Tokoh Muda Sumenep Naghfir Sowan ke KHR. Azaim Ibrahimy, Teguhkan Warisan Sanad Keilmuan

Kamis, 12 Februari 2026 - 16:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Silaturahmi Tokoh Muda sumenep Bersama RKJ Azaim Ibrahimi

Foto. Silaturahmi Tokoh Muda sumenep Bersama RKJ Azaim Ibrahimi

SUMENEP, nusainsider.com — Momen spiritual yang sarat makna kembali ditunjukkan tokoh muda inspiratif asal Kota Keris, Sumenep, Naghfir. Bersama rombongan Majelis Rotibul Haddad yang dipimpinnya, Naghfir melaksanakan sowan sekaligus menyambung sanad ke Pengasuh Pondok Pesantren Sukorejo, Situbondo, Kamis (12/2/2026).

Kegiatan tersebut menjadi wujud penguatan ukhuwah Islamiyah sekaligus menjaga tradisi keilmuan yang telah lama menjadi bagian penting dalam pendidikan pesantren.

Sowan dan penyambungan sanad dinilai bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan simbol hubungan spiritual antara guru dan murid yang sarat nilai penghormatan serta keberkahan ilmu.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Naghfir menegaskan bahwa menjaga sanad merupakan tanggung jawab moral dalam tradisi keilmuan Islam.

Baca Juga :  DKPP Sumenep Pacu Produktivitas Petani, Kawal Swasembada Pangan

Menurutnya, sanad menjadi jalur penting yang menghubungkan ilmu dengan para guru yang telah menempuh perjalanan panjang dalam menyalurkannya kepada generasi penerus.

“Setiap pertemuan, setiap doa, dan setiap langkah silaturahmi adalah investasi spiritual yang akan terus mengalir pahalanya,” ujar Naghfir.

Puncak dari rangkaian kegiatan Majelis Rotibul Haddad Naghfir rencananya akan digelar pada 7 April 2026 di Perumahan Griya Berkah Regency, Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep.

Dalam kegiatan tersebut, akan menghadirkan Pengasuh Pondok Pesantren Sukorejo, KHR. Azaim Ibrahimy, dalam rangka peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus tasyakuran majelis.

Kehadiran ulama kharismatik tersebut diharapkan menjadi momentum untuk mempererat hubungan spiritual, memperkuat nilai saling menghormati, serta meneladani akhlak mulia Rasulullah SAW.

Baca Juga :  Di Bawah Kepemimpinan dr. Erliyati, RSUD Sumenep Hadirkan Sub Spesialis Bedah Digestif

Naghfir yang juga dikenal sebagai penggerak program Wakaf Berjamaah untuk pembangunan Pesantren Tahfidz Al-Qur’an Maqomam Mahmuda di Batuan menilai, tradisi sowan dan silaturahmi memiliki nilai edukatif yang tinggi.

Tradisi tersebut diyakini mampu menanamkan nilai keagamaan, kedisiplinan spiritual, serta pembentukan akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari.

Ia juga mengajak generasi muda pesantren agar tidak memandang sowan dan silaturahmi sebagai tradisi ritual semata, tetapi sebagai sarana pembelajaran spiritual yang memiliki dampak besar dalam perjalanan menuntut ilmu.

Menurutnya, ilmu yang diperoleh tidak hanya untuk dipelajari, tetapi juga harus dihormati, dijaga, dan diteruskan kepada generasi selanjutnya sebagai bagian dari warisan keilmuan para ulama.

“Saya berharap semua jamaah dan generasi penerus pesantren tidak sekadar hadir dalam majelis atau acara formal, tetapi benar-benar memahami bahwa setiap sowan, setiap salam hormat, dan setiap doa kepada guru adalah investasi spiritual yang akan terus mengalir pahalanya. Inilah cara kita menghargai perjuangan para ulama dan menjaga warisan keilmuan agar tetap hidup dari generasi ke generasi,” tegasnya.

Melalui kegiatan tersebut, Majelis Rotibul Haddad Naghfir menunjukkan bahwa pesantren bukan sekadar lembaga pendidikan, melainkan aliran kehidupan yang menghubungkan ilmu, akhlak, dan ukhuwah Islamiyah dari guru kepada murid, serta dari generasi ke generasi.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Rider’s Parade MotoGP Jadi Panggung Promosi Budaya Sumenep Lewat Tongtong Angin Ribut
Dari Bawang Mentah Jadi Produk Rp200 Ribu, Disbudporapar Sumenep Dorong Santri Jadi Entrepreneur
Aksi Mahasiswa Sambut dan Tolak Panglima TNI di Sumenep Dikabarkan Batal, Aktivis: Tunggu Kepastian
Warga Langsar Krisis Air Sejak Juli, Pemkab Sumenep Gandeng BAZNAS dan TNI Gelontorkan 1,2Liter Air Bersih
Krisis Air di Desa Olor, Mahasiswa UTM Gelar Aksi Sosial Selama Tiga Hari
Promosi Wisata Sumenep Masuk Era Digital, Duta Wisata Diminta Lebih Kreatif
Milad ke-60, KOHATI Sumenep Gelar Simposium dan Launching Buku Isu Perlindungan Perempuan
HUT ke-81 TNI, Dandim Pamekasan Tegaskan Kemanunggalan dengan Rakyat

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Rider’s Parade MotoGP Jadi Panggung Promosi Budaya Sumenep Lewat Tongtong Angin Ribut

Selasa, 6 Oktober 2026 - 06:51 WIB

Dari Bawang Mentah Jadi Produk Rp200 Ribu, Disbudporapar Sumenep Dorong Santri Jadi Entrepreneur

Senin, 5 Oktober 2026 - 22:59 WIB

Aksi Mahasiswa Sambut dan Tolak Panglima TNI di Sumenep Dikabarkan Batal, Aktivis: Tunggu Kepastian

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:27 WIB

Warga Langsar Krisis Air Sejak Juli, Pemkab Sumenep Gandeng BAZNAS dan TNI Gelontorkan 1,2Liter Air Bersih

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Krisis Air di Desa Olor, Mahasiswa UTM Gelar Aksi Sosial Selama Tiga Hari

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:12 WIB

Milad ke-60, KOHATI Sumenep Gelar Simposium dan Launching Buku Isu Perlindungan Perempuan

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:35 WIB

HUT ke-81 TNI, Dandim Pamekasan Tegaskan Kemanunggalan dengan Rakyat

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:32 WIB

Kenang Jasa Pahlawan, Kodim 0827/Sumenep Gelar Ziarah Jelang HUT TNI ke-81

Berita Terbaru