UMKM Sumringah, Hasil Jualannya Laris Manis Efek Madura Night Vaganza

Kamis, 12 September 2024 - 22:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, nusainsider.com Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep dinilai Sukses Gelar rangkaian kegiatan Calendar of Event 2024, Utamanya pada Pagelaran Madura Night Vaganza 2024 yang Selesai diselenggarakan sejak 5 September Hingga 12 September 2024 Malam ini.

Kesuksesan kegiatan tersebut dibuktikan dengan meningkatnya Pertumbuhan ekonomi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang membuka Stand di tengah-tengah pagelaran Event Madura Night Vaganza 2024.

Kepala Disbudporapar Sumenep Mohammad Iksan kepada media ini menyampaikan bahwa pertumbuhan pendapatan asli daerah (PAD) dari event Madura Night Vaganza 2024 tembus angka Rp600 Juta hingga Rabu (11/09/2024) malam kemarin.

Capaian tersebut tentunya tidak terlepas dari peran serta masyarakat dalam memeriahkan Madura Night Vaganza 2024 selama Sepekan terakhir ini.

Selain berdampak terhadap PAD, pelaku UMKM juga mendapatkan berkah ajang pameran potensi daerah yang berlangsung sejak 5 Hingga 12 September 2024.

Baca Juga :  Usung Tema Stand 'Loteng Masa Kejayaan', Bappeda Sumenep Sabet Penghargaan Best Booth pada Penutupan MNV 2024

Pendapatan pelaku usaha di area berlangsungnya event Madura Night Vaganza 2024 tembus dari Rp 500 Ribu hingga Rp 700 Ribu per-hari. Meningkat dua kali lipat dari hasil penjualan pada biasanya.

“Komitmen Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo untuk meningkatkan kesejahteraan pelaku UMKM sangat nyata, dan dibuktikan Malam ini banyak UMKM merasa Sumringah” ungkapnya.

Diketahui, Madura Night Vaganza 2024 merupakan ajang promosi program pembangunan, capaian, pelayanan, dan produk unggulan daerah kepada masyarakat luas. Rangkaian event ini juga digelar Madura Culture Festival 2024 sebagai ajang pengenalan budaya di wilayah tapal kuda kepada khalayak

Loading

Penulis : Mif

Berita Terkait

Berat Barang Bukti Berbeda, BEMSU Singgung Lemahnya Komunikasi Publik Kasus Kokain
Baru 4 Hari Klarifikasi, SPPG Yayasan Sosial Rumah Sejahtera Kembali Disorot: Makanan MBG Diduga Berulat Lagi
Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK
Tak Lagi Parsial, Lia Istifhama Dorong Pengelolaan Dana Umat Lebih Transparan Lewat PDUF
Baru Buka, SkY Coffee Grounds Diserbu Pengunjung, Nongkrong Naik Level!
Detikzone Tebar Kepedulian, Santuni Pekerja Informal Lewat Program Jumat Berkah
Gerakan Hijau DPRD Sumenep, Anggota PDIP Pilih Sepeda ke Kantor
KI Sumenep Bangun Budaya Transparansi Lewat Kolaborasi Akademik

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 11:19 WIB

Berat Barang Bukti Berbeda, BEMSU Singgung Lemahnya Komunikasi Publik Kasus Kokain

Sabtu, 18 April 2026 - 08:32 WIB

Baru 4 Hari Klarifikasi, SPPG Yayasan Sosial Rumah Sejahtera Kembali Disorot: Makanan MBG Diduga Berulat Lagi

Sabtu, 18 April 2026 - 07:45 WIB

Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK

Sabtu, 18 April 2026 - 03:15 WIB

Tak Lagi Parsial, Lia Istifhama Dorong Pengelolaan Dana Umat Lebih Transparan Lewat PDUF

Jumat, 17 April 2026 - 18:17 WIB

Detikzone Tebar Kepedulian, Santuni Pekerja Informal Lewat Program Jumat Berkah

Jumat, 17 April 2026 - 15:51 WIB

Gerakan Hijau DPRD Sumenep, Anggota PDIP Pilih Sepeda ke Kantor

Jumat, 17 April 2026 - 09:03 WIB

KI Sumenep Bangun Budaya Transparansi Lewat Kolaborasi Akademik

Jumat, 17 April 2026 - 06:34 WIB

Tabir Skandal Cukai Mulai Terbuka, KPK Bidik Perusahaan Rokok di Madura

Berita Terbaru

Foto. Pintu Masuk dan Keluar Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur

Berita

Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK

Sabtu, 18 Apr 2026 - 07:45 WIB