juni 2026 - 14:56 WIB

Isu Jemaah Terlantar di Madinah Dibantah PPIH, Penempatan Hotel Sudah Sesuai Sistem

Sabtu, 13 Juni 2026 - 06:19 WIB

Aksi BEM Jabodetabek Memanas, Mahasiswa Minta Presiden Prabowo Akui Kesalahan Pemerintah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 03:42 WIB

Konsisten Berbagi, 11 Hari Program Detikzone.id Berbagi Buktikan Media Bisa Menjadi Jembatan Kebaikan

Berita Terbaru